8 Game Sadis Paling Kontroversial yang Pernah Ada


Follow Us

WARNING:

Graphic Content
Potential Spoiler

Saat ini, banyak sekali judul game yang kita kenal di pasaran. Masing-masing memiliki genrenya sendiri, mulai dari Strategy, FPS, Sport, Simulator, dan lain sebagainya. Meskipun berbeda-beda, pada dasarnya semua video game dibuat dengan tujuan entertainment atau hiburan.

Nulis artikel dibayar

Supaya dapat memberikan hiburan yang sempurna kepada para gamer, banyak developer berlomba-lomba untuk membuat game mereka dengan semenarik mungkin. Salah satu hal yang sering digunakan sebagai bumbu untuk menjadikan sebuah game lebih menarik adalah unsur kekerasan.

Tetapi, terkadang unsur kekerasan yang dimasukkan ke dalam sebuah game dianggap terlalu melampaui batas. Sehingga, tak jarang menimbulkan kontroversi. Bahkan, sampai ada negara yang melarang peredaran sejumlah game yang mengandung kekerasan di dalamnya.

Sebenarnya, seperti apakah kekerasan yang ditampilkan dalam game sampai-sampai menimbulkan kontroversi? Berikut ini kami telah memilih 8 video game dengan unsur kekerasan paling sadis versi Gamebrott.


1. Grand Theft Auto

Untuk game yang ada di urutan pertama ini sepertinya tidak menerlukan banyak penjelasan. Karena memang game satu ini sangat erat kaitannya dengan kekerasan. Membunuh, menabrak pejalan kaki, serta menembak orang-orang tidak bersalah menjadi contoh kecilnya.

Jika mau contoh yang lebih spesifik lagi, kita dapat mengambil salah satu misi dalam Grand Theft Auto V di mana kamu ditugaskan untuk menginterogasi seseorang. Letak kesadisannya adalah ketika kamu diharuskan melakukan penyiksaan guna menggali informasi. Beberapa bentuk penyiksaan yang dapat dilakukan di antaranya adalah menyengat dengan arus listrik, memukul dengan kunci inggris, serta mencabut gigi secara paksa.

BACA JUGA  Simak Aksi Gila V & Dante Dalam Trailer Gameplay Terbaru Devil May Cry V!

2. Hatred

Hatred merupakan sebuah game di mana tokoh utamanya adalah seorang pembunuh yang ingin menghabisi siapa saja tanpa terkecuali, termasuk warga sipil. Melalui sudut pandang isometrik, kamu diberikan kebebasan untuk membantai para manusia tidak bersalah. Dirilis melalui Steam, game ini sempat hilang dari peredaran akibat konten kekerasannya. Namun, akhirnya game tersebut kembali tersedia di Steam hingga sekarang.


3. Carmageddon

Mengendalikan mobil sambil beradu cepat di lintasan balap mungkin akan terasa biasa saja. Namun, bagaimana jadinya bila balapan tersebut disertai dengan aksi menabrak orang? Hal inilah yang akan kamu temukan dalam Carmageddon. Akibat unsur kekerasan seperti itu, game tersebut sukses menimbulkan kontroversi. Bahkan, sempat dilarang peredarannya di Inggris selama beberapa waktu sampai kontennya dibuat sedikit lebih manusiawi.


4. Mortal Kombat

Bagi para penggemar game fighting, Mortal Kombat selalu menjadi judul yang tak boleh dilewatkan. Dalam game ini, kekerasan tentu saja menjadi sebuah unsur yang tidak mungkin dipisahkan. Perkelahian yang disajikan di dalamnya selalu melibatkan aksi-aksi sadis. Setiap kebrutalan yang terjadi dalam game ini bahkan ditampilkan dengan sangat jelas secara visual, sehingga terkadang membuat sebagian orang merasa takut melihatnya. Sebagai contoh, dapat kamu simak dalam video di bawah ini.


5. Call of Duty: Modern Warfare 2

Para penggemar genre FPS pasti mengenali game satu ini. Sebagai game yang dipenuhi aksi tembak menembak, sudah pasti Call of Duty: Modern Warfare 2 mengandung unsur kekerasan yang kental. Akan tetapi, adegan yang benar-benar menunjukkan kekerasan hingga menimbulkan kontroversi terdapat pada salah satu misinya yang berjudul “No Russian”.

Dalam misi yang telah disebutkan di atas, kamu akan diajak untuk membantai warga sipil tak berdosa. Misi tersebut diawali dengan adegan empat orang (termasuk karakter yang kamu mainkan) keluar dari lift di sebuah bandara. Tak lama kemudian, salah satu NPC segera memberondongkan pelurunya ke arah kerumunan orang banyak. Sambil berjalan, kamu dapat melihat sendiri bagaimana para warga sipil baik pria maupun wanita tergeletak bersimbah darah di lantai bandara.


6. Postal 2

Judul selanjutnya yang masuk dalam daftar ini adalah Postal 2, sebuah game yang memungkinkan kamu untuk membunuh dan mencabik-cabik mayat orang sampai hancur. Tak cuma itu, kalau belum puas kamu juga dapat mengencingi mayat yang sudah berkeping-keping. Sungguh perbuatan yang tidak manusiawi bukan? Untungnya, hal itu hanya terjadi dalam game.


7. Manhunt

Manhunt merupakan sebuah game yang menyajikan banyak adegan kekerasan. Terutama saat melakukan gerakan-gerakan untuk mengeksekusi lawan. Menusuk orang dengan pisau atau memukul orang dengan martil dan cipratan darah serta tulang tengkorak yang remuk merupakan hal wajar dalam game ini.

BACA JUGA  Microsoft Store dan Playstation Store Rilis Detail Informasi Game Resident Evil 2 Remake

Pada tahun 2004, Manhunt pernah menjadi kambing hitam atas terbunuhnya seorang anak remaja berusia 14 tahun di Inggris. Selain itu, konten kekerasan yang disajikan di dalamnya juga sudah cukup untuk dijadikan alasan oleh pemerintah Selandia Baru guna melarang peredaran game ini. Bukan hanya sampai di situ saja, seri kedua dari game ini juga sukses melanjutkan kontroversi yang sudah ada sebelumnya.


8. Chiller

Chiller merupakan sebuah game lawas yang dirilis pada tahun 1980-an. Dalam game ini, kamu dapat menyiksa tawanan yang ada pada setiap level. Siksaan yang kamu berikan dapat sangat sadis hingga para tawanan kehilangan anggota tubuh mereka. tanpa perlu panjang lebar, sepertinya gambar di bawah ini sudah cukup untuk menjelaskan semuanya.


Itulah tadi 8 Game Sadis Paling Kontroversial versi Gamebrott. Apabila kamu punya saudara atau adik yang masih di bawah umur, sebaiknya jauhkan mereka dari game-game di atas.


Like it? Share with your friends!

Di Gamebrott COMMUNITY Nulis artikel GAMING dibayarGIVE ME MONEY !
+