AMD Ryzen 7000 Series Resmi Luncur, Senjata Baru dari Kubu Merah AMD

Amd Ryzen 7000 Series

Amd Ryzen 7000 Series

Setahun setelah Intel hadirkan andalannya, senjata baru dari kubu merah AMD Ryzen 7000 Series resmi luncur untuk ramaikan pasar prosesor. Selain demi lengserkan kedigdayaan Intel Alder Lake, inovasi 3D V-Cache yang dikembangkan oleh AMD beri klaim kemampuan yang jauh di atas rata-rata, benarkah demikian?

Kotak AMD Ryzen 7000 Series Hadir Lebih Minimalis

Prosesor terbaru dari kubu merah, AMD Ryzen 7000 Series hadir lebih minimalis. Seolah bedakannya dari kotak ala Intel yang dibalut oleh kemewahan, AMD justru lebih memilih kotak ‘biasa’, tidak seperti kompetitornya, Intel.

Kalian bisa melihat kemasan dari prosesor dari AMD tersebut di bawah ini:

Foto: Wccftech

Selain penampakannya di atas yang memang lebih minimalis, keempat prosesor tersebut yang telah beredar luas di pasaran memiliki spesifikasi berikut:

1. Ryzen 9 7950X (4.5-5.7GHz, 16C/32T, 80MB Cache, 170-230W), 10 Jutaan Rupiah

2. Ryzen 9 7900X (4.7-5.6GHz, 12C/24T, 76MB Cache, 170W-230W), 8 Jutaan Rupiah

3. Ryzen 7 7700X (4.5-5.4GHz, 8C/16T, 40MB Cache, 105W+), 6 Jutaan Rupiah

4. Ryzen 5 7600X (4.7-5.3GHz, 6C/12T, 38MB Cache, 105W+), 4 Jutaan Rupiah

Berdasarkan spesifikasi di atas, prosesor AMD Ryzen 7000 Series tampak hadirkan prosesor yang tawarkan kecepatan di atas rata-rata. Ditandem teknologi cache terbaru, diklaim oleh AMD dapat memanjakan gamers ketika mainkan games favorit.

Resmi Luncur Hari Ini

Prosesor AMD Ryzen 7000 Series yang diberi codename Raphael resmi diluncurkan pada hari ini. Semua prosesor teranyar dari AMD dibuat dalam fabrikasi 5nm, di mana akan difokuskan pada compute unit.

Foto: AMD

Dukungan teknologi serba baru turut perkuat lini prosesor terbaru dari AMD. Di antaranya adalah I/O Die yang kini hanya 6nm, dukungan PCIe 5.0, dan DDR5.

Uniknya, prosesor dengan arsitektur Zen 4 tersebut sama sekali tak dibekali dukungan memory DDR4. Meski tak ada dukungan memory generasi terdahulu, AMD tawarkan lompatan performa sampai dengan 45% untuk komputasi.

Foto: Asus

Sama halnya dengan dukungan chipset seri 600, di antranya X670E Extreme, X670, B650E Extreme, dan B650 yang tawarkan variasi kegunaan.

Prosesor AMD Ryzen 7000 Series boleh jadi lembaran baru untuk raksasa AMD demi kembali raih dominasi di pasaran. Akankah prosesor ini dapat tempat di hati para gamer dan content creator?


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Exit mobile version