Setelah Tidak Bersama dengan EA, 4 Game FIFA akan Berbasis Blockchain

Game FIFA akan Berbasis Blockchain

Game FIFA akan Berbasis Blockchain – Kabar bahwa berakhirnya kerja sama antara FIFA dengan EA, tentunya cukup mengejutkan banyak gamer, terutama yang sudah terbiasa dengan judul FIFA XX sebagai judul game sepak bola populer dari EA. Banyak juga yang bertanya – tanya bagaimana nasib organisasi FIFA setelah kehilangan EA sebagai developer/publisher game sepak bola satu – satunya, apakah mereka akan membuat game FIFA versi developer/publisher lain?

Jawabannya, FIFA akan membuat sebuah game baru yang akan di-develop oleh developer lain yang memang sudah dikonfirmasi oleh Gianni Infantino selaku presiden dari organisasi FIFA. Namun kalau kalian berharap bahwa mereka akan membuat game sepak bola seperti EA, maka bersiaplah untuk kecewa karena mereka akan membuat sebuah game dengan basis blockchain serta Web 3.0.

4 Game FIFA akan Berbasis Blockchain

Game FIFA akan berbasis blockchain?

Informasi ini kami peroleh dari situs resmi, dimana nantinya FIFA berencana akan merilis 4 game yang menggunakan sistem blockchain sebagai basis utama gamenya, dimana menurut penulis hampir semua gamenya tidak mengikut sertakan peran gamer sebagai pemain aktif di gamenya. Maksudnya gimana? Mari kita lihat apa saja game yang direncanakan oleh FIFA.

Yang pertama adalah AI League, sebuah game yang mempunyai sistem mirip seperti Football Manager, dimana nantinya kita sebagai player akan melawan AI dalam sebuah pertandingan sepak bola, dan ‘beradu mekanik’ dengan cara memberikan input saat momen taktikal. Belum jelas seperti apa bentuk final dari sistem yang mereka usung saat ini, apakah benar seperti Football Manager, atau game lainnya.

Yang kedua adalah Uplandme yang mempunyai sistem Metaverse yang memungkinkan kita para player membeli maupun menjual properti virtual yang kita miliki. Nantinya, kita juga bisa berkunjung ke stadium Lusail tempat berlangsungnya piala dunia Qatar tahun 2022 ini, untuk membeli item, melakukan trade kepada teman, maupun memenangkan hadiah.

Yang ketiga adalah Matchday yang memiliki sistem social prediction untuk pertandingan yang sedang berlangsung, dimana nantinya kalian bisa mendapatkan kartunya untuk dikoleksi. Informasi seperti pertandingan apa yang akan diprediksi oleh player, atau kartu seperti apa yang bisa kita koleksi, masih belum diketahui.

Dan yang terakhir dari game FIFA adalah Phygti, yang sepertinya berfokus kepada membuat sebuah hadiah digital langsung dari para fans. Belum diketahui hadiah seperti apa yang bisa dibuat oleh para fans, dan bagaimana cara mereka memberikan hadiah tersebut, apakah bisa di trade atau dijual.

Web 3.0 akan Menjadi Permulaan dari Perjalanan Game FIFA Kedepannya

Romy Gai, seorang Chief Business Officer dari organisasi FIFA menyatakan bahwa mereka senang dalam merangkul para fans sepak bola di dunia digital dan terlibat di dunia yang sudah pasti mereka aktif di dalamnya.

Romy Gai

Selain itu, Romy juga mengatakan bahwa karena mereka ingin merencanakan strategi game mereka jauh ke depan, maka mereka yakin bahwa sistem Web 3.0 akan menjadi peran yang sangat penting dalam rencana mereka.

Bagaimana menurut kalian? Apakah semua game FIFA tersebut menarik untuk dicoba? Atau cukup skeptis dengan sistem yang cukup kontroversial di dunia game saat ini? Berikan pendapat kalian dibawah.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Berita GameFIFA,  atau artikel lainnya dari Khrisnanda. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Exit mobile version