Penggunaan AI menimbulkan berbagai permasalahan etika sejak awal berdirinya teknologi tersebut. Mulai dari model data yang dilatih berupa karya dengan hak cipta. Hingga kerentanan data dari sisi pengguna.
CEO Microsoft Satya Nadella Sebut Ketergantungan AI Berbahaya bagi Pengguna

Dalam sebuah podcast dengan CNN, Satya Nadella selaku CEO Microsoft setuju dengan pendapat sang pewawancara Fareed Zakaria yang mengungkapkan kalau: setiap pengguna memakai AI, maka sebagian dari data pengguna tersebut akan diambil oleh perusahaan.
Satya mengaku setuju dengan pernyataan tersebut. Bahkan dirinya mengungkapkan kalau setuju bila konsumen seharusnya punya kendali atas hal ini. Pasalnya, ketika sebuah layanan diberikan secara gratis untuk konsumen, maka sebenarnya ada harga tak kasat mata yang harus dibayar. Menurutnya, harga ini adalah data milik pengguna tersebut.
Namun berbeda dengan perusahaan, mereka memiliki pendekatan yang total tidak sama karena perusahaan AI berperan sebagai pembuat “pengetahuan” dan menurut Satya, pengetahuan tersebut tidak boleh bergantung pada 1 model AI saja.

Maka dari itu, Microsoft mengambil pendekatan dengan mengizinkan pengguna Copilot dimana kini pengguna bakal diperbolehkan memilih AI model mereka sendiri baik Claude, OpenAI, dan model lainnya.
Microsoft sendiri mengaku tidak menggunakan data pengguna mereka dalam training AI. Tetapi pengguna tetap diberikan kesempatan untuk membantu proses training hanya dengan membolehkan data diambil oleh Microsoft. Tetapi, rasanya sangat jarang orang yang mau memberikan data sensitif tersebut secara gratis tanpa imbalan apa pun. Gimana menurut kamu?
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
















