Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > G | LIST > 7 Developer/Kreator Video Game yang “Berhenti Berkarya” di 2020

7 Developer/Kreator Video Game yang “Berhenti Berkarya” di 2020

by Ayyadana Akbar
22 Januari 2020
in G | LIST
Reading Time: 5 mins read
A A
0
pay respects
0
SHARES
44
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Menjadi kreator video game merupakan pekerjaan yang rumit sekaligus menyenangkan. Di satu sisi kamu akan bisa menuangkan passionmu untuk membuat sesuatu, namun di sisi lain proses untuk mencapainya hingga menjadi video game yang layak dimainkan tidaklah mudah. Menjadikan kepopuleran sebagai bonus atas kerja keras demi capai kualitas video game terbaik merupakan salah satu impian terbesar yang harus dicapai bersama tim pilihanmu.

Sayangnya, kreator video game pada umumnya tak memiliki nama besar selain nama perusahaannya. Tak heran, banyak gamer lebih mengenal Quantic Dream dan bukan David Cage sebagai kreator nyaris semua game yang mereka buat atau lebih mengenal Ryu ga Gotoku Studio dibanding nama Toshihiro Nagoshi sebagai kreator utama seri Yakuza. Padahal melalui tangan dingin merekalah video game bisa kamu nikmati. Mereka yang juga turut serta sebagai programmer, 3D artist, hingga sound design merupakan para talenta ahli di bidangnya yang juga termasuk dalam jajaran kreator video game.

Meskipun beberapa nama seperti Hideo Kojima merupakan segelintir dari banyaknya nama yang mungkin telah kamu kenal melalui berita video game. Namun kebanyakan dari mereka yang menjadi anggota tim justru tak dikenal sampai akhir hayatnya.

Melalui daftar ini kami akan memberikanmu nama para developer atau kreator video game yang harus “berhenti berkarya” karena telah dipanggil olehNya. Kamu mungkin tak mengenalnya, namun mengenal karyanya.

Note: Kami tidak menggunakan kata “meninggal” sebagai judul karena kurang sopan untuk hormati mereka.

Daftar isi

  • 7. Stephen Ash (Star Wars: Jedi Knight Mysteries of the Sith, Doom, dsb)
  • 6. Patrick Munnik (Horizon Zero Dawn, Killzone: Shadow Fall)
  • 5. Takashi Iwade (Panzer Dragoon, Yakuza)
  • 4. Jose Zambrano (Dont Look Away)
  • 3. Alec Holowka (Night in The Woods, Verge)
  • 2. Steve Henifin (Death Stranding, Metal Gear Solid: The Twin Snakes, Metal Gear Solid V: Ground Zeroes, Metal Gear Solid V: The Phantom Pain)
  • 1. Craig Goodman (Ratchet and Clank, Marvel’s Spider-Man)

7. Stephen Ash (Star Wars: Jedi Knight Mysteries of the Sith, Doom, dsb)


Stephen Ash merupakan programmer game senior yang memulai karirnya di industri video game bersama LucasArts. Ia ikut mengerjakan beberapa proyek seperti Star Wars: Jedi Knight Mysteries of the Sith, Grim Fandango, dan Outlaws. Ia kemudian direkrut oleh Ion Storm Dallas sebagai lead coder dari Daikatana. Karirnya berlanjut di Big Ape Productions, dan menjadi salah satu karyawan pertama dari Double Fine Productions.

Ash juga sempat mengerjakan koding sistem physics dari Psychonauts dan mekanik terbang dari Lair milik Factor 5.

Karirnya harus berakhir di id Software, di mana ia mengerjakan beberapa proyek mekanik gameplay yang kemudian digunakan untuk beberapa gamenya. Salah satunya adalah Doom, Wolfenstein: The Old Blood, Quake Champions, dan Doom VFR. Doom Eternal menjadi karya terakhirnya yang akan dirilis bulan Maret 2020 nanti, setelah ia tinggalkan industri video game untuk selamanya pada tanggal 28 Mei 2019 kemarin di umur 51 tahun.

6. Patrick Munnik (Horizon Zero Dawn, Killzone: Shadow Fall)


Patrick Munnik mengawali karirnya sebagai Project Manager di Navigram, sebuah perusahaan 3D design dan Getronics sebagai Customer Service Teknologi. Puncaknya adalah ketika Munnik bergabung dengan Guerilla Games pada tahun 2011. Selama bekerja di sana ia telah ikut mengerjakan proyek seperti Killzone: Shadow Fall dan game RPG pertama Guerilla, Horizon Zero Dawn sebagai Lead Producer. Sayangnya ia harus pergi untuk selamanya pada tanggal 13 Juni 2019 kemarin pada usia 44 tahun.

5. Takashi Iwade (Panzer Dragoon, Yakuza)


Takashi Iwade merupakan seorang veteran artist dari SEGA. Ia telah mengabdi pada perusahaan tersebut selama 25 tahun. Iwade merupakan satu dari desainer seri Panzer Dragoon. Ia adalah orang yang mengerjakan desain musuh utama Panzer Dragoon Saga sebagai Lead Enemy Designer dan bekerja secara umum sebagai Lead Artist. Tak hanya Panzer Dragoon, Iwade juga sempat mengerjakan seri Yakuza sebagai FX Lead Artist. Beberapa karyanya yang lain adalah Sega Rally 2 Championship dan Fist of the North Star: Lost Paradise. Iwade dipanggil olehNya pada tanggal 19 Agustus 2019 kemarin. Informasi kepergiannya diumumkan sendiri oleh rekannya, James Mielke yang sekaligus merupakan Creative Director dari Tigerton di Instagramnya.

4. Jose Zambrano (Dont Look Away)


Kiprahnya sebagai pendiri dari Stuido Studios tahun 2015 silam untuk membuat video game sebagai hobinya membuat Jose Zambrano dan rekan sejawatnya yakni Rob Canciello untuk menyeriusinya sebagai pekerjaan utama. Di bawah studionya tersebut ia dan Canciello berhasil membuat game VR berjudul Dont Look Away.

Kontribusinya sebagai developer juga ia lanjutkan dengan mengembangkan Latinx Community in Gaming. Zambrano juga merupakan salah satu pendiri server NYC Gaming Discord yang kemudian mengembangkannya sebagai komunitas antar gamer. Sayangnya, Zambrano harus tutup usia di usia yang sangat muda yakni 26 tahun seperti yang dikabarkan oleh teman baiknya, Rob Canciello di akun Twitter pribadinya.

3. Alec Holowka (Night in The Woods, Verge)


Alec Holowka merupakan seorang developer indie yang juga sekaligus pendiri dari dari Infinite Ammo, Infinite Fall, dan Bit Blot. Ia merupakan developer dari beberapa game indie seperti Aquaria, Owl Country, Paper Moon, Everyone Loves Active 2, Verge, Crayon Physics Deluxe, Offspring Fling, dan TowerFall Ascension. Holowka juga menjadi lead developer dari Night in The Woods. Namun sayangnya ia harus berpulang di usia yang cukup muda yakni 35 tahun karena bunuh diri pada tanggal 31 Agustus 2019 kemarin. Saudarinya menjelaskan bahwa Holowka adalah korban dari perlakuan kejam orang-orang di sekitarnya.

2. Steve Henifin (Death Stranding, Metal Gear Solid: The Twin Snakes, Metal Gear Solid V: Ground Zeroes, Metal Gear Solid V: The Phantom Pain)


Steve Henifin adalah orang yang bekerja di balik layar sebagai sound designer, composer, dan music department. Karyanya dimulai saat ia menjadi bagian editorial dari game The Terminator di tahun 1993. Ia juga mengerjakan musik dari beberapa ternama seperti Gex, Blood Omen: Legacy of Kain, Too Human, Metal Gear Solid: The Twin Snakes, Metal Gear Solid V: Ground Zeroes, dan Metal Gear Solid V: The Phantom Pain. Karya terakhirnya adalah sebagai komposer musik tambahan yang tak masuk kredit di game Hideo Kojima terbaru, Death Stranding. Henifin juga sempat membuat studio musik gamenya sendiri bernama Hadal Studios. Sayangnya ia harus pergi pada tanggal 29 Juni 2019 kemarin.

1. Craig Goodman (Ratchet and Clank, Marvel’s Spider-Man)


Kanker memang menjadi salah satu penyakit yang sangat mematikan sampai kapanpun. Dan Craig Goodman merupakan seseorang yang akhirnya harus bertekuk lutut berkat serangan kanker otak yang dideranya. Goodman merupakan salah satu artist dari Insomniac Games, ia dikenal dengan karyanya di Ratchet and Clank sebagai penyedia artwork dan desain grafis terbanyak dalam gamenya. Membantu semua karakter yang sempat muncul dalam gamenya menjadi lebih hidup.

Selain bekerja di Insomniac, Goodman juga ikut bekerjasama dengan perusahaan lain untuk merampungkan beberapa proyeknya seperti Sunset Overdrive, Fure, Outernauts, dan Myth III: The Wolf Age. Ia juga merupakan Principal Technical Artist dari game tersukses Insomniac tahun 2018 silam, Marvel’s Spider-Man. Berita kepergiannya diumumkan langsung oleh akun Twitter Insomniac Games pada tanggal 14 Oktober 2019. Selamat jalan Craig!


Itulah 7 developer/kreator video game yang harus berhenti berkarya di tahun 2020. Mereka mungkin tak kamu kenali, namun karya mereka bisa kamu nikmati hingga detik ini. Selamat jalan di kehidupan selanjutnya dan press f to pay respects.

Tags: Featured Post
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Gearbox Konfirmasikan Gameplay Godfall yang Bocor adalah Gameplay Asli

Next Post

Merasa Ragu untuk Beli Konsol PS4 karena PS5 ? Liriklah Nintendo Switch

Ayyadana Akbar

Ayyadana Akbar

Sr. Writer and Video Editor. Mostly will cover PC/Console Japanese game, RPG, and shooter games. Contact him at author@gamebrott.com

Related Posts

Hermen Hulst Bluepoint Games

Hermen Hulst Ungkap Bluepoint Games Ditutup untuk Efisiensi dan Masa Depan Perusahaan

by Muhammad Faisal
7 menit ago
0

Berdasarkan informasi yang didapatkan, Hermen Hulst ungkap studio Bluepoint Games ditutup untuk efisiensi dan masa depan perusahaan.

Spoiler Resident Evil Requiem Capcom

Spoiler Resident Evil Requiem Bertebaran di Internet, Begini Tanggapan Capcom

by Muhammad Faisal
1 jam ago
0

Banyaknya spoiler Resident Evil Requiem bermunculan di internet, pihak Capcom langsung memberikan pengumuman resmi terkait masalah ini.

Bluepoint Games

Sony PlayStation Tutup Studio Bluepoint Games, Ada Apa?

by Javier Ferdano
1 hari ago
0

Dikabarkan bahwa kini Sony tutup Studio Bluepoint Games. Mengapa hal ini terjadi?

Mantan Producer Capcom Monster Strike

Mantan Producer Capcom Habiskan Uang Rp 8,7 Miliar Per Akun di Game Gacha-nya, Kenapa?

by Muhammad Faisal
1 hari ago
0

Salah satu mantan Producer Capcom bercerita bagaimana dia habiskan uang sebanyak Rp 8,7 Miliar per akun di game gacha-nya sendiri....

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

Hermen Hulst Bluepoint Games

Hermen Hulst Ungkap Bluepoint Games Ditutup untuk Efisiensi dan Masa Depan Perusahaan

by Muhammad Faisal
7 menit ago
0

Phil Spencer CEO Xbox Pensiun

CEO Xbox Phil Spencer Pensiun, Diganti Oleh Pakar AI di Microsoft

by Javier Ferdano
18 menit ago
0

Film BioShock 2027

Film BioShock Akan Diproduksi Tahun 2027

by Nadia Haudina
50 menit ago
0

Copilot Diam-diam Ambil Data Pengguna 2026

Copilot Diam-diam Ambil Data Pengguna dari Aplikasi Microsoft

by Bima
54 menit ago
0

Spoiler Resident Evil Requiem Capcom

Spoiler Resident Evil Requiem Bertebaran di Internet, Begini Tanggapan Capcom

by Muhammad Faisal
1 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Februari 2026 di PS2, PS3, PS4, PS5, PC dan Android

by Muhammad Faisal
3 minggu ago
0

Download Game PPSSPP Ukuran Kecil

120+ Game PPSSPP Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Seru dan Tidak Cepat Bosan Tahun 2026

by Muhammad Faisal
3 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
2 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
2 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited