7 Game Tembak Tembakan Terkeren yang Populerkan Fitur “Bullet Time”

2155923 Maxpayne3nyscreens0010

Bullet-Time atau biasa juga disebut sebagai frozent moment, dead time, flow motion, dan time slice merupakan salah satu visual efek yang cukup populer. Dimana suatu karakter atau objek bergerak dengan cepat namun didampingi oleh efek slow motion. Umumnya, efek ini digunakan untuk memperlihatkan aksi yang bergerak dengan cepat namun tetap memperlihatkan setiap detail gerakannya.

Efek Bullet-Time sebenarnya sudah lama digunakan di dunia perfilman. Salah satu contohnya seperti film The Matrix (1999) yang dianggap sebagai film yang mempopulerkan efek Bullet-Time untuk pertama kalinya. Berkat kepopulerannya, efek tersebut pun akhirnya diadaptasi kedalam media video game yang tentunya menciptakan suatu mekanisme gameplay yang unik dan juga terlihat keren.

Video game yang memanfaatkan fitur Bullet-Time umumnya merupakan game bergenre “tembak-tembakan” seperti genre action adventure, First-Person Shooter, atau Third-Person Shooter. Biasanya, fitur tersebut juga ditambahkan hanya sekedar untuk gimmick saja agar memiliki kesan yang spesial dan berbeda dari game lainnya. Namun, tak sedikit juga developer yang justru memanfaatkan fitur Bullet-Time sebagai bagian dari plot atau cerita game itu sendiri.

Sebagai contohnya, berikut 8 game tembak-tembakan terbaik dengan fitur Bullet-Time.

1. Vanquish

Vanquish dapat dikatakan sebagai salah satu game karya Platinum Games yang cukup underated. Meskipun begitu, game yang dikembangkan oleh Shinji Mikami yang dikenal sebagai kreator dari seri Resident Evil dan Devil May Cry ini memiliki gameplay yang cukup unik dan menarik. Hal tersebut membuat Vanquish terkadang masih menjadi bahan perbincangan di kalangan komunitas gamer.

Game ini juga memanfaatkan fitur Bullet-Time dengan baik dimana nantinya karakter dapat melakukan gerakan lincah seperti melompat dan meluncur dengan cepat yang didapmpingi oleh efek slow motion. Bahkan dengan sistem gameplaynya yang unik tersebut membuat Vanquish dianggap sebagai salah satu game Third-Person Shooter yang revolusioner pada masanya.

2. My Friend Pedro

Perpaduan antar genre side scroller dan shoot em’ up yang dipadukan dengan efek Bullet-Time membuat game yang bertajuk My Friend Pedro ini memiliki keunikan tersendiri. Perpaduan tersebut juga terbilang cukup kohesif ditambah dengan artsyle yang menarik membuat game karya DeadToast Entertainment ini mendapat banyak apresiasi dari para penggemar game indie.

My Friend Pedro juga menyajikan sedikit mekanisme parkour seperti gerakan meloncat, meluncur, menghindar peluru dan sebagainya. Gerakan-gerakan tersebut juga dapat digunakan bersamaan dengan mekanisme Bullet-Time sehingga membuat aksi gameplay yang lebih seru. Bahkan penggabungan tersebut juga dapat menjadi penentu skor di setiap akhir level. Jadi, kreatifitas dan ketangkasan pemain merupakan penentu untuk mencetak skor yang tinggi.

3. Call of Juarez: Gunslinger

Sepertinya, game bertemakan western memang tidak sepopuler dengan tema lainnya yang lebih modern. Namun, Call of Juarez merupakan salah satu penyumbang yang cukup populer dalam genre tersebut. Hadirnya berbagai pilihan senjata kuno semacam pistol revolver, senapan lever-action, dan Double-Barrel Shotgun membuat seri Call of Juarez memiliki keistimewaan tersendiri dibanding game-game FPS pada umumnya.

Sama halnya dengan seri terdahulunya, Call of Juarez: Gunslinger juga mengadaptasi fitur Bullet-time yang dinamakan “Consentration Mode“. Namun, yang membedakannya, kali ini ditambahkan sedikit mekanisme terbaru dalam fitur Constentration Mode seperti falls and door breaches dimana fitur akan aktif secara otomatis pada skenario tertentu seperti ketika karakter membuka pintu atau ketika karakter melompat dari tempat tinggi.

Selain itu, ada juga fitur Sense of Death dimana apabila HP sudah hampir habis, nantinya game akan masuk kedalam mode slow motion. Kemudian pemain akan diberi kesempatan untuk menghindar dari peluru musuh dengan berpaling ke arah kanan atau kiri. Apabila berhasil menghindar, maka game akan terus berjalan, namun apabila pemain gagal menghindar maka akan dinyatakan Game Over.

4. Superhot

Superhot sepertinya merupakan satu-satunya game yang memanfaatkan fitur Bullet-Time yang berbeda dari game lainnya. Sesuai dengan deskripsi utamanya, Superhot merupakan game FPS dimana waktu akan berjalan hanya saat pemain bergerak. Memang terdengar cukup simpel, namun justru hal tersebut justru menjadikannya sebagai salah satu game FPS yang paling inovatif.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, waktu di dalam game hanya berjalan ketika karakter melakukan gerakan seperti berjalan, lompat dan menembak. Jadi, selagi waktu berhenti, pemain dapat menyusun strategi penyerangan dan menghindar dari serangan musuh. Selain itu game juga menyajikan beragam senjata yang dapat digunakan seperti pistol, gelas kaca, pisau, ataupun pedang sekalipun yang masing-masing memiliki kegunaannya tersendiri tergantung kondisi dan juga playstyle dari masing-masing pemain.

5. Red Dead Redemption

Tak hanya seri Call of juarez, Red Dead Redemption juga merupakan salah satu game yang menyumbang sebagai game dengan tema western. Namun, yang membuat game ini populer yaitu dari developernya, Rockstar Games yang dikenal sebagai kreator dari seri Grand Theft Auto. Jadi tak heran apabila banyak gamer yang menyebut Red Dead Redemption sebagai game “GTA zaman koboi”.

Salah satu keunikan dari game ini yaitu terletak pada sistem combatnya. Secara umum, memang terlihat seperti game Third Person Shooter pada umumnya. Namun, Rockstar menambahkan fitur Bullet-Time yang dijuluki sebagai Dead Eye. Terlebih pada sekuelnya yaitu Red Dead Redemption 2 dimana terdapat tambahan unik dalam fitur Dead Eye seperti sistem upgrade untuk memilih target secara manual dan dapat melihat weakspot atau titik kelemahan musuh.

6. F.E.A.R.

Seri game FEAR merupakan salah satu game yang sering kali dikenal dalam mempopulerkan genre Action/Horror. Sajian atmospherenya yang menegangkan dipadu dengan aksi FPS yang menarik merupakan salah satu aspek yang sering kali diapresiasi dari game karya Monolith Studio ini.

Namun, yang menjadi poin utama dari seri FEAR adalah gameplaynya yang sangat mengedepankan fitur Bullet-Time. Fitur tersebut pun tak hanya sekedar sebagai gameplay saja, namun saat pemain mengatifkan Bullet-Time, akan terlihat setiap detail secara terperinci seperti kertas yang beterbangan, peluru yang meluncur, darah dari musuh yang bercucuran dan sebagainya yang membuat game menjadi semakin imersif. Ditambah lagi dengan aspek horrornya yang tentunya membuat game menjadi lebih menegangkan.

7. Max Payne

Berbicara mengenai Bullet-Time pastinya Max Payne menjadi salah satu alasan utamanya. Hal tersebut karena banyak yang menganggap bahwa kepopuleran mekanisme Bullet-Time dalam video game berawal dari game karya Remedy Entertainment yang satu ini. Berkat fiturnya yang inovatif tersebut membuatnya masih menjadi inspirasi bagi banyak game shooter lainnya.

Tak hanya sebagai fitur, sistem Bullet-Time pada game Max payne juga menyatu secara kohesif dengan tema dari gamenya yang memiliki latar neo-noir. Sehingga tak heran apabila suasana atmosphere dan cerita dalam game ini cukup serupa dengan film-film bergenre crime/thriller yang dimana memang menjadi inpirasi utama dalam gamenya.


Itulah beberapa game tembak tembakan terbaik dengan fitur Bullet-Time yang sangat unik dan asyik. Dari list di atas, tak sedikit game yang ingin juga mulai memodifikasi fitur tersebut dengan sejumlah gimmick demi memberi pengalaman bermain berbeda. Sehingga tentu tak mengherankan bila ke depannya, fitur Bullet-Time dapat terus berevolusi dalam berbagai banyak eksekusi.


Baca juga artikel-artikel serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Exit mobile version