7 Game PS1 Yang Kalian Tak Sadar Pernah Di-Remake

in
Wa

Mulai dari Resident Evil sampai Final Fantasy VII, dari Crash Bandicoot sampai Spyro, lima tahun terakhir ini bisa dibilang zamannya remake game legendaris dari era PS1. Bagi anak-anak yang lahir tahun 90-an, game PS1 memiliki efek nostalgia yang unik dan tidak bisa digantikan, sehingga remake dari game-game tersebut memiliki nilai jualnya tersendiri.

Namun, tahukah kalian bahwa banyak juga game PS1 lain yang pernah diremake, baik akhir-akhir ini ataupun di konsol yang lebih lama? Yuk, kita lihat.


Metal Gear Solid

Kalian semua pasti sudah tahu tentang franchise kebanggaan Zhang Purnama ini. Dimulai dari game pertamanya di PS1, franchise film dengan game stealth gratis ini menjadi salah satu judul game paling terkenal dalam gaming, terlebih lagi Metal Gear Solid 3 di PS2 dan game terbarunya Metal Gear Solid V: The Phantom Pain.

Namun, apakah kalian tahu bahwa Metal Gear Solid pertama di PS1 pernah diremake? Dirilis pada tahun 2004, Metal Gear Solid: The Twin Snakes adalah remake MGS pertama yang dirilis untuk konsol Nintendo Gamecube. The Twin Snakes menghadirkan jalan cerita dan area yang sama dengan MGS1, menggunakan grafik yang diperbarui. Tidak hanya itu, gameplay The Twin Snakes juga diperbarui, menggunakan mekanisme gameplay dari Metal Gear Solid 2 (PS2).

 

Klonoa: Door to Phantomile

Beberapa dari kalian mungkin pernah memainkan game ini di masa kecil kalian. Sebagai game platformer dengan visual ‘unyu’ namun jalan cerita yang gelap, Klonoa memiliki potensi besar untuk membuat anak-anak sedih, trauma, atau keduanya.

Sejak rilis game pertamanya di PS1 pada tahun 1997, Namco terus merilis game Klonoa baru, mulai dari sekuel sampai dengan spinoff Klonoa Beach Volleyball. Namun, pada tahun 2002, Namco berhenti merilis game untuk seri Klonoa. Seri game tersebut lalu mulai kekeringan dengan tidak adanya game baru: sampai tahun 2008, dimana Namco merilis remake dari Klonoa: Door to Phantomile, dengan judul “Klonoa”, yang dirilis untuk Nintendo Wii.

 

Tales of Destiny

Game “Tales of” mana yang pertama kali kalian mainkan? Berseria? Abyss? Symphonia? Apakah kalian tahu bahwa franchise “Tales of” sudah ada sejak era PS1?

Tales of Destiny adalah game kedua dalam seri “Tales of” yang dirilis di PS1 pada tahun 1997 dalam bahasa Jepang, dan 1998 dalam bahasa Inggris. Seperti game Tales of lainnya, Destiny adalah game action RPG dimana pemain mengontrol salah satu anggota party. Berbeda dari Berseria yang menggunakan gameplay full 3D, tiap pertarungan di Tales of Destiny menggunakan sistem side-scrolling.

Hal unik dari Tales of Destiny adalah fakta bahwa game ini diremake tidak hanya sekali, namun dua kali, oleh produser yang sama dan hanya dengan jeda 2 tahun. Pada tahun 2006, Tales of Destiny dirilis ulang untuk PS2, dengan judul yang persis sama. Namun, game tersebut lalu dirilis lagi untuk PS2 pada tahun 2008, di bawah judul “Tales of Destiny: Director’s Cut”.

 

Tony Hawk’s Pro Skater

So here I am, doing everything I can..

Siapa yang tidak ingat game legendaris ini? Bahkan dalam kalangan game bertema olahraga, Tony Hawk’s Pro Skater adalah game yang amat unik. Dalam Tony Hawk’s Pro Skater, pemain berusaha untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin menggunakan kombo trik skateboard. Sebelum adanya THPS, mekanisme kombo kebanyakan dipakai hanya dalam fighting game, dan THPS mengubah hal tersebut.

Sejak seri ini diambil alih oleh Robomodo di tahun 2009, kualitas game THPS mulai menurun seiring waktu, sampai titik dimana THPS 5 dianggap salah satu game terburuk pada tahun rilisnya, yaitu 2015. Namun, THPS kembali dapatkan remakenya pada tahun 2020 atas judul Tony Hawk’s Pro Skater 1+2, yang dirilis untuk PS4, Xbox One, dan PC. Remake ini dibuat oleh Vicarious Visions, yaitu studio di balik remake Crash Bandicoot: N.Sane Trilogy.

 

SaGa Frontier

Di balik franchise JRPG legendaris Final Fantasy, Square Enix juga merilis franchise JRPG lain di era PS1. Keunikan SaGa Frontier dibanding saudaranya yang lebih terkenal adalah “Free Scenario System”, dimana pemain memiliki 7 karakter playable, masing-masing dengan jalan cerita yang berbeda. Pemain bebas memilih karakter mana yang ingin mereka mainkan, sehingga jalan cerita dan gameplay dari SaGa Frontier sangat non-linear.

Baru saja minggu lalu, SaGa Frontier dapatkan remake untuk Android, iOS, Nintendo Switch, PS4, Xbox One, dan juga PC, dengan judul SaGa Frontier Remastered. Remake ini menggunakan gaya visual yang sama dengan SaGa Frontier PS1, dengan fitur-fitur baru seperti satu karakter playable baru, fitur jurnal untuk membaca jalan cerita yang sudah dilalui, dan bagian terpenting: tombol untuk kabur dari pertarungan.

 

Ape Escape

Ape Escape adalah salah satu game terbaik di era PS1 yang belum mendapatkan game baru di 10 tahun terakhir. Ape Escape adalah game 3D platformer dimana pemain dihadapkan dengan sekumpulan monyet di tiap levelnya. Monyet akan kabur dari pemain, dan pemain ditugaskan untuk menangkap monyet-monyet tersebut dengan gadget mereka. Game ini dipuji karena grafiknya yang sangat bagus untuk ukuran PS1, dan gameplaynya yang menggunakan stik analog secara inovatif.

Di tahun 2005, Ape Escape dapatkan remakenya untuk konsol PSP, berjudul Ape Escape: On the Loose. Remake Ape Escape bisa dibilang salah satu remake terburuk dalam artikel ini, karena tidak adanya fitur baru atau bahkan pembaruan UI seperti versi PS2 dari Tales of Destiny. Tidak hanya itu, desain PSP yang hanya memiliki satu analog juga menghilangkan unsur unik Ape Escape.

 

Wild Arms

Di balik kesuksesan legendaris dari Final Fantasy VII, PS1 juga memiliki banyak game JRPG yang berkualitas, namun kalah dari segi popularitas. Salah satunya adalah Wild Arms, yang dirilis oleh Media.Vision pada tahun 1996. Meskipun kalah populer dengan Final Fantasy VII, Wild Arms adalah game yang sukses secara komersial, terlebih lagi di barat, karena Wild Arms adalah salah satu RPG pertama yang dirilis di negara barat di era PS1.

Pada tahun 2005, Wild Arms dapatkan remake untuk PS2, berjudul Wild Arms Alter Code: F. Keunikan dari Alter Code: F adalah skala dari remakenya — pertama, semua grafik 2D diubah menjadi 3D. Setiap dungeon dibuat ulang, dengan puzzle dan gimmick berbeda-beda. Hal terhebat dari remake tersebut adalah karakter barunya — Wild Arms PS1 hanya memiliki tiga karakter playable, sedangkan Alter Code: F tambahkan lima karakter baru!

 

Jadi, dari 7 game di atas, mana saja yang kalian sudah tahu sebelumnya? Atau kalian pernah mainkan remakenya, dan tidak sadar bahwa game tersebut merupakan remake? Silakan diskusikan di kolom komentar.


Untuk membaca artikel tentang PlayStation 1 dan konten-konten menarik lainnya, silakan baca artikel-artikel lain dari saya, Jothias Edbert. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Jothias Edbert

Written by Jothias Edbert

Content Writer @ Gamebrott.com. Sangat hobi bermain game TCG, game gacha, atau game-game klasik era PS1 dan PS2.

Leave a Reply

Avatar

Your email address will not be published.