10 Kesalahan yang Umum Dilakukan Player Baru Apex Legends

in ,
Cover Jangan Apex Legends

Apex Legends merupakan video game battle royale hero shooter yang dirilis Respawn Entertainment tahun lalu tanpa banyak promosi. Kehadirannya bawa angin segar pada pecinta genre tersebut setelah sempat dihebohkan dengan PlayerUnknown’s Battlegrounds.

Kemampuan hero yang disebut legend, respawn ketika rekan satu tim mati, hingga pertempuran sengit yang sangat cepat menjadi kunci utama permainan Apex Legends. Tak terkecuali mapnya yang ikonik dan selalu berubah di setiap seasonnya mengikuti cerita dunianya yang masih satu dunia dengan game Respawn Entertainment sebelumnya, Titanfall 2.

Meskipun telah cukup lama dirilis, namun masih banyak sekali kesalahan umum yang masih dilakukan player baru atau mungkin player yang telah lama memainkan Apex Legends (kebangetan sih kalau player lama). Kebanyakan kesalahan tersebut cukup sepele dan bisa diatasi dengan latihan berturut-turut, namun akan sangat kebangetan jika player tak menemukan solusinya setelah karakternya capai level 400 atau 500.

Berikut 10 kesalahan yang umum dilakukan player baru (tak menutup kemungkinan player lama) di Apex Legends.

10. Tidak Gunakan Ping

Apex Legends Ping Wheel 1212x682Ping adalah salah satu fitur penting dalam Apex Legends. Fitur ini ditambahkan Respawn Entertainment semata-mata hanya untuk player yang tak miliki mic atau terlalu lama lakukan text-chat. Ia bisa tunjukkan letak senjata, membutuhkan senjata, hingga posisi musuh.

Kamu bisa arahkan crosshairmu ke senjata, amunisi, medkit, syringe, shield, tas, armor, helm, scope, atau hop-up lalu tekan tombol ping (klik tengah di PC, RB di Xbox, dan R1 di PS4) untuk beritahu rekan satu timmu terdapat item tersebut. Sementara rekan satu timmu bisa mengarahkan ke icon yang muncul saat ping dilakukan untuk mengkonfirmasi bahwa mereka membutuhkannya.

Sementara untuk ping musuh, kamu bisa menunjukkan letak musuh di manapun kamu mengetahuinya dengan tekan tombol F di PC. Saya tidak tahu console menggunakan tombol apa, namun kemungkinan menggunakan ping command wheel.

Ping juga bisa digunakan melalui ping wheel command dengan menahan tombol klik tengah mouse di PC untuk memasukkan command seperti pergi ke satu tempat, looting ke area, mengajak rekan satu tim untuk pergi ke suatu tempat, merespon ping rekanmu dengan “yes” atau “no”, hingga memberitahu bahwa satu area telah diloot oleh musuh.

Menggunakan ping akan mempermudah komunikasi, terutama ketika kamu tidak menggunakan atau memiliki mic. Sebuah fitur super efisien yang diimplementasikan oleh Respawn.

Tidak menggunakan fitur ini adalah kesalahan pertama yang dilakukan player baru. Terutama mereka yang tak menggunakan mic. Hal ini karena komunikasi di Apex Legends merupakan hal yang sangat penting dalam gamenya. Jadi, jangan salahkan rekan satu timmu apabila kamu mendadak mati namun tak ada yang membantumu karena kamu tak mau gunakan ping.

9.Terlalu Lama Memilih Loot

LootLooting memang menjadi fitur paling utama dari game battle royale, namun terlalu lama memilih loot merupakan kesalahan terbesar yang dilakukan player baru selanjutnya. Hal ini karena mereka akan membuang-buang waktu setelah rampung menghabisi satu squad tim musuh. Karena tidak ada yang bisa menjamin apakah setelah squad musuh mati, maka takkan ada squad lain yang akan menghampiri timmu karena mendengar suara peperanganmu.

Terlalu lama memilih loot juga akan sangat krusial ketika ternyata tempat terjunmu juga didatangi oleh tiga sampai empat squad. Maka, tak heran jika kamu akan langsung mati karena belum sempat dapat senjata karena terlalu lama memilih.

Sebuah tips dari saya adalah ketika kamu terjun dan terdapat tiga atau empat squad yang terjun di tempat yang sama, maka ambil apapun yang ada di lantai atau box. Entah granat, senjata semacam mozambique, dan yang lain. Tujuanmu adalah bertahan hidup, lakukan apapun untuk bertahan hidup.

Sementara jika kamu telah menghabisi satu squad, maka pastikan sekelilingmu aman, atau ambil item paling penting terlebih dahulu seperti medkit, syringe, dan shield sebelum akhirnya memastikan semuanya aman dan kembali ke death box musuh yang baru kamu habisi.

8.Lempar Jump Master Tapi Sarankan/Protes Tempat Terjun

Apex Squad JumpDalam Apex Legends, fitur squad merupakan hal paling utama yang dipilih Respawn sejak gamenya rilis. Hal ini otomatis akan berikan sebuah fitur pimpinan untuk meloncat dari pesawat agar semua anggota timmu bisa sampai di satu tempat bersama-sama. Sebuah fitur yang cukup umum ada di genre battle royale. Mereka menamainya dengan sebutan Jump Master.

Jump Master adalah orang yang dipilih secara acak oleh sistem untuk memimpin penerjunan di Apex Legends. Player bisa melemparkan Jump Master ke player lain jika ia tidak mau memilih tempat terjun dan looting. Namun terdapat player egois yang terkadang tak ingin memikirkan tempat terjun dan melemparkannya pada player lain namun protes atau sarankan tempat terjun.

Ini rupanya juga dilakukan oleh player baru, entah karena sedang badmood atau yang lain. Tak jarang setelah melemparnya, player tersebut sarankan untuk terjun ke tempat lain. Jangan, jangan lakukan hal ini, terutama jika kamu bermain sendirian. Ini karena hal tersebut akan merepotkan player lain yang kamu suruh menjadi Jump Master.

Mendapatkan Jump Master merupakan sebuah tanggung jawab besar, karena kamu diwajibkan memilih area loot sembari menghindari player lain di awal permainan (kecuali kamu nekat dan berani mati). Melemparkannya kemudian menyarankan untuk terjun ke area berbeda maupun protes kepadanya, secara tak langsung adalah sebuah penghinaan bagi player yang kamu pasrahi menjadi Jump Master. Kasarnya begini, kamu yang diserahi Jump Master saja tak mau memilih, kenapa begitu kamu lempar malah kamu yang memilih?

Jika sudah begitu, saya pribadi biasanya akan memastikan untuk terjun lebih awal dan memastikan satu squad mati di babak awal. Sekaligus menjadi ajang pembuktian apakah rekan satu tim yang melempar Jump Master tadi mampu menghadapi musuh di awal permainan.

Saya tidak menyarankanmu menggunakan cara saya tersebut, namun ketika kamu player baru dipasrahi Jump Master oleh sistem, maka sebisa mungkin kamu harus bertanggung jawab atas tugas tersebut. Tak masalah mati di awal, semuanya di awali dengan belajar sampai kamu menguasai tempatnya. Salah satunya memilih tempat terjun Apex Legends.

7.Tidak Ganti Shield

ShieldBerbeda dengan game battle royale lain, Apex Legends representasikan armor dengan benda bernama shield. Shield merupakan armor isi ulang yang bisa diisi menggunakan shield battery, shield cell, maupun phoenix kit.

Namun masih banyak player baru yang menganggap bahwa setelah shield habis, maka mereka harus mencari tempat sembunyi dan mengisi ulang. Terutama saat pertempuran jarak dekat yang sangat sengit. Saat di mana satu squad musuh telah musnah, namun terdapat squad musuh lain yang datang menyerang di saat semua shieldmu habis.

Ini akan memakan waktu yang cukup lama yakni sekitar 3-5 detik untuk mengisinya kecuali kamu memiliki armor gold yang mana akan mengisi setidaknya 2-3 bar shieldmu saat menggunakan shield cell. Memberikan banyak sekali kesempatan musuh untuk melumatmu lebih dulu. Jika sudah seperti ini kamu dan rekan satu timmu akan langsung mati.

Satu tips dari saya adalah daripada kamu harus mengisinya menggunakan shield isi ulang, akan lebih baik jika kamu mengambil shield yang ditinggalkan musuh yang telah kamu habisi. Hal ini akan membuat shieldmu terisi penuh dan memangkas waktu yang dibutuhkan. Terutama saat pertempuran sengit. Cara ini lebih efektif dan efisien.

6.Tidak Prioritaskan Shield dan Medkit Saat Loot

Medkit SyringeSeperti yang telah saya jelaskan sebelumnya, looting memang hal paling krusial dalam genre battle royale. Namun tidak memprioritaskan looting item tertentu, menjadi kesalahan utama player yang baru memainkan Apex Legends.

Tidak, kamu tidak akan membutuhkan banyak peluru di game ini karena peluru akan sangat mudah ditemukan di penjuru map. Terutama bagi player baru. Peluru banyak tanpa diseimbangkan dengan aim yang baik akan sia-sia saja.

Pastikan kamu memprioritaskan shield dan medkit/syringe saat loot, karena dua jenis item tersebut termasuk yang cukup sulit didapatkan di map. Tak menutup kemungkinan bahwa kamu akan dihajar terus-menerus saat rampung lumat satu atau dua squad. Jadikan item tersebut salah satu yang paling krusial saat permainan berlangsung.

5.Buka Inventory untuk Gunakan Shield/Medkit

Apex InventoryKetika kamu memainkan game seperti PlayerUnknown’s Battlegrounds atau yang lain, maka mungkin kamu dibiasakan untuk menggunakan item penyembuh dengan membuka inventory. Namun tidak untuk Apex Legends karena Respawn telah menyiapkan shortcut untuk menggunakannya.

Membuka inventory dan klik item penyembuh merupakan cara paling tidak efisien di Apex Legends, namun masih banyak yang terbawa kebiasaan PlayerUnknown’s Battlegrounds dalam gamenya. Jangan lakukan itu karena sebelum kamu selesai menggunakannya, maka musuh bisa saja langsung mendekatimu.

Manfaatkanlah shortcut yang disediakan dengan baik. Jika kamu di PC, maka kamu bisa menggunakan tombol 4 dari keyboardmu, sementara user console akan gunakan tombol d-pad atas (tombol arah di controller). Menahan tombol tersebut akan buka item wheel yang mungkinkanmu memilih antara shield, medkit/syringe, atau phoenix kit. Gunakanlah fitur tersebut sebaik mungkin dan stop membuka inventory untuk menggunakan item penyembuh.

4.Loot Banyak Lebih Penting Daripada yang Efisien

Kesalahan selanjutnya yang dilakukan player baru Apex Legends adalah mengutamakan loot banyak daripada yang lebih efisien. Player baru cenderung lebih suka mengoleksi item tak begitu penting cukup banyak dibanding harus mengambil sedikit item, namun efisien. Ini didukung dengan kapasitas inventory yang cukup sedikit dalam gamenya.

Sama seperti poin nomor enam, memperbanyak peluru maupun granat sangat tidak efisien untuk pertempuranmu. Pastikan lootmu terisi dengan sekitar dua-tiga slot peluru dengan sisanya dibagi antara shield, medkit/syringe, atau granat. Ini karena musuh akan lebih banyak meninggalkan peluru dibanding kamu harus lakukan loot satu-persatu di map.

Pastikan semua lootmu berguna di saat pertempuran cepat maupun genting. Lagian, buat apa loot banyak kalau kamu mati cepat? Bikin kaya musuh dengan peluru?

3.Tidak Berjalan/Strafing Saat Menembak

Apex Legends AimingApex Legends merupakan salah satu game shooter dengan mekanik cepat ala Call of Duty mengingat developernya merupakan pecahan dari tim Infinity Ward, developer utama seri milik Activision tersebut. Oleh karenanya, kamu harus memanfaatkan fitur “cepat” tersebut dengan baik saat pertempuran.

Menembak musuh dengan hanya berdiam diri saja merupakan kesalahan umum yang paling banyak dilakukan player baru. Usahakan kamu bergerak atau bahasa kerennya strafing saat pertempuran berlangsung dengan menekan tombol berjalan maupun jongkok-berdiri. Hal ini akan mengacaukan aim musuh yang juga berjalan demikian.

Hal ini karena mekanik yang diberikan Respawn memang begitu adanya. Berdiam diri saja akan memudahkan musuh untuk menghabisimu. Saya pribadi sangat senang apabila ada banyak sekali musuh yang menembak dengan hanya berdiam diri saja karena akan dengan sangat mudah untuk ditembak.

2.Terlalu Agresif dan Egois

Wraith Apex LegendsBanyak sekali gaya permainan setiap player dalam Apex Legends. Mulai dari memanfaatkan kemampuan masing-masing legend, menyerang secara agresif, mengikis armor musuh dari jarak jauh kemudian mengkombinasikannya dengan jarak dekat, pasif bertahan di satu area, hingga agresif. Namun, banyak sekali player baru yang menganggap game ini kurang lebih sama dengan CSGO maupun Call of Duty, berpikir bahwa ketika kamu maju sendirian, maka kamu bisa seperti rambo yang mampu melumat semua musuh tanpa masalah.

Respawn Entertainment membuat Apex Legends dengan fitur squad tiga orang dalam satu tim bukan tanpa alasan. Hal ini karena mereka ingin satu tim saling membantu satu sama lain saat pertempuran. Player yang terlalu agresif dan egois seolah ingin menjadi super hero banyak kill merupakan rekan satu tim yang sangat merepotkan (I’m watching you Wraith mains). Terlebih ketika ia sekarat dan mati ia langsung rage quit dan menyerah begitu saja tanpa mempercayai rekan satu timnya. Jika kamu menemukannya, block aja player kayak gini.

Tidak, kamu tidak bisa bertahan seorang diri tanpa memanfaatkan keadaan dan kesempatan yang ada. Oleh karenanya, banyak sekali tim di Apex Legends yang akan jadikanmu bulan-bulanan mereka ketika kamu tengah maju sendirian. Terutama jika terdapat dua atau tiga squad dalam pertempuran. Percayalah dengan rekan satu tim dan utamakan kerjasama dibanding egois maju sendirian.

1.Terlalu Takut Maju Ketika Ada Kesempatan

Apex MajuIni adalah kesalahan krusial dalam semua game multiplayer shooter, yakni takut maju ketika ada kesempatan. Poin ini saya buat ketika saya melihat sendiri teman saya yang baru saja memainkan Apex Legends namun masih takut untuk maju, bahkan ketika musuh telah break shield berkali-kali saat pertempuran sengit.

Ketakutan ini akan memberikan kesempatan musuh untuk kabur atau justru putar balik untuk lakukan flanking pada timmu. Menjadikan pertempuran di mana kamu yang sebelumnya memiliki keunggulan menjadi berbalik arah. Jadi, pastikan kamu berani untuk maju dan habisi semua musuh saat kesempatan tersebut muncul. Terutama ketika kamu mendengar bahwa dua orang dari tim musuh telah break shield, karena dengan begitu player akan sangat mudah dihabisi.

Kunci dari game multiplayer shooter selain hafal map adalah tidak takut maju/mati dan belajar dari kesalahan ketika mati. Tanamkan ini pada pikiranmu, maka kamu sedikit banyak akan bisa menikmati esensi dari setiap game shooter yang dirilis atau akan dirilis ke pasaran. Saya pribadi akan jengkel ketika player lain dalam tim tidak melihat kesempatan tersebut dan mengeksekusinya. Takut kalau mengeksekusinya akan mati? Uninstall dan main game simulasi aja.


Itulah 10 kesalahan umum yang masih dilakukan oleh player baru Apex Legends. Apakah kamu masih sering melakukannya? Atau mungkin kamu menemukan kesalahan lain dan tips untuk menjadi solusinya?

Jika ya, seperti biasa kamu bisa mencantumkannya di kolom komentar. Saat ini website kami menggunakan Disqus untuk memberikan komentar, kamu bisa scroll ke bawah dan masukkan komentarmu. Kamu tak perlu susah-susah menunggu kami sharing artikel ini di Facebook hanya untuk berkomentar.

Ingin membaca artikel seperti ini lagi? Kamu bisa mengunjungi laman G|List kami untuk tahu apa saja yang ada di industri ini yang mungkin belum pernah diceritakan sama sekali melalui berita atau yang lain.

Ayyadana Akbar

Written by Ayyadana Akbar

Senior Writer and Video Editor since Gamebrott was established in 2015. Specializing in Japanese Games, JRPG, Shooter, PC, and console news and reviews. If you have PR related to video games you can contact him at author@gamebrott.com