Capcom AI – Dalam industri video game saat ini, sudah mulai banyak perusahaan ataupun developer game mulai menggunakan teknologi Generative AI. Ada berbagai cara dilakukan dan tujuan mereka dalam memanfaatkan teknologi tersebut, terlebih dalam pengembangan video game. Namun hal ini mendapat pro dan kontra dari komunitas Gamer.
Tak lama ini, Capcom turut menyampaikan kepada Gamer bahwa mereka tak akan gunakan generative AI apapun untuk aset dan konten game mereka. Benarkah itu?
Alasan Capcom Tak Akan Gunakan Generative AI Dalam Aset dan Konten Game Mereka

Melalui sebuah dokumen di website resminya, perusahaan Capcom menyampaikan kepada publik terkait penggunaan teknologi AI dalam game mereka. Perusahaan developer Resident Evil tersebut menjelaskan bahwa mereka sama sekali tidak akan menggunakan teknologi generative AI untuk aset game milik mereka.
Dalam wawancara tersebut, mereka mengaku bahwa mereka tidak akan menggunakan generative AI untuk menghasilkan aset maupun konten dalam game mereka. Namun, bukan berarti mereka akan berhenti sepenuhnya menggunakan teknologi AI.

AI akan tetap digunakan oleh oleh Developer Monster Hunter tersebut, namun akan digunakan untuk peningkatan efisiensi serta produktivitas dalam proses pengembangan game. Kini, mereka juga sedang memverifikasi cara penggunaannya dalam berbagai bidang pekerjaan seperti program grafis dan suara.
Kontroversi Generative AI di Komunitas Gamer

Pada pertengahan bulan Maret 2026, Capcom mendapat kritikan pedas dari komunitas Gamer. Itu karena salah satu game terbarunya, yaitu Resident Evil Requiem menjadi bahan trailer untuk promosi teknologi DLSS 5 milik NVIDIA.
Pasalnya, fitur tersebut menggunakan generative AI dalam meningkatkan grafik serta model karakternya, bahkan membuat model karakternya terlihat berbeda dibanding versi aslinya, sehingga mendapatkan kritik pedas serta meme dari Gamer.

Itulah informasi mengenai Capcom yang menolak untuk menggunakan generative AI untuk aset dan konten game mereka. Bagaimana menurutmu mengenai informasi ini?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Capcom atau artikel lainnya dari Deia Averina. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















