Amazon Membuat Platform Cloud Gaming Mereka Sendiri yang Diberi Nama Luna

in , , , ,

Ketika sedang hanga-hangatnya pembicaraan tentang konsol Next-Gen yaitu PS5 dan Xbox Series x yang memiliki 2 versi yaitu Blu-ray Disk dan digital, kita seakan lupa kalau sebelumnya ada segmen game yang mungkin perlahan mulai terlupakan yaitu Cloud Gaming.

Cloud Gaming menawarkan fitur-fitur yang sangat menarik, dimana kalian hanya perlu membayar membership bulanan saja untuk bisa menikmati semua game yang tersedia pada platform Cloud Gaming tersebut. Keunggulan lainnya dari Cloud Gaming adalah kalian tidak perlu memiliki spesifikasi hardware yang mumpuni untuk menjalankan game-game yang ada dengan nyaman

Tapi mungkin jika dibilang kekurangan ada di sisi internet yang mengharuskan kita memiliki koneksi yang stabil dan lumayan cepat untuk dapatr menikmati permainan dengan nyaman karena kembali lagi, ini adalah cloud gaming yang pada dasarnya kita hanya “men-streaming” apa yang di tampilkan dari hardware yang disediakan platform tersebut..

Pada awalnya kita dikejutkan dengan hadirnya Google Stadia, Xbox xCloud, dan NVIDIA GeForce Now sebagai platform yang bisa dibilang memiliki nama besar di dunia game. Tetapi kali ini ada kabar terbaru terkait cloud gaming, yaitu Amazon yang ikut bergabung di industri Cloud Gaming dengan platformnya yang bernama “Luna”.

Tepat pada 24 September 2020, Amazon mengumumkan perilisan Luna sebagai platform Cloud Gaming mereka, Amazon menggunakan teknologi AWS mereka dan akan terintegrasi penuh dengan Prime Gaming. Pendaftaran sementara tersedia untuk PC, Mac, Fire TV, iPhone, dan iPad, untuk versi Android katanya akan ada pada pembaruan mendatang.

LUNA CONTROLLER

Amazon sendiri tidak memiliki dedicated hardware tambahan untuk menjalankan Luna, karena perusahaan menginginkan kita menggunakan semua perangkat yang kita punya. Seperti Google Stadia, Luna juga meiliki Controllernya sendiri, jika kita melihat controllernya, tentu seketika kita tahu bahwa controller Luna ini terinspirasi sekali dengan controller dari Google Stadia, hanya saja berbeda aksen warna yang dimana lebih ke hitam dan ada ungu pada Led ungu di tengan controllernya.

Controller tersebut juga terintegrasi dengan Alexa yang akan bisa digunakan untuk berpindah ke layar lainnya hanya dengan menggunakan perintah suara. Controllernya akan dijual dengan harga $50 selama fase early access.

Library Game Lebih dari 100 Judul

Dengan biaya berlangganan sebesar $5,99/bulan, kalian akan mendapatkan koleksi game yang banyak dan menarik, Amazon bilang Luna memiliki lebih dari 100 Game yang ada untuk kalian mainkan. Beberapa game yang ada dapat dimainkan dengan grafik 4K 60 fps, tentunya judul-judul game besar seperti Resident Evil 7, Control, Panzer Dragoon, A Plague Tale: Innocence,, GRID dan masih banyak lagi.

Karena Amazon bermitra dengan Ubisoft, tentunya ini akan memastikan judul-judul game dari Ubisoft akan lebih cepat di tambahkan pada library. Mungkin kekurangannya Luna ini pada fase awalnya hanya mencakup Amerika Serikat sebagai negara yang bisa mencobanya, mudah-mudahan di masa depan bisa lebih banyak negara yang bisa menggunakan layanan cloud gaming dari Amazon tersebut termasuk indonesia.


Baca juga artikel lain terkait dengan Cloud Gaming, dan juga ikuti berita-berita lainnya seputar Video Game bersama saya, Aldo

For press release and further collaboration, Contact me at [email protected]

Avatar

Written by M.Alfa Rifaldo