10 Video Game yang Bermain dengan Waktu

in ,
Game Bermain Dengan Waktu Cover

Jika semua masalah di dunia ini miliki solusi, cara menghentikan, hingga obat, maka musuh terbesar yang tak bisa dihadapi dan dihentikan adalah waktu. Waktu akan terus berjalan hingga akhirnya manusia, benda, dan makhluk hidup berada pada penghujung hidup, di mana mereka tak bisa lagi bertahan akan dahsyatnya kekuatan waktu. Entah menua dan mati, hingga hancur berkeping-keping karena tak tahan lama.

Namun semua akan berbanding terbalik dalam dunia video game. Imajinasikan bagaimana jika manusia bisa mengendalikan waktu dan memulai perjalanan waktu. Beberapa developer telah mencoba untuk implementasikannya dengan kisah yang menarik dan apa konsekuensi yang sangat memungkinkan jika manusia bermain-main dengan waktu. Misalnya saja pergi ke masa lalu dan mengubah sejarah yang tak sesuai seperti apa yang dituliskan di buku.

Beberapa konsekuensi tersebut memang terlihat mengerikan karena akan selalu menjadi masalah lain yang tak diinginkan. Namun di sisi lain, konsekuensi tersebut sangat masuk akal dan mudah dipahami. Tak jarang konsekuensi permainan waktu tersebut dijelaskan dengan teori sains yang sulit dimengerti oleh orang banyak.

Meskipun begitu, tak sedikit pula video game yang merepresentasikan perjalanan waktu dengan bumbu fantasi simple dan menyenangkan.

Lalu, apa saja game yang miliki elemen permainan waktu? Berikut 10 video game yang bermain dengan waktu.

Disclaimer: Video game yang dimasukkan adalah game dengan tema waktu, mekanik pengendalian waktu, hingga karakter dengan kemampuan pengendalian waktu. Game yang berusaha gali dan proyeksikan memori masa lalu seperti Assassin’s Creed tidak termasuk dalam kategori permainan waktu.

10. The Legend of Zelda Ocarina of Time

The Legend of Zelda Ocarina of Time menjadi salah satu seri terbaik dari iterasi Zelda. Gamenya menceritakan seorang pejuang bernama Link yang terlempar ke dunia bernama Hyrule untuk menghentikan raja jahat bernama Ganondorf.

The Legend of Zelda Ocarina of Time miliki mekanik permainan waktu di mana Link selaku tokoh utama akan bisa melakukan perjalanan waktu ke masa depan dan masa lalu. Semua bisa dilakukan menggunakan Master Sword dan Temple of Time. Hal ini semata-mata untuk menyelesaikan beberapa puzzle yang ada dalam gamenya sebagai Link muda maupun dewasa.

9. Prince of Persia: The Sands of Time

Prince of Persia: The Sands of Time merupakan versi reboot dari seri Prince of Persia yang dirilis tahun 2003 oleh Ubisoft. Gamenya ceritakan seorang pangeran yang harus melawan para monster untuk mencegah agar dunia tidak terselimuti pasir. Terdapat mekanik pengendalian waktu yang sangat menarik yang ditawarkan dalam game ini melalui Dagger of Time.

Pangeran bisa mengendalikan waktu menggunakan Dagger of Time. Mulai dari menghentikan waktu kemudian membunuh musuh hingga mengembalikan waktu untuk perbaiki kesalahan dalam permainanmu.

Prince of Persia: The Sands of Time dapatkan respon yang sangat positif dari fansnya. Membuat Ubisoft akhirnya resmi mengumumkan remakenya beberapa hari yang lalu di acara Ubisoft Forward keduanya.

8. Command & Conquer Red Alert Series

Seri Command & Conquer Red Alert memang sekilas nampak seperti game Real Time Strategy atau RTS biasa. Namun sebenarnya jika kamu mengikuti ceritanya, maka kamu akan tahu bahwa game ini rupanya miliki cerita yang diawali dengan permainan waktu para karakternya.

Konflik yang berkecamuk dalam game ini dimulai ketika Albert Einstein memulai perjalanan waktu ke masa lalu dan menghapus Adolf Hitler muda pada tahun 1920. Sejak diktator tersebut dihapus dari sejarah, Soviet, China, dan Eropa memulai drama perangnya untuk saling menguasai dunia. Permainan waktu ini semakin seru setelah ekspansi iterasi kedua Red Alert yakni Yuri’s Revenge dirilis oleh developernya, Westwood Studios.

7. Crash Bandicoot 3: Warped

Iterasi ketiga Crash Bandicoot ini merupakan sekuel lanjutan dari seri keduanya. Kali ini Crash dan saudara perempuannya, Coco bertemu dengan musuh baru yakni Doctor Nefarious Tropy yang sangat terobsesi dengan waktu. Ia dan Cortex berencana untuk mengumpulkan crystal yang tersebar di beberapa bagian waktu dan menggunakannya untuk menguasai bumi.

Player akan berperan sebagai Crash dan Coco untuk menghentikan rencana jahat mereka dengan melakukan perjalanan waktu dan mengoleksi crystal tersebut sendirian.

6. Final Fantasy VIII

Sebenarnya, sekilas tema besar Final Fantasy VIII bukanlah perjalanan waktu, melainkan pertempuran antar sekolah militer bernama Garden dan Sorceress. Namun terdapat beberapa poin tertentu yang berhubungan dengan pengendalian waktu. Salah satunya adalah karakter bernama Ellone yang mampu mengirimkan kesadaran seseorang yang ia kenal ke masa lampau. Hal ini ditunjukkan dengan mimpi Laguna (ayah biologis Squall) dkk yang dialami oleh Squall di beberapa adegan tertentu.

Jika kamu memainkan gamenya hingga jelang boss terakhir, maka kamu akan mengetahui bahwa plot cerita Final Fantasy VIII sendiri kurang lebih sangat berhubungan dengan waktu. Di mana kamu akan melawan Sorceress dari masa depan baik Abel hingga Ultimecia dan menghadapi Time Compression di mana masa lalu, masa depan, dan masa kini dicampurkan menjadi satu.

5. Steins;Gate

Jika kamu mengenal Steins;Gate dari anime maupun manganya, maka kamu sepertinya sedikit terlambat. Ini karena serinya dimulai melalui video game visual novel (Oktober, 2009) yang dirilis dua tahun sebelum animenya mengudara (2011) dan satu bulan sebelum diadaptasi menjadi sebuah manga (November, 2009). Gamenya menceritakan sekelompok murid yang mengembangkan teknologi untuk mengubah masa lalu.

Player akan memainkan Rintaro Okabe, seorang yang menyebut dirinya sebagai ilmuwan gila dengan nama Kyouma Hououin. Okabe mendirikan sebuah laboratorium bernama “Mirai Gadget Kenkyuujo” atau “Future Gadget Laboratory” dan bereksperimen untuk membuat sebuah alat yang membawanya ke masa lalu dan menguak misteri John Titor yang diklaim sebagai time traveler pertama yang kisahnya cukup bisa dipercaya.

Seiring dengan perjalanan waktu yang dialaminya, Okabe menyadari bahwa ia miliki kemampuan untuk melihat perubahan waktu yang ia sebut sebagai “Reading Steiner”.

4. Life is Strange

Life is Strange merupakan game drama interaktif yang membuat player bisa memilih apapun yang mereka inginkan dengan konsekuensi yang berbeda-beda di setiap pilihannya. Gamenya menceritakan kehidupan kampus seorang anak perempuan bernama Max yang mampu mengembalikan waktu demi melihat berbagai perubahan dari keputusan yang ia ambil.

Seiring berjalannya cerita, kemampuan pengendalian waktu Max semakin kuat. Membuatnya mampu melakukan perjalanan waktu dan memilih antara dua pilihan: menyelamatkan kampung halamannya yakni Arcadia Bay atau teman baik sekaligus pasangannya, Chloe.

3. Chrono Trigger

Jika kisah dan tema Steins;Gate mungkin terlalu berat, maka Chrono Trigger akan sedikit lebih membingungkan lagi. Hal ini karena game JRPG buatan Squaresoft (sekarang Square-Enix) tersebut miliki kurang lebih 11 ending yang berbeda. Menariknya, semuanya bisa dicapai karena ada permainan waktu yang menjadi tema utamanya.

Player akan memerankan Chrono untuk menghentikan monster raksasa bernama Lavos yang akan menghancurkan dunia. Chrono pertamakali menemukan perjalanan waktu ketika sebuah portal pecahan waktu mendadak muncul di dunianya yang menyedotnya ke berbagai zaman karena mesin teleporter yang mengalami kerusakan. Ia kemudian bertemu dengan berbagai karakter dan mengalami zaman yang berbeda, termasuk zaman di mana dunia mengalami kehancuran.

Perjalanan waktu merupakan plot cerita dari gamenya, beberapa misi atau quest akan mampu melihat hasil dari aksimu terhadap seorang NPC di masa tertentu. Misalnya saja pergi ke masa lalu untuk menyuruh NPC untuk menanam biji tumbuhan dan kemudian pergi ke masa depan untuk melihat hasilnya.

2. Chrono Cross

Chrono Cross memiliki setting dunia yang sama dengan Chrono Trigger. Gamenya menceritakan seorang anak lelaki bernama Serge dari El Nido yang memulai petualangannya setelah ia tak sengaja jatuh ke dimensi alternatif saat ia berada di pantai. Ia menyadari bahwa dirinya telah pergi ke 10 tahun silam dan bertemu dengan seorang pencuri perempuan bernama Kid.

Di tengah perjalanannya, Serge menyadari bahwa 10 tahun sebelum waktunya, dunia terbagi atas dua dimensi (dunia paralel), di mana satu dunia merupakan dunia di mana Serge hidup damai, sementara dunia lain merupakan di mana semuanya alami kehancuran.

Serge kemudian berniat untuk mencari tahu misteri dari dua dunia tersebut yang akhirnya membawanya pada Lynx, seorang tokoh antagonis misterius yang berusaha menghentikannya.

1. Quantum Break

Dari sekian banyak game dengan permainan waktu, Quantum Break mungkin menjadi yang paling realistis dan masuk akal. Ini karena permainan waktu yang diberikan tak hanya via imajinasi, namun dengan bumbu sains yang ilmiah. Tentunya dengan sentuhan fantasi demi membuat ceritanya menjadi lebih menarik.

Quantum Break menceritakan eksperimen mesin waktu Paul Serene dan rekan baiknya Jack Joyce yang gagal dan keluarkan radiasi chronon. Radiasi Chronon yang menimpa keduanya berikan mereka kemampuan untuk mengendalikan waktu. Salah satu contohnya adalah menghentikan waktu dan bergerak dengan kecepatan tinggi. Sementara chronon dengan dosis tinggi yang diterima Serene membuatnya bisa melihat masa depan dan menentukan apa yang harus ia perbuat di masa kini.

Seiring berjalannya cerita, player akan mengetahui konflik antara Joyce dan Serene untuk mengatasi sebuah bencana bernama “End of Time”. Mampukan Joyce melakukannya? Atau justru Serene yang berhasil hentikan Joyce dan mengatasi “End of Time”?


Itulah 10 video game yang bermain dengan waktu. Apakah kamu ingin masuk di antara salah satunya? Atau mungkin kamu memiliki daftar game lain yang miliki mekanik, plot, maupun cerita yang sangat erat hubungannya dengan permainan maupun pengendalian waktu? Jika ya, cantumkan semuanya di kolom komentar di bawah.

Saat ini website kami menggunakan Disqus untuk memberikan komentar, kamu bisa scroll ke bawah dan masukkan komentarmu. Kamu tak perlu susah-susah menunggu kami sharing artikel ini di Facebook hanya untuk berkomentar.

Ingin membaca artikel seperti ini lagi? Kamu bisa mengunjungi laman G|List kami untuk tahu apa saja yang ada di industri ini yang mungkin belum pernah diceritakan sama sekali melalui berita atau yang lain.

Ayyadana Akbar

Written by Ayyadana Akbar

Senior Writer and Video Editor since Gamebrott was established in 2015. Specializing in Japanese Games, JRPG, Shooter, PC, and console news and reviews. If you have PR related to video games you can contact him at [email protected]