Alasan Film The Last of Us Versi Sam Raimi Batal karena Eksekutif Ingin Filmnya seperti World War Z

Film The Last of Us Versi Sam Raimi

Film The Last of Us Versi Sam Raimi – Tidak lama lagi adaptasi seri TV The Last of Us akan segera tayang di platform layanan streaming HBO pada awal Januari 2023. Adaptasi ini akan menceritakan kembali apa yang ada di game TLoU pertama dengan beberapa improvisasi sesuai dengan format serial TV pada umumnya.

Namun sebelum ada seri TV ini, dulunya adaptasi tersebut dibuat dalam format film yang bersama dengan pembuat film horror ternama, yaitu Sam Raimi. Pada akhirnya adaptasi tersebut dibatalkan.

Dan baru-baru ini terungkap alasan kenapa adaptasi film The Last of Us ini dibatalkan. Apa yang menjadi alasan adaptasi tersebut dibatalkan? Yuk, kita cari tahu bersama!

Eksekutif Ingin Filmnya seperti World War Z Menjadi Penyebab Adaptasi Film The Last of Us Versi Sam Raimi Dibatalkan

Film The Last of Us versi Sam Raimi dibatalkan karena adanya masalah internal dengan eksekutif

Proyek adaptasi film TLoU versi Sam Raimi ini sebenarnya sudah dimulai sejak lama. Dan pada tahun 2016 yang lalu, proyek tersebut akhirnya dibatalkan. Pada waktu itu belum ada konfirmasi jelas alasan kenapa adaptasi film dari game populer ini dibatalkan. Namun berdasarkan informasi yang diungkap oleh publik, ada masalah pada perbedaan ide kreatifitas saat proyek tersebut dijalankan.

Beberapa tahun kemudian dan menjelang adaptasi TV Series TLoU sudah mulai dekat penayangannya, telah terungkap kenapa film versi Sam Raimi dibatalkan. Berdasarkan hasil interview The New Yorker dengan Neil Druckmann selaku kreator game The Last of Us mengungkap alasan utama kenapa adaptasi film TLoU versi Sam Raimi dibatalkan karena adanya isu dengan Studio Eksekutif pada proyek tersebut.

Sam Raimi

Menurut Druckmann, pihak eksekutif ingin meminta secara konstan pada beberapa aspek untuk adaptasi filmnya menjadi sesuatu yang ‘besar’ dan ‘seksi’. Maskudnya disini adalah mereka ingin film yang memiliki kualitas seperti film World War Z. Sementara itu Druckmann ingin adaptasinya seperti film No Country for Old Man karena ada estetika tersendiri menurut dia.

Tidak Cocok Dijadikan Format Film

Adaptasi TV Series TLoU

Dia juga menjelaskan kalau adaptasi film tersebut benar-benar terjadi, Druckmann khawatir durasi film selama 2 jam untuk menceritakan adaptasi dari game TLoU tidak akan cocok. Itu karena game tersebut sendiri memiliki setidaknya durasi bermain selama 15 jam. Dan pada akhirnya proyek tersebut dibatalkan dan Druckmann menunda adaptasi tersebut sampai pada akhirnya pihak PlayStation’s Carter Swan bersama Craig Mazin (Direktur Film dan pembuat cerita Chernobyl) menghubunginya.

Neil Druckmann percaya diri bahwa adaptasi ini akan menjadi adaptasi film dari game terbaik menurutnya. Dia sangat senang bekerja sama dengan Mazin dan mengatakan adaptasi seri TV TLoU akan menjadi “The Best, most authentic game adaptation“.

Meskipun begitu dia mengakui adaptasi ini tidak memiliki standar tinggi bagi beberapa orang mengingat banyak adaptasi film dari video game yang lalu selalu gagal. Sementara itu Mazin menambahkan bahwa dia kebetulan mengambil adaptasi film dari video game yang memiliki “cerita terbaik” untuk bisa diadaptasikan. Hal ini memberikan keuntungan bagi dirinya sendiri melebihi dari adaptasi lainnya.

Christine Hakim Terlibat di Serial TV The Last of Us HBO

Aktris senior asal Indonesia Christine Hakim akan muncul di TV Series TLoU?

Berbicara mengenai Serial TV The Last of Us HBO, salah satu aktris senior asal Indonesia, yaitu Christine Hakim terlihat akan hadir pada adaptasi ini. Melalui sebuah video trailer terbaru, Christine Hakim terlihat sedang memerankan seorang peneliti yang menemukan semacam parasit jamur. Untuk mengetahui lebih lanjut, kalian bisa baca selengkapnya melalui artikel Gamebrott di sini.

Itulah informasi mengenai adaptasi film The Last of Us versi Sam Raimi dibatalkan karena eksekutif ingin film tersebut seperti World War Z. Tidak heran sih jika adaptasinya dibatalkan karena TLoU sendiri bukan seperti film yang diinginkan oleh pihak eksekutif lama proyeknya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait The Last of Us Part 1 atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Exit mobile version