Call of Duty: Global Operations Mobile Resmi ditutup Karena Tidak Sesuai Ekspektasi!

in , ,

Selalu ada ekspektasi tinggi dibalik Franchise ternama, Call of Duty contohnya, selalu banyak memiliki ‘penggemar’ ternyata tidak menjamin kesuksesan, apalagi hal terkait dinilai agak sedikit melenceng dari harapan, digadang-gadang menjadi salah satu game Mobile yang laris karena hadir dengan nuansa gameplay baru, Call of Duty: Global Operations nyatanya adalah suatu produk yang kurang diminati, dan berujung ditutupnya game tersebut dari pasaran Game Mobile.


Pertama kali diumumkan pada tahun 2017 sebagai proyek tanpa nama antara pengembang China Elex dan Activision Publishing, sebuah dokumen resmi terungkap secara mengejutkan yang menandakan akhir dari franchise permainan Call of Duty pada platform Mobile, Call of Duty: Global Operations. Sejak April 2019, Call of Duty: Global Operations telah melakukan fase soft launching di Inggris, Australia, Singapura, dan Malaysia.

Namun, menurut dokumen resmi dari pengembang Elex, meskipun kedua belah pihak bekerja keras bersama untuk meningkatkan dan mengoptimalkan permainan (artinya meminta pemain belanja ingame (mikro transaksi)), hasil yang diperoleh tidak memuaskan. Sebagai Call of Duty: Global Operations adalah permainan strategi mobile semacam Game of War: Fire Age dan Final Fantasy XV: Sebuah Kekaisaran Baru, diharapkan dapat ‘menghasilkan’ banyak uang, faktanya bahkan selama peluncuran lunak hal tersebut jauh dari ekspektasi. Untuk menutup sebuah projek ini, Elex mengklaim telah mempelajari banyak pengalaman internasional selama 2 tahun bekerja dengan Activision, dan pembatalan itu tidak akan memengaruhi keuangan dan judul (Franchise) dalam pengembangan Elex.


Sumber: mmoculture


Baca juga Artikel dan Berita menarik lainya seputar AOV, Game, dan Tech dari Mohammad Abdul Fatah

Email: [email protected]