Arknights: Endfield garapan Hypergryph bisa dibilang tengah menjadi game anime ber-gacha asal Cina yang ramai dimainkan dalam beberapa minggu terakhir ini. Popularitasnya ini tentu terbukti dari gamenya yang telah mencatat 30 juta unduhan dalam kurun waktu dua minggu semenjak perilisannya.
Kini memasuki minggunya yang ketiga, dilaporkan bahwa Arknights: Endfield juga telah meraup keuntungan sebesar 1,2 miliar RMB atau sekitar 2,9 triliun rupiah. Namun yang mungkin terbilang menarik, data ini tidak datang dari analis, melainkan dibeberkan langsung oleh pemerintah distrik Xuhui, kota Shanghai—tempat kantor Hypergryph bermarkas.
Melansir dari Shobserver, pemerintah Xuhui menyebutkan bahwa perilisan Arknights: Endfield ini terbilang tidak biasa, karena keuntungan domestik terbesarnya tidak lagi datang dari platform mobile seperti biasanya, melainkan dari platform PC yang mendominasi sekitar 60%.

Lebih lanjut, untuk pasar di luar negeri sendiri juga disebutkan juga bahwa pendapatan terbesarnya datang dari kombinasi antara platform PC dan PlayStation 5 yang mencapai sekitar 70%.
Sebelumnya ada bansos selector Operator B6
Walau pihak Hypergryph sendiri belum mengungkap atau buka suara terkait keuntungannya tersebut, sebelumnya mereka telah mengucapkan terima kasih kepada para fans karena gamenya sudah diunduh sebanyak 30 juta kali.
Sebagai bentuk apresiasi, sang developer membagikan sebuah bansos berupa item in-game Designated Selection Permit yang bisa ditukarkan dengan salah satu operator bintang enam non-limited: Ardelia, Pogranichnik, Last Rite, Ember dan Lifeng.
Pemain bisa menerima bansos tersebut jika sudah menyelesaikan misi [Chapter Ⅰ Process I: Break the Siege], kemudian mengklaimnya lewat menu lewat menu [Mail].
Nah, kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini, brott? Yuk, langsung saja share pendapatmu di kolom komentar ya.
Baca juga informasi menarik lain atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com












