7 Game Raksasa Paling Dinanti yang Tak Lagi Terdengar Kabarnya

in

Menciptakan maha karya luar biasa dalam industri game tentu tak dapat dilakukan dalam 1 hari satu malam saja, selalu ada proses di dalamnya. Kerja keras para tim developer sangat diperlukan untuk membuat sebuah game yang layak untuk dinikmati atau bahkan layak untuk dipuji. Tentunya, selalu ada kendala didalam proses pembuatan sebuah game, sehingga memerlukan waktu development yang lama, agar game yang diracik tersebut dapat terlahir sebagai sebuah karya yang matang.

Ibarat bang Toyib, diantara banyaknya game yang telah diumumkan pada publik, ada banyak yang tak lagi terdengar kabarnya. Hal tersebut bisa saja terjadi karena game sang developer terkendala dengan masalah tertentu, atau memang mereka sengaja menutup rapat-rapat game yang tengah mereka kembangkan. Dan berikut ini adalah 7 game raksasa paling dinanti yang tak terdengar lagi kabarnya.

7. Dead Island 2



Tak dapat dipungkiri bahwa selain Left 4 Dead, Dead Island jadi sebuah franchise game zombie lain yang juga punya nama besar di jagat industri game. Dengan kesuksesannya tersebut, Techland selaku developer mengumumkan kelanjutan Dead Island 2 sebagai kelanjutan dari seri pertama.

Diumumkan sejak tahun 2014 silam, hingga saat ini Techland masih tak menunjukan detail baru apapun terkait Dead Island 2. Mereka justru membuat franchise zombie baru melalui Dying Light, yang sebentar lagi juga akan masuk pada seri keduanya. Apakah Dead Island 2 masih dikembangkan? ataukah proyek tersebut sekarang telah diberhentikan dan Techland bakal fokus pada franchise Dying Light? semuanya masih mengandung tanda tanya besar.

6. Bayonetta 3



membahas deretan franchise hack n slash yang mampu bersaing dengan Devil May Cry, tentu tak lengkap bila tak memasukan judul Bayonetta di dalamnya. Karena memang Bayonetta & Devil May Cry sama-sama terlahir dari tangan dingin game designer yang sama, yaitu Hideki Kamiya.

Hadirkan tema unik yang dibalut dengan gameplay hack n slash yang solid, Platinum Games terbukti sukses dengan kedua judul Bayonetta yang telah rilis di pasaran. Dengan kesuksesan tersebut, mereka seakan tak ragu untuk melanjutkan seri Bayonetta ke judul ketiganya. Platinum Games akhirnya mengumumkan Bayonetta 3 dengan sebuah teaser singkat pada ajang penghargaan The Game Awards pada Desember tahun lalu.

Namun sayangnya sejak pengumuman tersebut, baik Nintendo selaku Publihser ataupun Platinum Games selaku developer sama sekali tak lagi memberikan detail apapun lagi terkait Bayonetta 3. Platinum Games yang digadang-gadang bakal menunjukan gameplay Bayonetta 3 di 2 pameran dagang game terbesar tahunan – E3 & Tokyo Game Show tahun ini, nyatanya malah tetap “menyembunyikan” Bayonetta 3.

5. Wild



Diumumkan pertama kali di ajang Gamescom di tahun 2014 silam, Wild menuai beragam hype yang cukup positif, ia muncul bagaikan angin segar untuk PlayStation 4. Dimana saat itu PlayStation 4 masih jadi sebuah console muda dengan game exclusive yang masih sedikit. Banyak gamer tertarik dengan konsep unik yang ditawarkan oleh Wild, ia bahkan diprediksi bakal mampu bersaing dengan Far Cry Primal racikan Ubisoft yang memiliki konsep serupa.

Digadang-gadang bakal rilis 1-2 tahun setelah pengumuman, Wild nyatanya hingga kini tak ada kabar bagaikan ditelan bumi. Baik Sony maupun Sutradara dari game tersebut – Michel Ancel hingga saat ini masih tak memberikan kabar apapun terkait Wild. Pada laman official PlayStation, Wild saat ini masih dalam tahap pengembangan, mungkinkah game tersebut bakal dirilis untuk platform PlayStation 5 di masa depan? Who knows, let’s wait & see.

4. Final Fantasy VII Remake



Hadirkan gameplay yang solid, soundtrack yang ciamik, & dibalut dengan storyline yang memorable, Final Fantasy VII sukses membekas di hati para gamer 21 tahun silam, bahkan hingga saat ini. Kesempatan untuk mencicipi mahakarya tersebut di platform next gen tentunya sangat diimpikan oleh para gamer, dan Square Enix coba mengabulkan hal tersebut dengan pengumuman Final Fantasy VII Remake di tahun 2015 silam.

Pada tahun tersebut sebenarnya Final Fantasy VII masih dalam tahap pegembangan yang cukup dini, Square Enix yang diwakili oleh Tetsuya Nomura mengatakan bahwa pihak mereka mengumumkan Final Fantasy VII terlalu awal.  Digadang-gadang bakal memperlihatkan detail baru & tanggal rilis, nyatanya Final Fantasy VII Remake justru absen pada E3 & Tokyo Game Show tahun ini. Tak memberikan kabar apapun sejak trailer terakhir yang dirilis 3 tahun silam, di tahun ini Square Enix juga sama sekali tak memberikan kabar apapun, mereka hanya mengatakan bahwa game tersebut saat ini masih dalam tahap pengembangan.

3. The Avengers



Telah resmi jalin kerja sama, kini akhirnya Square Enix & Marvel tengah menggarap sebuah proyek game superhero ambisiusnya yang berkode “The Avengers Project“. Sebuah teaser singkat yang telah dirilis oleh Marvel pada awal tahun 2017 silam, telah mampu membangun hype yang sangat luar biasa.

Banyak yang menantikan informasi & detail terbaru terkait game The Avengers terbaru ini pada E3 & Tokyo Gameshow tahun 2017 lalu, namun Square Enix tetap menyimpan proyek tersebut rapat-rapat. Begitu pula ditahun ini, The Avengers yang telah dinantikan kehadirannya di 2 pameran dagang game terbesar di dunia tersebut lagi-lagi tepaksa harus absen. Hingga kini Square Enix benar-benar “menyembunyikan” proyek ambisiusnya tersebut dan tak memberikan kabar maupun detail apapun terkait game The Avengers.

2. Mount & Blade 2: Bannerlord



Mount & Blade jelas sebuah judul yang tak asing bagi para pecinta strategy – medieval RPG, ia terkenal sebagai sebuah franchise dengan gameplay adiktif. Dimana kalian tak hanya menggunakan strategi ala Stronghold Crusader saja, namun juga turut terlibat langsung dalam pertempuran. Pada tahun 2012, TaleWorlds selaku developer dari franchise Mount & Blade akhirnya mengumumkan kelanjutan dari franchisenya tersebut.

Mereka akhirnya mengumumkan Mount & Blade 2: Bannerlord, TaleWorlds rencananya akan merilis game tersebut di tahun 2014, namun tak jadi karena masih dalam masa pengembangan. TaleWorlds akhirnya mengundur jadwal perilisan kembali mengundur jadwal perilisan ke tahun 2015, namun kembali lagi tak jadi, mereka undur lagi ke 2016 masih juga tak jadi juga, undur lagi ke tahun 2017 dan tak jadi lagi.

Akhirnya mereka berencana merilis Mount & Blade 2: Bannerlord 2 di tahun 2018 ini, namun tampaknya akan kembali lagi diundur entah sampai kapan. Pihak TaleWorlds masih hanya mengawang-awang dan belum memberikan jadwal rilis pasti terhadap game ambisiusnya tersebut. Namun ambil saja sisi baiknya, dimana TaleWorlds tak memaksakan waktu rilis gamenya dan menggunakan masa pengembangan sebaik mungkin agar gamenya mampu tampil prima, kita tunggu saja nanti.

1. Deep Down



Ciptakan antusiasme yang begitu luar biasa saat awal diperkenalkan 5 tahun silam, pada awal eksistensi PlayStation 4 tepatnya. Deep Down yang disongkong Panta Rhei Engine benar-benar mampu hadirkan grafis yang sangat menawan di tahun tersebut. Dengan elemen gameplay RPG ala Dark Souls yang terlihat solid & sinematik, Deep Down seolah menjadi sosok primadona yang dinantikan oleh para gamer. Namun ibarat seorang gadis yang “menggatungkan” pria yang mengaguminnya, Deep Down justru menghilang tanpa kabar & kepastian sejak 3 tahun silam, setelah memperlihatkan gameplay terakhirnya.

Hal itu mungkin saja terjadi, mengingat hak merek dagang dari Deep Down yang dimiliki oleh Capcom telah habis waktu pada tahun 2016 silam. Namun pada Juni lalu telah tersebar sebuah dokumen yang menyatakan bahwa, pihak Capcom telah memperpanjang hak merek dagang Deep Down di tahun 2017 silam.

Itu artinya, Capcom akan memiliki waktu hingga tahun 2020 untuk merilis Deep Down ke pasaran, besar kemungkinan mereka masih mengembangkan Deep Down agar mampu tampil dengan performa paling optimal pada PlayStation 4. Namun tetap saja, hingga kini Capcom tak pernah memberikan klarifikasi maupun detail apapun terkait game ambisiusnya tersebut.

Itulah ketujuh game raksasa paling dinanti yang tak lagi terdengar kabarnya, semoga cepat atau lambat deretan game diatas tersebut dapat rilis ke pasaran. Sangat lama untuk rilis tak masalah, asalkan game tersebut telah terdevelop dengan matang, sehingga mampu tampil dengan kualitas terbaik. Manakah yang paling kalian nantikan?


Baca juga Listicle atau artikel menarik lainnya dari Author.

Ernard Anky

Written by Ernard Anky