[Bacotan Bergairah] Game Single Player Tidak Akan Pernah Mati!

in

Maraknya game kompetitif multiplayer belakangan ini membuat banyak developer berlomba-lomba menciptakan game multiplayer yang unik & mampu bertahan lama. Tentunya banyak hal yang mendasari mengapa banyak gamer jaman sekarang lebih menyukai game multiplayer, salah satu yang jelas adalah dapat saling berkompetisi dengan player sungguhan. Hal tersebut tentunya membuat banyak player saling berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik dalam unsur kompetitif yang memang jadi daya tarik utama game online.

Tentunya karena banyaknya game berbasis multiplayer yang bermunculan tersebut, akhirnya membuat game single player semakin lebih sedikit. Namun apakah game berbasis single player yang mengandalkan cerita sebagai salah satu senjata utama akan punah begitu saja? Jawabannya adalah tidak, memang eksistensi game multiplayer kian melonjak seiring berkembangnya sistem online, tetapi tetap saja, game single player tak akan pernah mati.

Berikut ini adalah alasan mengapa game Single Player tak akan pernah dapat mati:


Sama Dengan Bermain Sambil Menonton Film

Image result for triss yen geralt

Bila menonton film kita akan dihadirkan dengan tampilan visual yang tak dapat kita utak-atik, maka saat bermain game kita akan mendapatkan pengalaman menonton film yang menjadikan kita seolah-olah menjadi sang karakter utama. Dalam game open world, selain melakukan misi utama, kita juga dapat melakukan eksplorasi & melakukan berbagai hal gila yang kita kehendaki. Mulai dari terjun diatas puncak tertinggi, menembaki segerombolan warga yang tak bersalah, menabrakan diri ke arah kereta yang melaju kencang, & berbagai hal gila lainnya dapat kalian lakukan dalam game open world single player.

Belum lagi, ada banyak game single player yang menawarkan jalan cerita bercabang dengan fitur choice matters didalamnya. Dimana kalian dapat menentukan jalan cerita melalui berbagai tindakan & keputusan yang kalian ambil, tentunya hal tersebut semakin membuat kalian seakan-akan masuk kedalam cerita & menjadi karakter utama dalam game tersebut.


Tetap Ada Developer yang Membuat Game Single Player


Memang saat ini banyak developer & publisher raksasa yang telah terang-terangan menuju pasar game berbasis multiplayer. Mereka mencoba melakukan perdagangan yang mengutamakan microtransaction sebagai pasar utama demi mengeruk keuntungan semaksimal mungkin, seperti EA misalnya. Namun walaupun demikian, tetap ada developer & publisher raksasa yang tetap kukuh akan menyediakan game berbasis single player dengan cerita yang dapat dinikmati. Untuk saat ini yang pasti melakukan hal tersebut adalah Sony, rilis eksklusif yang mereka sediakan hampir semuanya berfokus pada fitur single playernya.

Contoh konkrit terbarunya adalah God of War & Detroit: Become Human, Cory Barlog selaku sutradara dari seri terbaru God of War pernah mengatakan bahwa game single player tidak akan pernah mati. Ia menganggap bahwa game single player & multiplayer, masing-masing memiliki tempat tersendiri dalam dunia industri game. Cory Barlog juga mengatakan bahwa game single player bagaikan seekor burung Pheonix yang mampu bangkit dari keterpurukan dengan beragam inovasi baru tiap tahunnya. Ia bahkan mengaku akan terus membuat game single player berkualitas dan akan menolak tawaran untuk terlibat dalam pembuatan game berbasis online multiplayer.


Tak Butuh Koneksi Internet Untuk Dimainkan

Salah satu kelebihan dari segi teknis yang sangat disukai oleh banyak gamer terhadap game single player adalah tak perlunya koneksi internet untuk memainkannya. Salah satu kendala yang kerap kali dijumpai para gamer multiplayer online adalah masalah koneksi internet.

Akan sangat mustahil bagi para gamer yang hidup di daerah tanpa koneksi internet untuk mencicipi game online. Dan tentunya game single player akan menjadi penyelamat bagi para gamer, karena dapat dimainkan secara offline tanpa koneksi internet yang terhubung.


Bersenang-Senang Dengan MOD

Dalam game online multiplayer tentunya kita tak dapat menggunakan mod, kecuali untuk mengubah tampilan skin saja, namun dalam game offline single player kita dapat menyuntikan mod tanpa khawatir terkena banned. Dengan mod, kita dapat menggali lebih dalam potensi game yang kita mainkan, misal seperti seri The Elder Scrolls contohnya.

Dengan menggunakan mod, game yang sudah terbilang cukup bebas & gila tersebut mampu terlihat lebih liar lagi, kalian dapat menyuntikan mod sesuai dengan keinginan kalian untuk bersenang-senang belaka. Mulai dari mempercantik kualitas visual, menambahkan konten didalamnya, hingga mengubah gameplay. Kesemua hal tersebut tentunya menjadi salah satu daya tarik utama game single player seperti seri The Elder Scrolls yang tak dapat ditolak begitu saja.


Pelarian Para Gamer yang Jenuh Dengan Unsur Kompetitif

Hadir sebagai sarana para gamer untuk membuktikan dirinya sebagai yang “terbaik”, dalam game online, unsur kompetitif tentunya menjadi salah satu daya tarik terbesar yang ditawarkan. Namun, banyak gamer yang kadang merasa jenuh terhadap game kompetitif, mulai dari karena gameplaynya yang terkesan repetitif, hingga karena tak mampu berkompetisi dengan player sungguhan (sebut saja noob).

Tentunya yang menjadi pelampiasan para gamer yang jenuh terhadap unsur kompetitif ini adalah game single player. Dalam game single player, para gamer akan dihadapkan dengan musuh berupa AI, tentunya kebanyakan game memberikan difficulty dari mudah hingga paling susah.

Dalam mode paling mudah pastinya player yang selalu bernasip sial dalam game online dapat langsung menjadi seorang yang handal & dapat membasmi deretan musuh dengan mudahnya. Berbanding terbalik dengan game online yang terkesan serius dengan unsur kompetitif yang kental, game single player lebih diperuntukan untuk bersenang-senang.


Cerita Sebagai Daya Tarik yang Tak Bisa Ditolak

Selain gameplay yang solid, apa yang menjadi nilai jual utama sebuah game single player? tentunya hal tersebut adalah story yang dihadirkan. Banyak game yang telah dirilis menyajikan cerita yang sangat solid & sangat memorable, tak jarang cerita yang dihadirkan dalam sebuah game mampu terlihat lebih menarik dari sebuah film maupun novel.

Bahkan banyak game yang tak terlalu mempedulikan grafis serta gameplay dan hanya berfokus pada ceritanya yang solid saja. Contohnya adalah To The Moon, dengan grafis “kotak-kotak” 2D, ia mampu menghadirkan cerita emosional yang bisa membuat banyak gamer menitihkan air mata.

Cerita menarik yang tersaji dalam sebuah game akan menghipnotis siapapun yang memainkannya untuk menamatkan game tersebut. Bahkan banyak orang yang bermain game hanya untuk sekedar mengetahui & menikmati jalan ceritanya saja.


Memang saat ini eksistensi game berbasis online multiplayer tengah membludak di pasaran, hal tersebut terjadi bukan karena tanpa suatu alasan. Ada banyak hal yang membuat publisher & developer ternama menargetkan pasar mereka ke arah game online. Mulai dari karena keuntungan yang didapat melalui microtransaction, hingga karena banyak gamer yang saat ini lebih menyukai unsur kompetitif dari suatu game.

Namun walaupun demikian, melalui deretan alasan di atas, tentunya game single player tetap tidak akan pernah tergantikan. Sedangkan kami sendiri juga yakin bahwa dari dulu hingga seterusnya, game single player akan selalui memiliki tempat di hati para gamer, bagaimana menurut kalian? apakah game single player dapat bertahan?

Ernard Anky

Written by Ernard Anky