Add-On Gameboy, Workboy Akhirnya Ditemukan Setelah Hilang Selama 28 Tahun

in , ,
Source: Liam Robertson - Did You Know Gaming?
Source: Liam Robertson - Did You Know Gaming?

Seiring perkembangan teknologi, banyak perusahaan khususnya industri gaming yang berlomba-lomba untuk menciptakan inovasi baru untuk memberikan pengalaman bermain yang berbeda. Sayangnya, tidak sedikit dari inovasi tersebut berkesan hanya sebagai gimmick semata sehingga banyak ide-ide yang akhirnya gagal dan tidak diteruskan. Salah satu contoh dari kegagalan tersebut adalah Workboy yang merupakan Add-On dari konsol handheld buatan Nintendo yaitu Gameboy. Kegagalan ini membuat Add-On tersebut tidak diproduksi banyak sehingga menjadi langka, bahkan kini dijadikan buruan bagi para kolektor.

Setelah gagal diluncurkan, Workboy dikabarkan menghilang tanpa jejak selama 28 tahun. Namun, belakangan ini Add-On tersebut akhirnya kembali muncul bahkan dalam keadaan bekerja dengan baik. Seorang jurnalis dan kolektor game Liam Robertson membagikan pengalamannya dalam melacak keberadaan Workboy melalui channel Youtube Did You Know Gaming?.

Workboy pertama kali diumumkan pada tahun 1992 pada acara press event dan juga sempat ditampilkan sebagai iklan di televisi. Namun setelah itu, Workboy tiba-tiba saja menghilang tanpa kabar. Add-On ini diproduksi oleh perusahaan Fabtek yang sekarang sudah berhenti beroperasi. Namun, Robertson telah berhasil bertemu dengan perancang dari Workboy yaitu Eddie Gill dan mantan pemilik perusahaan Fabtek yaitu Frank Ballouz.

Ballouz menjelaskan bahwa hanya ada dua Workboy yang pernah diproduksi. Salah satunya disimpan oleh Ballouz sendiri dan yang lainnya mungkin saat ini tersimpan di “gudang” Nintendo. Namun, Ballouz saat itu tidak memiliki Gameboy untuk mencoba alat tersebut sehingga ia mengirimkannya ke Robertson.

WorkBoy
WorkBoy

Add-On tersebut awalnya tidak bisa digunakan karena memerlukan cartridge khusus untuk dijalankan. Untungnya, software pada cartridge tersebut berhasil ditemukan berkat kebocoran data Nintendo yang terjadi beberapa tahun yang lalu. Robertson kemudian meng-install software tersebut kedalam cartridge dan usahanya pun tidak sia-sia karena setelah diuji masih bekerja dengan baik.

Workboy sendiri merupakan alat berbentuk keyboard yang dapat disambungkan ke konsol Gameboy. Add-On ini bertujuan sebagai alternatif bagi orang yang tidak memiliki komputer pribadi karena saat itu harga komputer cukup mahal. Workboy memiliki beberapa aplikasi dan fitur yang bisa dijalankan seperti kalkulator, jam, kalender, termometer, buku telepon, peta dunia dan masih banyak lagi. Awalnya, alat ini akan dibanderol dengan harga sekitar 80$-90$. Namun, Ballouz memutuskan untuk menghentikan produksinya karena saat itu Nintendo berniat untuk memotong harga dari Gameboy sehingga membuat harga Workboy menjadi lebih mahal daripada konsolnya.

Gill sendiri selaku perancang Workboy sebenarnya berniat untuk mengembangkan lebih lanjut fitur dari Workboy seperti mengirim e-mail, browsing internet dan menulis dokumen tetapi keinginan Gill tidak sempat terealisasikan. Namun hal ini mungkin akan menjadi inspirasi bagi perusahaan gaming lainnya dalam menciptakan inovasi baru untuk kedepannya.


Baca juga artike-artikel lainnya terkait Nintendo serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

 

Lauda Ifram

Written by Lauda Ifram

Enjoy gaming but suck at it.