6 Cara Agar Akun Gamemu Tetap Aman dari Pencurian

in

Ngga selamanya main video game itu aman, terlebih game online. Kamu akan menemukan banyak penjahat yang lebih kejam di dunia internet yang bisa mencuri semua informasi pribadimu atau bahkan menerormu. Ya, mungkin kamu sangat pintar masalah teknologi, bisa ngerakit PC sendiri, nyolok kabel HDMI sesuai lubangnya, atau mungkin membuat software antivirus sendiri. Namun ada hal yang wajib kamu perhatikan saat memainkan game online, yakni keamanan atas akunmu.

Kamu tentu ngga mau kejadian pencurian akun yang digunakan untuk pencucian uang atau buat jualan akun terjadi padamu kan? Oleh karenanya kami berikan beberapa cara agar hal tersebut ngga terjadi.

6. Bikin Password yang Susah


Miliki password “Password123”, “01011999”, atau “Buluhitamrontok1” memang rasanya merupakan sebuah template password yang wajib dimiliki oleh banyak orang. Tapi yang namanya hacker kan punya cara tersendiri untuk membobolnya. Apa lagi kalau passwordmu gampang seperti di atas. Membuat password yang sulit dan hanya kamu yang tahu merupakan salah satu cara untuk mengatasinya. Saya kasih contoh nih, misalnya, “Kut1lkud4M3leD4k54tuHH3w44N887821470”. Usahakan passwordnya berbeda di setiap akunmu, agar semakin susah untuk diterka.

5. Download Password Manager


Punya password yang rumit kayak di poin nomer enam memang bukan menjadi solusi, apa lagi kalau kamu lupa passwordnya karena tiap akunmu miliki password kuat yang berbeda kayak “Kut1lkud4M3leD4k54tuHH3w44N887821470” tadi. Kamu butuh password manager biar enak mengaturnya. Banyak sekali software yang tawarkan servis tersebut, misalnya saja True Key, Zoho Vault, LogMeOnce, dan yang lain.

4. Kenali Phishing


Pernah nemu iklan kayak “Dapetin 1000 G-Cash gratis” tapi kamu akan dialihkan ke website palsu macam po1ntblank.co.id? Jika ya dan kamu tidak melakukan klik, selamat, berarti kamu punya mata yang awas untuk mengenali phishing. Situs phishing biasanya akan dibuat sangat meyakinkan dengan promo atau umpan menggiurkan bagi para korbannya.

Umumnya ia akan memintamu login menggunakan username dan password yang nanti diteruskan ke database pencuri. Buat mereka mudah untuk lakukan jual beli akun. Tak jarang situs-situs palsu tersebut mengcopy semua data dan kode html, css, javascript dari situs aslinya agar terlihat meyakinkan untuk para korbannya. Biasanya, website penipu akan menggunakan http:// dan bukan https://. Jadi, kalo nemu promo menggiurkan kamu wajib hati-hati, periksa terlebih dahulu websitenya, mulai dari alamat, hingga strukturnya. Jika ia memintamu download sesuatu, cari dulu di google agar ngga kena jebakan betmen. Jangan keburu napsu login menggunakan akunmu meskipun itu menjadi syarat utamanya.

3. Jangan Pernah Cantumkan Informasi Pribadimu

Masuk ke dunia virtual kayak internet memang perlu berhati-hati, karena banyak kejahatan yang terjadi di luar sana. Tak terkecuali teman-teman onlinemu. Kamu ngga akan pernah tahu apakah dia orang baik atau justru ingin menjahatimu dengan kedok baiknya. Jadi, Jangan pernah cantumin informasi pribadimu dalam game. Memberitahu nama kota memang tak menjadi masalah bagimu, namun memberitahu hal lain seperti nama asli, nama orang terdekat, keluarga, tanggal lahir asli, informasi bank, nomor telepon, foto tempat yang biasa kamu kunjungi, hingga alamat rumahmu akan membahayakan tidak hanya akunmu, namun juga hidupmu.

2. Setting Privasimu


Kamu ngga mau kenal sama orang luar yang menurutmu mencurigakan? Setting privasi akun gamemu biar ngga sembarangan orang bisa membaca informasi pribadimu. Misalnya saja kamu hanya membuka informasi tersebut kepada keluarga dan teman dekatmu di kampus atau sekolah saja. Kamu bisa sembunyikan nama aslimu baik di PlayStation, Xbox, dan Steam. Bahkan Valve kini bantumu untuk sembunyikan semua informasimu secara default, termasuk berapa lama kamu telah memainkan Counter-Strike Global Offensive.

1. Aktifkan Two-Factor Authentication


Jika semua cara di atas sudah kamu lakukan, maka kamu perlu mengaktifkan “Two-Factor Authentication”. Kalau kamu kenal Steam Guard, maka saya ngga perlu jelasin lebih panjang lagi. Tapi kalau kamu belum kenal, simplenya Two Factor Authentication adalah sebuah fitur yang akan mengidentifikasi apakah kamu adalah pemilik akun aslinya. Biasanya berupa software di smartphone atau sebuah sistem yang akan mengirim kode lewat e-mail atau ponsel pintarmu. Software tersebut akan terhubung dengan akunmu dan hanya kamu sebagai pemilik aslinya yang bisa memasukkan kode yang ditampilkan software tersebut di smartphone saat login akunmu di mana saja, baik warnet, maupun tempat umum lain. Sementara cara kerja e-mail juga hampir sama dengan versi software. Berikut akun mana saja yang memilikinya:

Itulah 6 cara untuk melindungi akunmu dari pencurian, baik hacker nakal maupun teman dekatmu sendiri (yaa namanya juga jaga-jaga). Pencurian dan kejahatan itu terjadi karena banyak kesempatan, jadi alangkah baik apabila kita mempersiapkannya sebelum terjadi. Apakah kamu punya cara lain? Mungkin bisa dibagikan melalui komentar di bawah.

Ayyadana Akbar

Written by Ayyadana Akbar

Senior Writer and Video Editor since Gamebrott was established in 2015. Specializing in Japanese Games, JRPG, Shooter, PC, and console news and reviews. If you have PR related to video games you can contact him at [email protected]