CCO Xbox Matt Booty – Perombakan besar di jajaran pimpinan Microsoft menghadirkan banyak wajah baru di divisi Xbox. Setelah Phil Spencer mundur, Asha Sharma kini ditunjuk sebagai CEO baru Microsoft Gaming. Di saat yang sama, Xbox juga baru mengangkat Matt Booty sebagai Chief Content Officer.
Pergantian orang-orang di level atas itu sempat memicu kekhawatiran, apalagi setelah salah satu pendiri Xbox yaitu Seamus Blackley menyebut bahwa Sharma akan “mengantar Xbox pergi pelan-pelan menuju akhir.” Namun, dari wawancara terbaru dengan Matt Booty, ada sinyal bahwa kekhawatiran Blackley itu mungkin tidak sepenuhnya benar.
CCO Xbox Matt Booty Komitmen Penuh Terhadap Game First-Party

Dalam sebuah wawancara dengan Windows Central, Matt Booty selaku CCO Xbox yang baru saja dipilih melontarkan pernyataan tegas soal arah masa depan brand Microsoft Gaming.
Menurut Booty, studio-studio di bawah naungan Xbox pada dasarnya memang dibangun untuk berperan sebagai studio first-party, bukan sekadar menjadi publisher yang hanya menerbitkan game buatan studio pihak ketiga.

Ia juga menegaskan bahwa Xbox “tidak akan mundur” dari identitasnya sebagai publisher first-party, meskipun belakangan ada perubahan strategi yang membuat beberapa seri besar Xbox mulai dirilis di konsol lain.
Booty dan Sharma juga sama-sama menekankan bahwa pemain sebaiknya tidak berharap ada perubahan besar dalam waktu dekat. Saat ini, para eksekutif Xbox masih menata langkah dan menentukan arah paling tepat untuk masa depan brand Xbox.
Rencana dari CEO Baru Xbox

Wawancara itu juga dibarengi pernyataan pribadi terbaru dari Sharma soal Xbox. Dengan lugas, Sharma menanggapi kekhawatiran pemain tentang langkah Xbox yang mulai membawa game yang sebelumnya eksklusif/first-party ke konsol pesaing seperti PlayStation. Di X/Twitter, ia bahkan membalas salah satu komentar salah satu pemain dengan mengatakan jika ia mendengar semua keluhan itu.
Sharma juga merespon kekhawatiran lain soal kemungkinan Xbox semakin gencar menggunakan AI dalam game-gamenya. Ia menegaskan bahwa ia ingin menjaga platformnya dari konten “AI murahan yang hambar dan tidak memiliki jiwa”.
Selain itu, ia juga menyinggung arah divisi gaming Microsoft yang ingin “kembali ke Xbox” yang intinya, fokus lagi memperkuat identitas brand konsol Xbox dan meningkatkan kualitasnya.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Xbox atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.















