13 Game PC Offline Terbaik 2019 – Kuartal Pertama


Follow Us

2019 telah berakhir, eit, bukan akhir tahun lho! Tapi akhir dari kuartal pertama tahun ini. Jika kamu belum tahu, kuartal adalah sebutan dari tiga bulan dalam satu tahun. Jadi setiap tahun ada empat kuartal yang umumnya jadi dasar developer dan publisher untuk merilis gamenya.

Nulis artikel dibayar

Nah, di kuartal pertama tahun ini banyak sekali game keren dan terbaik untuk semua platform, khususnya PC. Tak hanya menjual cerita dan konsep, ia juga hadirkan atmosfir yang pas, mekanisme gameplay yang menarik, diiringi dengan soundtrack yang epik. Beberapa memang bisa dimainkan online, namun fokus kami dalam artikel ini adalah merangkum semua game yang bisa kamu mainkan tanpa koneksi internet sama sekali. Multiplayernya-pun lokal, seperti di console PS1 sampai PS4 meskipun kini telah banyak didominasi oleh online. Sebelum melanjutkan ke artikel, alangkah lebih baik kamu catat kategori game yang kami cantumin sebagai berikut:

  1. Dirilis antara bulan Januari-Maret
  2. Indie dan AAA
  3. Bisa dimainin offline

Oke, tanpa menunggu lebih lama lagi, yuk langsung aja kita cek apa aja sih game pc offline terbaik 2019 di kuartal pertama!

13. Astroneer


Astroneer merupakan game eksplorasi dan survival luar angkasa yang bersetting di abad 25. Kamu akan ditugaskan untuk menambang di beberapa planet di luar angkasa dan membuat beberapa equipment untuk bertahan hidup. Sama seperti No Man’s Sky, kamu akan miliki senjata untuk mengubah lingkungan seperti membuat gua, atau gunung dan bukit. Kerennya lagi, dia juga punya 4-player co-op agar kamu bisa bermain dengan teman-temanmu. Meski telah dirilis sebagai early access sejak tahun 2016, namun versi 1.0-nya baru saja dijajaki setelah bulan Februari 2019 kemarin.

12. Hyperjam


Pernah main Gang Beasts? Atau mungkin Lost Saga? Jika ya Hyper Jam merupakan salah satu game battle arena yang sama dengan kedua game tersebut. Meskipun bisa dimainkan secara online, namun game ini bisa dimainkan secara offline bersama teman-temanmu dalam satu PC. Kamu akan bertempur melawan player lainnya dalam satu arena dengan beberapa hero yang telah disediakan. Tiap hero miliki kemampuan dan senjatanya masing-masing, mulai dari katana hingga rocket launcher. Gameplaynya yang cepat dengan tampilan visual yang cukup memanjakan mata jaminmu ketagihan untuk terus memainkannya.

BACA JUGA  God of War Raih Penghargaan Game Terbaik di Acara BAFTA 2019

11. Resident Evil 2 Remake


Tak hanya tampilan visualnya saja yang disesuaikan dengan teknologi zaman now Capcom sepertinya berusaha untuk hadirkan nuansa horror yang sama dengan versi PlayStation 1-nya. Resident Evil 2 Remake perbaiki mekanisme survival horrornya menjadi lebih baik, seolah mencoba gaet fans baru dari para millenial dengan game seram terbaik yang pernah jaya di masanya. Seperti apa kengeriannya? Review kami mungkin bisa menjawabnya.

10. Wargroove


Angkat turn-based strategy combat dengan tampilan visual pixel tak buat Wargroove menjadi game yang membosankan untuk dimainkan. Ia menceritakan peperangan yang terjadi di kerajaan Cherrystone, di mana Ratu Mercia yang kala itu kabur harus mencari bantuan untuk membantunya mengalahkan musuh-musuhnya. Kamu bisa bermain misi seorang diri, bersama teman-mu dengan co-op mode atau menantang teman-temanmu untuk adu strategi baik lokal maupun online.

9. Devil May Cry 5


Capcom kembali koyak tahun 2019 dengan salah satu masterpiecenya yang juga merupakan lanjutan dari serinya di zaman old. Dimulai dari serinya di PlayStation 2, Devil May Cry 5 mencoba mengukir sejarah sebagai salah satu game terbaik tahun ini. Action yang stylish dengan combonya yang miliki rank tertentu berikan gambaran bagi mereka yang tak miliki ketertarikan dengan game hack and slash tertarik untuk mencobanya. Bagaimana gameplaynya? Kamu bisa membaca review kami untuk penjelasan lebih detilnya.

8. Eastshade


Pernah bermimpi untuk menjadi pelukis? Jika ya mungkin game yang satu ini bisa menjadi inspirasimu. Meski termasuk salah satu game indie, namun percaya ngga percaya nih, Eastshade dikerjakan selama kurang lebih lima tahun. Gamenya menceritakan seorang pelukis yang berkeliling dunia untuk menciptakan lukisan terbaik. Di sini, kamu bisa mencari perspektif layaknya pelukis beneran dan menuangkannya ke kanvas.

7. Metro Exodus


Tak hanya film game Russia pada umumnya miliki artstyle yang luar biasa dari para artistnya, tak terkecuali Metro Exodus. Berbeda dari seri sebelumnya yang kebanyakan akan paksamu untuk menjelajahi gelapnya jalur kereta bawah tanah yang dipenuhi mutant, seri ini akhirnya mencoba bawamu untuk mengeksplorasi kehidupan di atas. Game adaptasi novel berjudul Metro karya Dmitry Glukhovsky ini masih hadirkan aksi first-person shooter, eksplorasi, dan beberapa elemen supranaturalnya, namun dikemas dengan sangat baik. Jadikannya game paling ambisius yang pernah dibuat 4A Games tahun ini. Masih penasaran dengan gamenya? Kamu bisa membaca review kami untuk tahu sedetil apa karya developer Russia tersebut.

BACA JUGA  God of War Raih Penghargaan Game Terbaik di Acara BAFTA 2019

6. Rainswept


Tak miliki tampilan visual yang setara dengan game AAA ngga membuat Rainswept absen untuk miliki cerita yang menarik. Kamu akan berperan sebagai detektif untuk menginvestigasi kasus bunuh diri sepasang kekasih di rumahnya. Game ini akan bawamu untuk menikmati cerita penuh cinta, hubungan, dan trauma yang belum sempat terpecahkan diiringi dengan soundtrack yang indah. Sebuah senjata utama game indie kebanyakan.

5. Sekiro: Shadows Die Twice


Selesai meluncurkan Bloodborne, rupanya FromSoftware masih miliki proyek Souls-Like lainnya. Sekiro: Shadows Die Twice gabungkan proyek lawasnya, Tenchu dengan Souls series. Tak hanya berikan nuansa baru, di mana kamu harus terus agresif menyerang musuhmu, ia juga beri tingkat kesulitan yang sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari Souls. Buat banyak orang frustasi namun nagih. Ceritanya yang lebih jelas juga berikan game ini layak menjadi salah satu yang terbaik saat ini di tahun 2019. Penasaran? Baca review kami di sini.

4. God Eater 3


Meski terlihat berbeda, namun God Eater 3 merupakan “lanjutan” dari seri keduanya. Setidaknya, dunianya dan segelintir darinya (sori, no spoiler). Berikan mekanisme baru yang tak hanya semakin menambah kepraktisan, namun juga tantangan baru, terlebih bagi kamu yang suka main Monster Hunter. Mekanismenya yang ditambah fiksi justru menjadi ciri khas utamanya. Meskipun terlihat menurun dari seri kedua, namun fokusnya pada gameplay buat gamenya semakin padat dari segi teknis. Tertarik? Baca review kami untuk lebih detilnya.

3. Ace Combat 7: Skies Unknown


Punya banyak game bukan berarti Bandai Namco tak miliki game utama yang mereka seriusi. Ace Combat 7: Skies Unknown menjadi salah satunya. Angkat flight combat dengan nuansa arcade, mekanisme tempur dan ceritanya yang patriotis sukses hantarkan serinya menjadi salah satu yang terbaik yang pernah ada di tahun ini. Battlenya yang nagih buatmu seolah tak terasa bahwa telah melakukan pertempuran yang panjang. Kamu yang tertarik untuk membelinya bisa membaca lebih lanjut melalui review kami.

BACA JUGA  God of War Raih Penghargaan Game Terbaik di Acara BAFTA 2019

2. Yakuza Kiwami


SEGA nampaknya benar-benar serius untuk membawa semua seri Yakuza ke PC. Terbukti, seri remake dari Yakuza 1, Kiwami dirilis untuk platform tersebut melanjutkan prekuelnya, . Masih menceritakan Kazuma Kiryu, kali ini kamu akan dibawa ke petualangannya untuk melindungi gadis yang menjadi cinta pertamanya. Battlenya yang khas dan banyaknya area untuk dieksplorasi lengkap dengan puluhan mini-game sempat buatnya memiliki julukan “GTA-nya Jepang” oleh banyak gamer barat. Terlebih ceritanya yang sarat drama menjadikannya salah satu kandidat yang pas untuk menjadi game terbaik tahun ini.

1. Dead or Alive 6


Mencoba “bertaubat” ke jalan yang benar dengan mengurangi animasi “guncangan” karena komitmen Team Ninja dan Koei Tecmo untuk hadirkan game yang lebih realistis, sempat dikecam oleh banyak fans yang mencintai fitur tersebut. Namun pada akhirnya mereka tetap hadirkan fitur tersebut dengan lebih elegan. Masih hadirkan cewek-cewek cantik dan sensual sebagai daya tarik utamanya, Dead or Alive 6 kini justru lebih nampak seperti game fighting pada umumnya dengan banyak combo dan jurus yang bisa kamu pelajari. Ia juga hadirkan cerita yang cukup menarik untuk kamu ikuti. Bahkan Koei Tecmo berimu versi gratisnya buat kamu coba jika kamu ragu untuk membeli gamenya.

BONUS

Devotion


Game psychological horror ini sebenarnya menceritakan sindiran terhadap pemerintah dan sosial China akan status sosial zaman dulu kala. Sayang kontroversinya berkat drama placeholder buat salah satu game horror indie terbaik ini harus dicabut dari Steam.

Itulah game pc offline terbaik 2019 di kuartal pertama tahunnya. Adakah yang kami lewatkan? Atau mungkin kamu punya daftar lain? Seperti biasa, kamu bisa cantumin ke kolom komentar di bawah.


Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item