Co-Founder Rockstar Dan Houser – Seri Grand Theft Auto atau biasa disingkat GTA menjadi game yang sangat populer dikalangan Gamer di dunia. Game ini identik dengan dunia yang luas, aktivitas beragam, dan juga senjata api buat Gamer yang ingin aksi tembak-tembakan.
Selain itu, game GTA selalu mengambil setting lokasi cerita fiksi berdasarkan kota yang ada di Amerika Serikat, seperti kota Liberty City adalah New York, Vice City adalah Miami, dan Los Santos adalah Los Angeles. Ternyata ada alasan tertentu kenapa GTA selalu mengambil setting kota versi fiksi di Amerika. Kira-kira apa alasannya, ya?
Co-Founder Rockstar Dan Houser Menjelaskan Alasan Seri GTA Selalu Berlokasi di Amerika

Dalam sebuah podcast interview eksklusif Lex Fridman bersama dengan Dan Houser selaku salah satu Co-Founder Rockstar yang kini telah keluar sejak tahun 2020, ada banyak pertanyaan dan informasi menarik seputar karirnya. Terlebih seputar seri game GTA dan alasan kenapa game ini selalu mengambil setting cerita di kota versi fiksi di Amerika Serikat.
Dan Houser menjelaskan bahwa ada alasan tertentu kenapa GTA selalu kembali ke setting lokasi kota Miami, New York, dan Los Angeles. Dia menceritakan kalau kota seperti Miami memiliki perpaduan antara dunia permukaan tampak glamor namun kenyataannya di bawah sana penuh dengan dunia yang gelap.
Menurutnya hal seperti ini membuatnya menjadi target yang ideal menjadi bahan sindiran terhadap budaya Amerika Serikat. Dia mengatakan jika kamu bisa memindahkannya ke salah satu kota (di Amerika) dan itu masih tetap akan berhasil.
GTA Sudah Identik dengan Setting Kota di Amerika Serikat

Lalu Houser menceritakan bagaimana dulunya ekspansi game GTA 1 berjudul GTA London 1969 yang rilis pada tahun 1999 di PS1 dan PC tahun 1999 menjadi seri yang mengambil setting di luar Amerika. Menurutnya itu merupakan sesuatu yang imut dan juga menyenangkan. Meski begitu pada saat itu dia dan tim tidak tertarik membuat seri GTA menuju Internasional dalam pengambilan setting cerita.
Dan Houser juga menjelaskan ketika masih bekerja di sana, untuk sebuah game full dari GTA , dia dan tim di Rockstar selalu memutuskan ada banyak unsur “Americana” yang melekat dalam IP GTA. Hal ini membuatnya akan sangat sulit untuk mengambil setting kota lain seperti London atau tempat lainnya.

Menurutnya, tim Rockstar membutuhkan elemen senjata api, karakter-karakter dengan kepribadian besar yang memberikan kesan bagaimana game ini sangat identik dengan Amerika, dan itu mungkin dari sudut pandang orang luar dan itu menjadi inti dari game GTA. Dan Houser berpendapat mengambil setting kota di tempat lain tidak bisa bekerja dengan cara yang sama jika dibandingkan dengan kota di Amerika.
Itulah informasi mengenai penjelasan dari salah satu Co-founder perusahaan Rockstar mengenai alasan kenapa game GTA selalu mengambil setting kota fiksi berdasarkan kota di Amerika Serikat. Bagaimana menurut kalian dengan informasi ini?
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait GTA atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

















