ByteDance Moonton – Setelah sempat membatalkan rencana penjualan Moonton pada tahun 2024, ByteDance kini dilaporkan telah menjual perusahaan yang menaungi game dan franchise Mobile Legends tersebut. Adapun pemilik baru dari developer game tersebut adalah Perusahaan asal Arab Saudi. yaitu Savvy Games Group.
ByteDance Dilaporkan Setuju Menjual Moonton ke Perusahaan Asal Arab Saudi

Perusahaan teknologi asal Tiongkok yaitu ByteDance dilaporkan akan menjual unit bisnis gamenya, yaitu Moonton dalam kesepakatan bernilai sekitar $6 Miliar kepada Perusahaan Savvy Games Group yang didukung oleh Public Investment Fund (PIF) milik Arab Saudi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk dari peralihan fokus utama perusahaan yang bermarkas di Shanghai tersebut kepada lini bisnis platform video, pengembangan Chip dan AI. Penjualan ini juga disebut sebagai salah satu aksi akuisisi terbesar dalam sejarah industri game.

Meski telah diakuisisi, Zhang Yunfan selaku CEO Moonton mengatakan bahwa struktur manajemen perusahaan tidak berubah dan dirinya akan terus memimpin perusahaan tersebut.
Perusahaan tersebut membeli perusahaan game ML pada tahun 2021 melalui unit game-nya, Nuverse, dengan kesepakatan yang menilai studio tersebut sekitar $4 miliar Dollar AS.
Pada tahun 2023, perusahaan tersebut sempat menyatakan akan menjual developer game MLBB tersebut dan telah menjajaki pembicaraan dengan beberapa calon pembeli. Namun di tahun 2024, pihaknya memutuskan untuk membatalkan rencana tersebut.
Savvy Games Group Perkuat Posisi Dalam Industri Video Game Global

Akuisisi tersebut menjadi bagian dari ambisi besar Arab Saudi untuk menjadi pemain utama dalam industri game global.
Savvy Games Group memang tengah agresif melakukan ekspansi, termasuk investasi besar di berbagai perusahaan game internasional. Tahun lalu, perusahaan ini juga telah mengakuisisi developer Pokemon Go yaitu Niantic dengan nilai transaksi $3,5 Miliar Dollar AS.
Dengan mengakuisisi ini, memperkokoh akses langsung perusahaan tersebut ke pasar mobile gaming yang berkembang pesat, khususnya di kawasan Asia.
Langkah ini juga mencerminkan tren global di mana dana investasi besar mulai mengincar industri game sebagai sektor strategis dengan potensi pertumbuhan tinggi. Perusahaan game ternama seperti Electronic Arts dan SNK juga telah diakuisisi oleh otoritas dari negara tersebut.
Hal ini memperlihatkan bagaimana perusahaan dari Timur Tengah semakin aktif dalam ekosistem teknologi dan hiburan digital.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Friliando. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com















