Leaker Call of Duty Diminta Berhenti – Baru-baru ini dikabarkan bahwa Activision meminta seorang leaker yang terkenal di komunitas Call of Duty untuk untuk berhenti menebarkan informasi rahasia terkait game tersebut. Menurutnya, meskipun bocoran yang diberikan salah, hal ini tetap dianggap merugikan baik untuk developer sendiri juga ekpektasi penggemar. Namun, apa yang sebenarnya melatarbelakangi penegasan ini? Yuk, simak kronologinya.
Activision Minta Leaker Call of Duty Stop Beri Bocoran

Pengguna Twitter/X @TheGhostOfHope merupakan seorang leaker kenamaan di komunitas Call of Duty dan sudah kerap memberikan bocoran-bocoran mini mengenai game tersebut. Kilas balik ke kejadian bulan lalu, Hope mengklaim bahwa “sumber”nya mengatakan Activision punya rencana awal ingin menjadikan Call of Duty: Modern Warfare 4 sebagai judul peluncuran konsol Xbox generasi berikutnya, tapi rencana itu ditunda.
Dengan adanya penundaan itu, muncul ide untuk merilis dua game Call of Duty secara bersamaan dengan Xbox baru. Dua game tersebut adalah game multiplayer Call of Duty seperti biasa, dan satu lagi game Zombies standalone yang kemungkinan digarap oleh Treyarch.
Dan bocoran ini tentu membuat para fans antusias. Akan tetapi, pihak COD langsung membantah rumor dari Hope melalui sebuah cuitan “pabrik rumor yang sedang lembur. Kabar itu tidak benar.”
Ternyata, sang leaker justru menanggapi bantahan itu. Hope menyindir bahwa strategi PR seperti ini justru membuat para leaker terlihat bodoh di awal, tetapi orang akan lupa ketika informasi tersebut ternyata benar beberapa tahun kemudian.
Dan pada 4 Maret kemarin, Hope mengatakan bahwa Activisioon secara legal meminta dirinya untuk menghentikan aktivitas bocor-bocorin informasi. Hope setuju untuk mematuhi permintaan tersebut tapi dia tetap akan aktif berdiskusi tentang informasi resmi Call of Duty atau topik lain yang tidak terkait bocoran.
Mengejutkannya, akun resmi Call of Duty juga menanggapi beberapa diskusi dari kreator konten dan akun komunitas. Ketika ada yang bertanya apakah tindakan Activision itu berarti bocoran Hope benar, pihak Call of Duty menjawab bahwa tidak semua leak itu akurat.
Namun mereka menegaskan bahwa bahkan bocoran yang salah pun tetap merugikan karena bisa memengaruhi ekspektasi pemain dan berdampak pada tim yang sedang mengembangkan game.
Pernyataan itu menuai berbagai reaksi dari komunitas. Ada yang mengatakan bahwa Activision ini lebay dan ada juga yang memberi kritik bahwa trailer hype dan iklan yang dianggap menyesatkan lebih merugikan pemain dibanding leak.
Kehadiran leaker ini sudah menjadi bagian dari komunitas Call of Duty sejak lama. Dan karena langkah Activision kali ini cukup mengejutkan, tak heran leaker lain jadi turut khawatir.
Menurut kalian gimana, brott?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Sofie Diana. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
















