Developer Elsword dan Grand Chase KOG Studios Diduga Melakukan Skandal


71
1 comment, 71 points

Ini adalah Content Community. Gamebrott Community adalah wadah berbagi pengalaman, opini, dan hal lainnya dalam Industri Videogame. Content ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab creator bukan tanggung jawab Redaksi Gamebrott.

Kamu dapat membuat Content Community & dibayar 💵 seperti yang Faza Rabbani lakukan disini

Kejadian Ini Terjadi Pada Server Korea Yang Merupakan Tuan Rumah Game ini!

Elsword adalah game Free to play action online RPG dengan grafis visual gaya anime dari KOG Studios yang yang pertama kali dirilis di Korea pada tahun 2007 dan menjadi populer di wilayah Asia. KOG Studios juga sebelumnya telah mengeluarkan game Grand Chase yang sebelumnya sempat ramai dimainkan hingga ditutup. Bahkan Elsword disebut-sebut sebagai evolusi dari Grand Chase karena gameplaynya yang sangat mirip.

Namun, beberapa hari lalu telah muncul kabar yang tidak menyenangkan tentang KOG yang ternyata telah melakukan Oppise Dopsie yang besar. Kejadian ini sangat ramai diperbincangkan di Twitter dan para Youtuber dengan kontent Elsword. Sekarang langsung saja masuk ke intinya.


Apa Saja Yang Terjadi?

Muncul dugaan KOG telah melakukan pendekatan oleh kelompok internal yang dekat dengan pemain terntentu. Mereka melakukan pertemuan rahasia dengan beberapa pemain dari pemenang kompotisi liga PvP dan disana mereka diberikan hak istimewa mulai dari item tertentu yang sangat langka, uang, bahkan hingga mengenai informasi lengkap update apa saja yang akan terjadi di masa yang akan datang sebagai gantinya mereka harus menutup mulut tentang hal ini. Walaupun begitu, tidak ada bukti yang kuat untuk hal ini.

Tidak hanya itu, mereka juga ketahuan telah melakukan Proxy Match atau mungkin lebih dikenal dengan istilah GB Rank. Dan jaminan barang siapa ada yang melaporkan hal itu maka yang akan dibanned adalah si pelapornya, bukan si pelakunya. Bukti pun sudah menyebar luas, berupa group chat khusus.

Buat kamu yang tidak tahu apa itu maksudnya GB Rank? Penulis hanya bisa memberikan contohnya: Misalkan ada 2 belah pihak yang satu adalah Rank A dan yang satu lagi adalah Rank S. Untuk Rank yang paling tinggi ini dia akan sengaja kalah agar si rank paling rendah bisa naik ke rank selanjutnya dengan sangat mudah sekali tanpa usaha jenih payah sendiri, begitu pula sebaliknya.

Perlu diketahui jika kamu masuk dalam Top Ranking dalam kompitisi liga PvP tersebut kamu akan mendapatkan hadiah termasuk K-Ching atau uang top up game yang lumayan cukup besar.

Salah satu video Youtube yang menjelaskan hal tersebut secara detail gambar sepertinya sudah di ubah menjadi privat untuk menurunkan panasnya drama. Tapi, berhasil diselamatkan dan bisa kamu tonton melalui link berikut ini. Atau video dibawah bisa dijadikan alternatif, dan kamu bisa mendengar salah satu tanggapan pemain yang bermain di server utama.

Dampaknya?

Hal ini membuat komunitas  Elsword di Korea menjadi marah, shock, kesal, kecewa, dan lain-lain hingga pensiun beramai-ramai. Yang menjadi lebih parah lagi banyak nama-nama besar dan para Youtuber dengan mayoritas konten Elsword yang menyatakan pensiun dari game ini setelah mendengar kabar tersebut. Bahkan mereka men dismantle semua barang, costume, dan equipment yang sudah mencapai end-tier bahkan Over Power, dan bahkan menghapus semua karakter mereka. Lalu, banyak orang beranggapan kalau untuk memperbaiki game ini KOG harus mengobrak abriknya dari awal lagi.


Apa Tanggapan Dari KOG?

Lalu, bagaimana pihak KOG menanggapi hal ini yang sudah menjadi kekecewaan para pemainnya? Mereka lalu telah mengeluarkan 3 pengumuman yang dikeluarkan pada hari yang berbeda.

Pengumuman Pertama, KOG menyatakan kalau mereka akan menginvestigasi hal ini lebih dalam lagi mengenai masalah ini. Sekilas pengumuman ini banyak permain lebih menganggapnya defensive.

Pengumuman Kedua, Direktur KOG, Lee Dong Shin telah turun tangan dan meminta maaf akan masalah tersebut dan masih melanjutkan investigasi. Kamudian ia menjelaskan kalau memang benar ada pertemuan tersebut tapi itu hanyalah untuk interview dan mengisi survey saja tentang para pemain menanggapi gamenya, dan hanya kesalahan pahaman saja.

Pengumuman Ketiga, Hasilnya dari semuanya. Pihak yang diduga telah melakukan Proxy Match telah di banned 90 hari dan hadiah yang mereka dapatkan akan ditarik. Untuk pihak internal yang terlibat telah dipecat (Mampus!) dan KOG membuka loker khusus di Korea Selatan. Lalu, mereka janji akan melakukan Update Revamp (Lagi) untuk semua karakter dan akan memberikan banyak hadiah. Terakhir mereka memberikan kesempatan bagi siapapun yang telah men dismantle semua barangnya dan yang telah menghapus karakternya dapat dikembalikan lagi.

Perlu diketahui sekarang drama tersebut sudah mereda. Tapi, Sebagian justru merasa bersyukur skandal itu terjadi karena KOG mau memperbaiki game ini (Lagi).


Sedikit Ungkapan Pribadi

Penulis sendiri sudah memainkan Elsword semenjak pertama kali dibukanya server Indonesia pada tahun 2012 yang kemudian digabungkan menjadi server Internasional pada tahun 2016 hingga saat ini.

Setelah mendengar kabar ini penulis juga merasa marah dan kecewa karena sudah lama mengikuti jejak game ini, meskipun hal ini terjadi di server utama (Korea). Apalagi mendengar streamer Elsword favorit penulis juga ikut pensiun.

Jujur menurut penulis sendiri masalah yang dialami oleh game ini tidak hanya hal ini, itu saja tapi sangatlah BANYAK!!(Sambil geplok meja). Dan mungkin kalau dijabarkan satu-satu bisa memakan waktu yang sangat lama untuk menulisnya.

Sumber: Elsword Lounge – IDZero’s StoryTonPalmDSG, Elwiki Babel (2nafishisgood).


 


Like it? Share with your friends!

71
1 comment, 71 points

What's Your Reaction?

MARAH MARAH
0
MARAH
GEMES GEMES
0
GEMES
SEDIH SEDIH
0
SEDIH
WKWK WKWK
0
WKWK
Love Love
0
Love
OMG ! OMG !
0
OMG !
KEREN KEREN
0
KEREN
WTF ! WTF !
0
WTF !
Faza Rabbani

Grand Master

Halo semua! Nama saya Muhammad Khoidir Faza Rabbani. Saya akrab dipanggil Faza atau Musa. Lahir di Tasikmalaya tapi, tumbuh besar di Bandung dan Jakarta.

Ada ungkapan yang mengatakan “Jangan Menilai Buku Hanya Dari Sampulnya Saja!” sama halnya dengan “Jangan Menilai Game Hanya Dari Grafisnya Saja!”

Kontak: dariusdarker@gmail.com atau Facebook

One Comment