BioWare Ungkap Telah Perbaiki Lebih dari 1000 Permasalahan Semenjak Demo Anthem Berlangsung


Anthem memang bisa dikatakan kurang berhasil dalam menghadirkan demo yang mulus bagi para pemain-pemainnya. Mulai dari permasalahan teknis, bug dan glitch, hingga tidak kuatnya server untuk menampung banyaknya pemain demo, tentu membuat banyak orang semakin ragu akan Anthem kedepannya.

Walau demikian, game Anthem sendiri menghadirkan gameplay yang cukup solid dan pengalaman yang menyegarkan. Dan nampaknya BioWare sendiri tidak semudah itu menyerah karena ternyata mereka langsung mencoba memperbaiki permasalahan-permasalahan yang muncul pada saat demo berlangsung.

Hal ini dilansir disampaikan langsung melalui Blog BioWare (via Gameranx), dimana setidaknya ada lebih dari 1000 permasalahan yang telah didata dan diperbaiki. Beberapa diantaranya memang tidak sempat diimplementasikan ke demo, namun pastinya akan diimplementasikan pada gamenya yang akan rilis menjelang akhir Februari mendatang.

Berikut beberapa poin yang disampaikan oleh BioWare terkait perbaikan-perbaikan yang dilakukan pasca demo:

  • Further performance Improvements
  • Additional stability fixes
  • Fixes to inscriptions showing up incorrectly
  • Fixes to inscriptions from other Javelins being chosen
  • Fixes to disappearing customization settings
  • Fixes to XP gain behavior
  • Audio improvements
  • Improvements to PC controls, including flight and aiming
  • A Social Hub: The Launch Bay
  • And a few thousand more (literally)…


Masa beta atau open demo memang sejatinya digunakan untuk para developer melakukan adjustment terakhir sebelum game yang digarapnya siap dirilis. BioWare sendiri sebenarnya memiliki track record yang cukup bagus dalam menghadirkan game-game yang luar biasa. Dan tentu para fans berharap agar Anthem bisa mengembalikan masa kejayaan BioWare.

Anthem rencananya akan dirilis pada 22 Februari 2019 mendatang untuk PC, PS4 dan Xbox One.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait game Anthem atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto.