5 Game Strategi Kartu Terbaik Ditahun 2019


Game strategi kartu atau yang lebih kerennya disebut Trading Card Game merupakan game mengatur strategi untuk memenagkan pertandingan dengan memainkan kartu yang ada setelah di susun oleh sang pemain. Trading Card Game sendiri yang mempunyai komunitas pemain yang cukup banyak dan loyal dalam dunia nyata maupun dalam video game online.

Berbagai macam model tampilan, tema, dan strategi yang berbeda membuat banyak game strategi kartu bersaing satu sama lain. Mereka menawarkan sesuatu gameplay yang berbeda dari TCG yang lainnya. Berikut ini adalah daftar 5 Game Strategi Kartu terbaik ditahun 2019.


  1. Hearthstone

Hearthastone adalah game Trading Card Game yang dikeluarkan oleh Blizzard pada tahun 2014 lalu. Semenjak dirilis dan gratis untuk dimainkan banyak pemain yang menyukai permainan ini karena mempunyai gameplay yang baru. Apalagi pada akhir 2014 mereka berhasil mengembangkan Hearthstone untuk dimainkan di HP Android.

Para pemain dapat menggunakan 9 Hero yang mempunyai ability sendiri-sendiri yang berbeda satu sama lainnya. Setiap pemain dapat menyusun kartu sebanyak 30 kartu sesuai dengan hero yang mereka miliki. Pemain akan mempunyai HP sebesar 30 dan pemain yang berhasil menghabiskan HP musuhnya yang akan memenangkan pertandingan.

Setiap kartu mempunyai tipe dan kelangkaan tersendiri. Para pemain dapat membelinya di shop dengan gold yang dapat dibeli dengan uang rupiah ataupun kita dapat setelah menyelesaikan misi ataupun pertandingan dalam Hearthstone. Blizzard juga selalu mengupdate gamenya dengan menambahkan expansion setiap beberapa bulan sekali.

  1. Artifact

Artifact adalah game Trading Card Game yang dikeluarkan oleh Valve pada akhir tahun 2018 kemarin. Namun semenjak dirilis para pemainnya terus menerus menurun setiap bulannya. Hal tersebut karena Artifact mengusung sesuatu yang baru dalam dunia TCG online.

Sekain itu game Artifact tidak dapat dimainkan secara gratis. Game tersebut dihargai dengan 300rb dan dapat dibeli di steam. Pemain yang membeli Artifact akan mendapatkan 2 deck standard 10 pack kartu dan 5 tiket. Pemain dapat menjual dan membeli kartu yang mereka miliki di market dan Valve tidak akan memberikan pack kartu dan tiket secara gratis kepada pemainnya. Kebijakan tersebut sangat ditentang para pemainnya dan membuat Valve mengubah kebijaknnya.

Tema gameplay dari Artifact sangat berbeda dari game TCG lainnya. Setiap pemain mempunyai 3 lane dan 3 turret yang mempunyai HP sebesar 40. Pemain akan memenangkan permainan jika berhasil mengahncurkan 2 turret lawan atau 1 ancient lawan yang memunyai 80 HP dan baru akan muncul setelah pemain menghancurkan turret lawan.

Dalam satu deck peemain dapat menggunakan minimal 40 kartu yang dibedakan menjadi 3 tipe yaitu hero, main card, dan spell card. Main card dan spell card juga akan dibedakan lagi menurut tipenya sendiri-sendiri. Karena kerumitan dari Artifact dan game yang tidak gratis para pemain game dari Indonesia kurang tertarik dengan TCG yang satu ini.

  1. Shadowverse

Shadowverse adalah game TCG yang dikeluarkan oleh Cygagame pada tahun 2016. Shadowverse mempunyai gameplay yang hampir sama dengan Hearthstone. Hal yang membedakannya adalah Shadowverse mempunyai karakter yang lebih anime daripada Hearthstone.

Shadowverse dapat dimainkan di komputer maupun HP Android. Shadowverse diyakini lebih ramah kepada pemainnya karena tidak mempunyai sistem pay to win seperti Hearthstone yang membutuhkan kartu yang kuat dan sulit untuk didapatkan. Namun sama seperti game TCG lainnya membutuhkan uang yang banyak untuk menyusung satu deck yang kuat.

Shadowverse mempunyai 7 leaders yang dapat pemain mainkan dan setiap leaders mempunyai strategi permainan yang berbeda. Pemain akan memenangkan pertempuran jika berhasil menghabisi HP musuhnya yang berjumlah 20 HP.

  1. Yu-Gi-Oh! Duel Link

Selain populer di dunia nyata Yu-Gi-Oh! ternyata mempunyai game kartu online dan juga sangat populer. Yu-Gi-Oh! Duel Link dirilis oleh Konami pada awal tahun 2017 untuk Android dan akhir tahun 2017 resmi rilis untuk dimainkan pada komputer melalui steam.

Yu-Gi-Oh! Duel Link mempunyai gameplay yang berbeda dengan Yu-Gi-Oh! Yang biasa kita mainkan didunia nyata. Yu-Gi-Oh! Duel Link mempunyai format baru yaitu speed duel yang membuat pemain hanya mempunyai 4000 LP poin dan menggunakan 20 sampai 30 kartu dalam decknya.

Selain menawarkan game PvP Yu-Gi-Oh! Duel Link juga memberikan fitur arcade untuk menaikan level dan farming gem yang dapat digunakan untuk membeli pack kartu Yu-Gi-Oh!. Sama seperti game Yu-Gi-Oh! Didunia nyata unsur gacha sangat kelihatan dalam game ini.

  1. Gwent: The Witcher Card Game

Gwent adalah game strategi kartu yang diluncurkan oleh CD Projekt menemani game utamanya The Witcher yang sangat populer. Gwent: The Witcher Card Game sendiri dirilis secara beta pada mei 2017 dan resmi dipublikasikan satu tahun setelahnya.

Karakter dan tema dari Gwent mengikuti game utamanya yaitu The Witcher. Ada lima fraksi yang dapat digunakan dalam game Gwent. Setiap fraksi mempunyai seorang Leader yang mempunyai kekuatan strategi yang unik sendiri-sendiri.

Gameplayinya sendiri sangat berbeda dari card game yang lainnya dimana para pemain mempunyai tiga lane dan ada tiga ronde permainan. Pemain yang memenangkan dua dari tiga ronde yang memenangkan pertandingan. Dimana jumlah serangan para pemain yang lebih besar disetiap ronde yang akan menentukan siapa pemenangnya.


Itulah tadi 5 strategi game kartu terbaik ditahun 2019. Dalam setiap gamenya terdapat hingga lebih dari 2000 pemain aktif setiap harinya diseluruh dunia. Di Indonesia sendiri komunitas dari game tersebut juga cukup banyak pemainnya. Mulai dari Hearthstone hingga Yu-Gi-Oh! Duel Link. Kalau kalian sendiri lebih menyukai trading card game yang mana?