CEO Xbox Phil Spencer – Beberapa perusahaan kini mengambil langkah yang berbeda dari rencana awal mereka mulai dari restruktur besar seperti Ubisoft, penutupan studio seperti yang dilakukan PlayStation baru-baru ini, dan masih banyak lagi.
Dan kini, giliran Xbox memberikan kabar yang cukup mengagetkan. Diketahui bahwa Phil Spencer kini telah mundur dari posisi CEO Xbox dan digantikan oleh pakar AI di Microsoft. Apakah masa depan Xbox akan baik-baik saja?
Phil Spencer Mundur Sebagai CEO Xbox

Dilansir dari laporan IGN, Phil Spencer diketahui mengumumkan bahwa dirinya akan pensiun dan akan berlaku per Senin, Tanggal 23 Februari 2026. Dirinya telah berada di Xbox selama kurang lebih 38 tahun.
Satya Nadella selaku CEO Microsoft memberikan pesan kepada pegawai perusahaan dimana ia mengucapkan terima kasih kepada phil atas kepemimpinan dan kerja sama luar biasa yang ia lakukan.

Selama 38 tahun berada di Microsoft, Phil telah menangani Xbox selama 12 tahun dan membantu mengubah apa yang ada dan bagaimana perusahaan ini lakukan. Menurut Satya Nadella, Phil jugalah yang mengembangkan Xbox menuju PC, mobile, dan Cloud.
Tak hanya itu, Phil juga berjasa dalam membantu strategi perusahaan melalui akuisisi ZeniMax, Minecraft, dan Activision Blizzard yang menjadi akuisisi terbesar dalam industri video game.
Diganti oleh Pakar AI di Microsoft

Tentunya pengumuman ini juga berbarengan dengan pengumuman pengganti Phil Spencer. Diketahui bahwa penggantinya sebagai CEO adalah Asha Sharma yang sebelumnya merupakan kepala CoreAI di Microsoft.
Sharma memberikan pesan kepada para pegawai Xbox dimana dirinya mengatakan bahwa mereka tidak akan membanjiri pasar industri game dengan game game AI yang buruk alias AI Slop.
Untuk menghadapi tantangan ini, kami akan menciptakan model bisnis baru dan cara baru untuk berinovasi dengan memanfaatkan apa yang sudah kami miliki: tim ikonik, karakter, dan dunia yang dicintai oleh orang-orang. Namun, kami tidak akan memperlakukan dunia-dunia tersebut sebagai properti intelektual statis yang hanya dimanfaatkan untuk menghasilkan uang.
Kami akan membangun platform dan alat bersama yang memberdayakan pengembang dan pemain untuk menciptakan dan berbagi cerita mereka sendiri. Seiring dengan perkembangan monetisasi dan kecerdasan buatan (AI) yang memengaruhi masa depan ini, kami tidak akan mengejar efisiensi jangka pendek atau membanjiri ekosistem kami dengan konten AI tanpa jiwa. Game adalah dan akan selalu menjadi seni, diciptakan oleh manusia, dan dikembangkan dengan teknologi inovatif yang kami sediakan.
Asha Sharma
Tak hanya Phil Spencer saja yang pensiun, Sarah Bond selaku presiden dan Chief Content Officer juga dikabarkan mengundurkan diri di waktu yang sama. Posisinya kini akan digantikan oleh Mat Booty yang sebelumnya merupakan kepala Xbox Games Studio.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
















