Cheater Closed Beta Valorant Tetap Dibanned, Ini Penjelasan Riot Games

VALORANT Jett Red 1 1

Mereka tidak akan bisa memainkan versi 1.0 gamenya.

Closed beta merupakan masa di mana game yang siap dirilis dalam versi 1.0 diuji coba. Mungkinkan fans untuk menikmati wujud game yang nyaris sama persis saat dirilis nanti. Namun, tak jarang kesempatan tersebut dihancurkan oleh manusia tak berakhlak dengan menggunakan cheat. Inilah yang dialami Valorant saat gelar closed betanya.

Riot Games melihat fenomena tersebut sebagai sebuah kesempatan untuk menguji anti-cheatnya. Mereka berhasil hujamkan banhammer ke ribuan player yang ikut menggunakan program ilegal tersebut dalam gamenya. Namun, hukuman tersebut rupanya berlaku hingga gamenya dirilis.


Dengan dirilisnya Valorant ke versi 1.0 dan hapus semua progress mereka yang telah mengujicobanya, wajar rasanya apabila para mantan cheater tersebut bisa memainkan gamenya. Namun pada kenyataannya mereka tetap dibanned hingga saat ini.

Berbicara dengan IGN, anti cheat lead Valorant, Paul Chamberlain menjelaskan bahwa hukuman banned permanen akan berlanjut hingga versi 1.0. “Semua akun yang melakukan cheat dibanned untuk selamanya. Kami juga berlakukan hardware ban yang berarti kami akan melakukan tracking semua akun mantan cheater yang mencoba masuk kembali dengan identitas palsu”, imbuhnya.

Anti cheat merupakan salah satu fokus Valorant untuk menjaga agar gamenya tetap bersih. Software ini akan sematkan Vanguard di startupmu dan akan memonitor semua program yang berpotensi melanggar peraturan gamenya. Vanguard juga matikan beberapa software monitoring. Membuat program seperti CPU-Z tak bisa dijalankan kecuali kamu mematikan Vanguard.

Dengan berlakunya banned permanen dan hardware ban sejak rilis, maka kecil kemungkinan gamenya akan dijangkiti cheater. Setidaknya untuk saat ini.

Valorant saat ini sudah bisa dimainkan di semua regional. Game hero shooter tersebut saat ini hanya bisa dinikmati di PC saja dan belum ada informasi konkrit yang pastikan bahwa Riot Games akan hadirkannya ke console.


Baca lebih lanjut tentang Valorant, atau artikel video game Jepang dan non-mainstream lain dari Ayyadana Akbar.

For japanese games, jrpg, shooter games, game review, and press release, please contact me at: author@gamebrott.com

Exit mobile version