Cara Mengatasi Bluescreen Dengan Mudah dan Praktis

in , ,

Kalian pasti tahu (dan pernah mengalami) dong yang namanya bluescreen. Bluescreen sendiri adalah istilah yang dipakai untuk menyebut sebuah tampilan layar yang menjadi biru dengan tulisan-tulisan nggak jelas ketika PC kalian mengalami error atau crash serius.

Saking fatalnya error atau crash tersebut, Windows jadi nggak berfungsi sebagaimana mestinya. Efeknya, Windows terpaksa harus restart PC kamu sebagai upaya untuk memperbaiki atau menghindari error tersebut.

contoh tampilan bluescreen di Windows 10

Tapi sialnya, terkadang error tersebut sering stuck di PC kamu yang ujung-ujungnya jadi annoying. Pasalnya, error tersebut bakal membuat PC kamu jadi sering restart-restart terus dengan alasan atau penyebab yang sama pula. Kalo nggak diurusin, pastinya error tersebut juga nggak bakal ilang dengan sendirinya.

Oleh karena itu, disini kami bakalan coba bagi beberapa tips gimana caranya untuk mengatasi bluskrin yang kerap terjadi di PC kamu. Ga pake lama lagi, yuk cekidot!


1. Tentukan Penyebab Error Kamu

Sebelum kita masuk lebih dalam, ada baiknya kalian ingat-ingat betul apa yang kalian lakukan sebelum PC kalian bluescreen. Apakah kalian abis install driver baru? abis install program-program nggak jelas? atau kalian abis apply settingan overclock terlalu ekstrim? ato bahkan PC kalian kena malware?

Walaupun nggak wajib (dan kalian tetep bisa troubleshoot kalo nggak inget), langkah ini bakalan sangat membantu kalian untuk mengdiagnosis penyebab bluskrin yang dialami oleh PC kamu saat ini.

Kalo udah, langkah yang paling penting di step ini adalah catat STOP code yang muncul di layar bluescreen kamu. Stop code inilah yang bakal kita telusuri nantinya sebagai bahan analisis penyebab bluescreen kamu.

Contoh STOP code

Seperti yang bisa kalian lihat di atas, STOP Code berada di bagian bawah dari deretan tulisan yang ada saat layar lagi bluescreen. beda error beda error code tentunya. Pada kali ini, kita akan coba telusuri apa yang menyebabkan “CRITICAL_PROCESS_DIED” tersebut, so stay tuned!


2. Identifikasi Error Code yang Muncul

Ini nih bagian yang penting bin tricky dalam ilmu meramal bluescreen. Karena error yang sama bisa jadi disebabkan oleh problem yang berbeda antara PC kamu dengan PC yang lain. Tapi tenang, meskipun begitu, biasanya gejala-gejalanya mirip kok, jadi kita tinggal ikutin alur biang keroknya aja.

Seenggaknya ada beberapa cara yang bisa kita pakai untuk identifikasi si biang kerok bluescreen ini. Cara-cara dibawah nggak melulu wajib dilakukan, karena emang dasarnya hanya sebagai sarana mempermudah proses identifikasi kalian aja sih. So, kalau kalian ingat apa penyebab bluskrin seperti yang kami bilang di poin pertama, maka kalian bisa skip bagian ini.

Cara pertama tentunya kalian bisa andalkan jasa search engine andalan kamu untuk mencari kode error yang muncul di PC kamu. Setelah itu, kalian bisa cek masing-masing link (yang biasanya berupa forum atau guide) untuk mendapat solusi lewat pengalaman orang lain yang punya error code yang sama.

Harapannya sih, dengan error yang mirip, kalian ngga perlu pusing-pusing mikirin langkah apa yang harus dilakuin, cukup dengan mendengarkan (atau membaca) solusi dari orang lain aja.


Kalo Nggak Membantu Gimana Dong?

BlueScreenView

Kalo masi dirasa belum cukup, atau solusi diatas masih kurang manjur buat mencari penyebab bluskrin kamu, jangan panik. Ada aplikasi besutan Nirsoft bernama BlueScreenView yang bisa membantumu untuk menggali harta karun sang penyebab bluskrin ini.

App ini mempunyai 2 tabel yang masing-masing memiliki perannya sendiri dalam upaya analisis bluskrin yang bakal kita lakuin. Tabel atas berisi daftar file memory dump yang dibuat oleh Windows saat PC kalian mengalami bluescreen. Kemudian, tabel bawah berisi daftar file-file sistem yang menyebabkan bluescreen tersebut.

Kalian cuma perlu ngeklik nama dump file yang waktu crash time nya kurang lebih sama dengan waktu dimana PC kalian mengalami bluescreen lalu lihat nama file sistem yang diberi garis merah pada tabel dibawahnya. Dengan begitu, kalian langsung bisa menemukan biang kerok bluescreen kalian secara instan.

Gitu doang? Nggak dong! Sebelum kalian lanjut ke step 3, ada baiknya kalian harus tau dulu fungsi dari file-file yang di highlit merah itu. Caranya gampang, ketik aja nama file tersebut ke search engine favorit kalian. Kalo file nya legit (asli komponen windows dan bukan file virus gitu) pastinya bakal muncul juga penjelasan tentang cara mengatasi bluescreen (seperti yang kita skrinsut diatas) yang berhubungan dengan file tersebut.


3. Atasi Penyebab Bluescreen

Untuk contoh ini, kami mendapati ada file sistem yang memiliki nama cukup familier yaitu nvlddmkm.sys. FYI aja, file ini merupakan file driver GPU Nvidia yang bertanggung jawab buat ngehandle GPU geng ijo kalian. Jika file tersebut menyebabkan crash, kemungkinan besar ada 2 faktor utama yang jadi dalangnya: driver yang corrupt, atau settingan overclock yang ketinggian.

Contoh settingan overclock via MSI Afterburner

Solusinya? Install ulang driver GPU kalian, atau turunkan settingan OC kalian sampe ke level yang stabil.

Bicara overclock nih, kalian juga bisa ngalami bluescreen kalo voltase yang diberikan ke CPU/GPU masih kurang untuk menghandle frekuensi overclock kalian. Solusinya bisa dilakukan overvolting seperti yang kami lakukan, simpel! (dengan catatan masih dalam batas kemampuan VRM dan thermal headroom yang aman yak!)

Trus kalo penyebab error yang lain gimana dong? well, itu semua balik lagi ke penyebab error yang bisa kalian temui di step 1 dan 2 sih. Kalau penyebab error berupa virus, maka langkah yang tepat adalah melakukan pembersihan tuntas malware biadab tersebut. Kalo errornya gara-gara app yang kalian install nggak kompatibel ama sistem, maka tinggal di uninstall aja, beres deh!


4. Cek n Recheck

Setelah sang biang kerok teratasi, maka langkah selanjutnya adalah tes PC kamu supaya problem itu nggak muncul lagi. Langkah yang bisa kamu lakuin adalah melakukan kembali dengan sengaja tindakan-tindakan yang bisa bikin PC kamu bluescreen. Misal, dalam kasus bluescreen driver GPU tadi, kami mendapati bahwa PC bakal crash kalo dimainin game berat. Maka hal yang harus kami lakukan adalah cari game seberat mungkin untuk dimainkan. Jika PC sudah stabil, maka seharusnya nggak bakal bluskrin lagi.

Kalo kalian rada extreme, kalian bisa loh ngetes seberapa stabil PC kalian under load pake stress test yang disediain oleh aplikasi benchmark. Stress test disini gunanya adalah untuk menggeber komponen PC kalian seolah-olah mereka sedang dibebani oleh aplikasi yang berat (semacam gaming misalnya) dengan tujuan untuk mencari potensi ketidakstabilan sistem.

Indikator stabil tidaknya PC kalian bisa dilihat dari seberapa konsistennya frame rate ketika stress test. Pada tes kami yang skrinsutnya kami lampirkan diatas misalnya, angka 99.8% berarti menandakan framerate kami hanya menurun sebanyak 0.02% saja dari rata-rata tes, yang menandakan PC tersebut bisa dibilang sangat stabil.


Kalo Masi Belum Sembuh Juga..

Duh, PC gue kok abis dikasi jampi-jampi begituan masi tetep kumat aja yakk? Malahan semakin kesini perasaan semakin parah ajaa. Gimana inii???

Well, kalo kalian yakin sang pembuat onar udah hilang tapi PC kalian masih ngambekan gini yaa, maka berhati-hatilah. Karena sesungguhnya PC bukanlah seseorang yang terkadang bakal badmood sendiri nggak jelas tanpa sebab. Atau dengan kata lain, kalo ngga ada gara-gara, maka PC kalian harusnya nggak bakal crash sendiri.

Kecuali kalo emang ada masalah lain yang jauh lebih parah, yaitu kerusakan file sistem kalian sendiri yang bikin PC jadi nggak stabil.

Waduh! trus aku kudu piye? Tenang. Seenggaknya ada beberapa cara yang bisa dicoba dibawah ini untuk membantu memulihkan PC kamu seperti sedia kalanya, diantaranya adalah:


1. System Restore

Ini adalah langkah simpel bin efektif buat ngembaliin kondisi sistem kamu kembali ke keadaan sebelum bluskrin tanpa mengubah file pribadi kamu sedikitpun. Mirip dengan backup NANDroid di hape-hape android yang diroot dengan TWRP/custom recovery lain, System Restore bakal ngembaliin kondisi sistem kamu melalui sebuah “snapshot” yang disebut dengan Restore Point.

Biasanya, restore point ini bakal dibuat sendiri secara otomatis oleh Windows saat kalian melakukan perubahan-perubahan penting di sistem PC kamu. Seperti misalnya melakukan Windows Update atau reinstall driver. Terkadang pula, Windows bakal secara otomatis membuat restore point baru secara periodik untuk alasan keamanan.

Wah enak dong! Ada tapinya sih tapi. System Restore Windows bakalan bisa kalian pake kalau kalian udah aktifin fitur ini melalui settingan sistem plus kapasitas storage yang memadai (biasanya sekitar sekian Gigabyte). Kalo kedua syarat tersebut nggak terpenuhi, maka kalian bakal defenseless kalo sewaktu-waktu kalian butuh backup lewat restore point.

Untuk cara pakai System Restore ini bisa kalian simak melalui video dibawah.


2. Repair Windows

Kalo system restore ternyata nggak efektif ATAU kalian nggak punya restore point buat dijadiin backup, maka satu-satunya recovery tanpa merusak file pribadi yang bisa kami pikirkan adalah Repair Windows. Pada dasarnya, repair windows disini kerjanya mirip dengan verify cache nya Steam yang bakal memeriksa setiap komponen dari game-game kalian untuk memastikan tidak ada yang error atau corrupt.

Untuk menggunakan System File Checker ini pun nggak terlalu sulit. Kalian cuman perlu ikutin step-by-step yang ada di web Microsoft ini (atau link ini untuk versi Bahasa Indonesianya) plus koneksi internet aktif buat PC yang mau direpair.

buat yang butuh banget tutorial berbentuk audiovisual, kalian bisa simak video ini.

Kalo masi ngga bisa juga, maka cara terakhir yang bisa kami rekomen adalah…


3. Reinstall

Yup, you’ve guessed it. Cara ala mas-mas servisan PC/laptop ini memang nggak pernah kaga manjur buat menyelesaikan segala permasalahan software. Ibarat dilahirkan kembali, PC dengan OS yang masih fresh pasti bakal super duper enteng dan bebas masalah. Yang penting, jangan sampe penyebab bluskrin kalian yang bikin frustrasi itu sampe balik lagi yaa.


Jadi gitu deh caranya buat mengatasi bluescreen yang bisa kami pikirkan. Kalian punya teknik ato metode sendiri yang kita belum tau? share di kolom komentar fanpage kita yahh. Sekian dan terimakasih sudah membaca artikel kami, Adios!

Kusuma Aji

Written by Kusuma Aji

Gamebrott most notorious and toxic person