10 Game Dimana secara Tak Sadar Kamu Berperan sebagai Penjahat


Follow Us

Hitam dan putih adalah dua unsur yang saling berlawanan satu sama lain, begitu pula dengan istilah baik dan JAHAT. Namun di dunia yang serba rumit ini, ada beberapa hal terkait dengan ide, sifat, persepsi, hingga ke prakteknya yang ternyata cukup sulit untuk murni didefinisikan baik secara positif maupun negatif. Sehingga padanan sosial tersebut akhirnya juga ikut terefleksikan ke dalam bermacam-macam karya fiksi yang penuh akan imajinasi seperti film dan bahkan Video Game.

Nulis artikel dibayar

Bermain sebagai sosok tokoh utama di dalam video game terkadang tidak serta merta menjadikannya karakter yang selalu baik dan bersahaja. Kamu pun secara sadar atau tidak sadar dapat pula bermain menjadi sosok yang “tak terpuji” dengan segala macam kondisi plot yang harus dijalani, baik karena adanya faktor kekangan, keterpaksaan hingga kesengajaan yang begitu menggebu. Demi menunjukan bahwa dunia itu luas dan kaya akan berbagai macam penggambaran hidup, banyak developer-developer sekarang mulai ingin mencoba keluar dari zona nyamannya demi menciptakan game dengan konsep atau plot yang cukup anti-mainstream.

Mereka biasa menegaskan bahwa tokoh yang kamu kendalikan di dalam game tersebut sering kali tidaklah jauh lebih baik dari musuh-musuh yang biasa kamu lawan. Lalu kamu dibuatnya tak sadar sampai cukup meyakini bila segala hal yang kamu lakukan dalam game sangatlah heroik. Merasa familiarkah kamu dengan formula plot yang seperti itu ?

Bila ya atau tidak, kami di sini ingin mencoba untuk menunjukan game-game apa sajakah yang di saat pertama kali kamu memainkannya, kalian benar-benar tertipu dengan peran yang sebenarnya telah kalian lakukan di sana.


Warning: Mengandung banyak spoiler


1. Baten Kaitos – Kalas

Kita awali dari Baten Kaitos, game JRPG lawas ini ternyata mempunyai bentuk cerita pengkhianatan yang cukup unik dengan melibatkan sang karakter protagonis. Walau sebenarnya kamu juga berperan sebagai mahluk tak kasat mata yang biasa membimbing petualangan Kalas dan kawan-kawan, namun Kalas di sini ternyata sudah menyiapkan sebuah rencana licik untuk membangkitkan sesosok mahluk jahat dan mengkhianati rekan-rekan seperjuangannya, terlepas dari status Kalas sebagai tokoh utama yang selalu kamu kendalikan di sepanjang game.

Di akhir-akhir game, untungnya Kalas masih tetap bisa bertobat dan kembali bergabung dengan para rekannya demi menghentikan teror mahluk jahat yang sempat ia bantu bangkitkan tersebut. Akan tetapi, dosa yang sudah Kalas perbuat pastinya benar-benar cukup sulit untuk dilupakan oleh siapapun yang memainkan game ini.


2. Braid – Tim

Meski merupakan game 2D platformer ala Super Mario, game berjudul Braid ini mempunyai cerita dengan plot twist yang bikin kamu tertipu dan heran. Seakan ingin menarasikan bahwa sejak awal kamu sebagai Tim ingin menyelamatkan seorang putri yang dikejar-kejar oleh sesosok monster. Dengan melihat sang putri yang awal mula terlihat ingin membantumu untuk saling bertemu di akhir game, ternyata tiba-tiba ia malah menjauh dan ingin menyulitkanmu agar kamu tidak berada dekat dengan dirinya.

BACA JUGA  Bertahan Selama 6 Tahun, Counter Strike: Global Offensive Akhirnya Free to Play!

Sang “monster” yang dimaksud tersebut secara mengejutkan ternyata adalah kamu sendiri.


3. Shadow of the Colossus – Wander

Dalam game Shadow of the Colossus, kamu berperan sebagai pria bernama Wander yang ingin menghidupkan kembali seorang wanita yang terkena suatu kutukan. Ia mempercayai perkataan mahluk tak kasat mata bernama Dormin bahwa dengan mengalahkan 16 Colossi atau kumpulan mahluk berukuran ultra raksasa, Wander dapat mengembalikan jiwa sang wanita yang saat itu sedang berada dalam keadaan koma. Namun, apa yang ia lakukan justru malah membuat segalanya makin kacau.

Diceritakan bahwa 16 colossi tersebut rupanya adalah mahluk penjaga tak berdosa yang bertugas untuk memerangkap jiwa Dormin. Ketika 16 mahluk Colossi itu mati, Dormin akhirnya bisa terbebas kembali hingga merasuki tubuh Wander untuk menjadi sesosok mahluk yang menyeramkan dan juga jahat, lalu membuat kekacauan di sekitarnya.


4. Heavy Rain – Scott Shelby

Dari sebuah game interaktif drama misteri seperti Heavy Rain, siapa yang menyangka bila salah satu karakter yang kamu kendalikan di game ini adalah seorang tokoh Antagonis yang sebenarnya ? Dalam mengungkap misteri kasus pembunuhan berantai bertajuk “Origami Killer“, sang detektif swasta seperti Scott Shelby yang awalnya sangat terlihat begitu bersemangat untuk membantu para kerabat korban. Justru ternyata adalah tokoh yang ingin membuatmu semakin bingung tak menentu dalam mengungkap keberadaan sang Origami Killer, karena dia sendirilah pelakunya.

Dalam video di bawah, terdapat cuplikan dari dirinya yang ingin menghilangkan bukti-bukti atas aksi kriminal yang selama ini sudah ia lakukan. Beserta tak ketinggalan dengan latar belakang cerita Scott atau motif utama ia menjadi sosok yang seperti itu.


5. Star Wars: Knights of the Old Republic – Player

Bermain sebagai karakter yang dapat kamu ciptakan sendiri rupanya tidak menandakan bahwa kamu adalah orang yang betul-betul suci tanpa dosa. Dalam game Star Wars: Knights of the Old Republic, kamu selama ini ternyata adalah seorang penjahat dengan nama Darth Revan yang ditangkap oleh kelompok Jedi dan dicuci otak untuk menjadi orang yang lebih baik.

Di saat kamu mengetahui fakta yang sebenarnya mengenai asal-usulmu, game RPG ini akan membiarkanmu untuk menentukan pilihan apakah kamu ingin kembali ke Dark Side atau tetap menjalani kehidupanmu sekarang sebagai seorang Jedi ?


6. Silent Hill 2 – James

Silent Hill 2 mungkin bisa dibilang adalah seri Silent Hill terbaik. Akan tetapi, karakter yang kamu perankan yaitu James secara watak rupanya tidaklah sebaik yang kamu kira. Boleh saja ia merasa depresi ketika metihat sang istri tercinta meninggal dunia. Namun, meninggal karena apa ? Apakah murni karena sakit atau adanya peran seseorang yang telah membuatnya mati seketika ?

BACA JUGA  10 Game Dimana Kamu Tahu Betul Bahwa Dirimu Adalah Penjahat

Pada sebuah video tape yang James temukan saat kamu menjelajah dunia Silent Hill yang creepy dan menyeramkan, kamu akhirnya menyadari bahwa selama ini Mary atau istrinya telah meninggal karena dibunuh oleh James, bukan karena penyakit keras yang dideritanya. Bila dibandingkan dengan kesalahan atau kenangan buruk yang dilakukan oleh protagonis-protagonis Silent Hill sebelumnya, mengakhiri penderitaan orang yang dicintai dengan cara membunuhnya langsung merupakan hal yang sangatlah “ekstrim” untuk dilakukan oleh siapapun.


7. The Witch’s House – Viola

Merupakan game survival horror 2D bergrafik 16 bit yang bisa kamu download secara gratis di internet. Meski merupakan game gratisan, The Witch House punya suatu penggambaran cerita yang simpel, namun dengan eksekusi ide yang sungguh tidak main-main. Bermain sebagai seorang gadis berambut pirang bernama Viola, di sana diceritakan bahwa kamu (Viola) secara misterius pingsan dan terbangun di tengah hutan.

Dengan menyadari bahwa kamu benar-benar terjebak dan tidak bisa keluar karena adanya tangkai mawar tajam yang menghalangi jalan, Viola akhirnya memutuskan untuk menginvestigasi sebuah rumah “angker” demi mencari benda-benda yang dapat ia gunakan untuk keluar dari hutan. Dalam petualanganmu menyusuri rumah yang penuh akan jumpscare dan perangkap-perangkap supernatural mematikan itu, kamu akhirnya akan mengetahui bahwa rumah yang kamu sedang jelajahi tersebut merupakan rumah dari seorang penyihir bernama Ellen.

Dan yang lebih mengagetkannya lagi, di akhir game kamu akan ditunjukan tentang adanya sebuah “twist” bahwa sejak awal kamu tidak pernah bermain sebagai karakter Viola, kamu justru adalah sang penyihir Ellen yang berhasil menukar jiwa atau kesadarannya ke dalam tubuh Viola. Lalu wujud dari sosok perempuan tak bermata pada gambar diatas adalah sang Viola sendiri yang terjebak di dalam tubuh Ellen. Selain itu, ending yang ditunjukan oleh game ini mungkin juga bisa membuatmu trauma.


8. The Last of Us – Joel

Biasa bertindak sebagai seorang survivor yang ingin bertahan hidup dari terror para zombie jamur beserta dengan orang-orang jahat yang ingin menjarah, membunuh, hingga mengkanibalisme dirinya. Di akhir game The Last of US, Joel justru malah melakukan hal yang sangat mengejutkan. Merupakan refleksi dari rasa traumanya kehilangan seorang putri yang ia cintai, Joel menolak untuk mengorbankan Ellie walau hanya demi menyelamatkan nasib umat manusia dari wabah infeksi zombie.

Yang membuatnya terlihat jahat, Joel menggunakan segala cara termasuk kekerasan agar sesi operasi pencangkokan Ellie gagal dan membawanya kabur dari kejaran para anggota Fireflies. Dimana pada saat itu juga, ada beberapa momen bahwa ia akhirnya harus mencabut nyawa dari banyak orang yang menghalangi dan bahkan membunuh Marlene yang berniat meyakinkan Joel secara diplomatik tanpa pandang bulu.


9. Bioshock Infinite – Booker DeWitt

Jangankan berperan sebagai penjahat, nyatanya di Bioshock Infinite, kamu atau Booker DeWitt adalah sumber konflik dari semua yang ada di game ini. Game FPS dengan konsep cerita realita aternatif yang begitu kental tersebut menampilkan sosok dirimu yang mempunyai beragam versi lain dari berbagai realita dunia yang tak terbatas. Dimana pada salah satu realita, kamu adalah seorang pemimpin kota bernama Zachary Comstock yang memiliki ideologi radikal dan berbahaya.

Demi memusnahkan orang yang tak lain dan tak bukan adalah dirimu di versi ketika kamu menerima untuk dibabtis, Booker DeWitt akhirnya harus mengorbankan dirinya untuk mati ditenggelamkan oleh Elizabeth demi memusnahkan eksistensi Zachary di seluruh realita yang ada. Harus diakui, game ini memang mempunyai ide dan konsep penggambaran yang benar-benar tak bisa dibayangkan.


10. Spec Ops: The Line – Walker

Di game tembak-tembakan ini, kamu berperan sebagai pemimpin dari pasukan khusus militer Amerika yang dikirim ke Dubai bernama Martin Walker. Selain berusaha untuk menyelamatkan atau mengevakuasi para warga di sana yang tertimpa bencana badai pasir besar, kamu juga harus mencari anggota pasukan khusus lain pimpinan John Konrad yang kabarnya telah membelot dan membuat keonaran.

Hal yang membuat game berjudul Spec Ops: The Line tersebut sangatlah menarik; rupanya kamu selama ini telah berperan sebagai orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Konrad selaku tokoh antagonis yang terlihat di sepanjang game ternyata sudah lama mati, sedangkan wujud fisik Konrad yang kamu lihat itu hanyalah bentuk halusinasi Walker semata. Sehingga segala aksi heroik yang kamu lakukan itu tak lebih dari sebuah rasa “denial” Walker terhadap aksi kejahatan dirinya yang ingin ia timpakan kepada Konrad.

 

Jangan lupakan pula aksi ceroboh Walker yang sudah membunuh puluhan warga sipil tak berdosa dengan bom fosfor.


Demikianlah daftar dari deretan game dengan karakter protagonis yang secara tak diduga ternyata cukup br*ngs*k untuk kamu mainkan. Meski terdengar menyebalkan, ini adalah suatu bentuk wawasan seni yang kami rasa perlu kamu ketahui di dunia pop culture. Bagaimana menurut kalian ? Apakah dari hal tersebut kami merasa perlu untuk membuat list sebaliknya mengenai deretan game dengan karakter protagonis yang kalian sadari sudah “bej*t” sejak awal ?

Ungkap saja unek-unek kalian melalui kolom komentar di bawah…….


Like it? Share with your friends!

Di Gamebrott COMMUNITY Nulis artikel GAMING dibayarGIVE ME MONEY !
+