Indie Game Lebih Inovatif Dibanding Game Triple-A?


51
51 points

Ini adalah Content Community. Gamebrott Community adalah wadah berbagi pengalaman, opini, dan hal lainnya dalam Industri Videogame. Content ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab creator bukan tanggung jawab Redaksi Gamebrott.

Kamu dapat membuat Content Community & dibayar 💵 seperti yang [gbauthorname] lakukan disini

Siapa yang menyangka sebuah game indie seperti Untitled Goose Game berhasil memenangkan dua penghargaan sekaligus dalam ajang D.I.C.E Awards serta GDC Awards. Sebagus apakah game indie? apa sih itu game indie? dan kenapa mereka lebih inovatif dibanding game besar seperti game Triple A lainnya? 

Apa itu game Indie?

Stardew Valley on Steam

Pertama yang akan dibahas adalah apa itu game Indie. Game indie merupakan sebuah game dibuat dari developer atau studio kecil atau tim kecil yang diberi dukungan dana oleh sang publisher game atau penerbit. Developer ini tidak dimiliki oleh publisher, maka dari itu mereka tidak bergantung kepada apa yang diinginkan publisher. Hasilnya? Game yang selalu mereka bikin sepenuhnya berasal dari keinginan mereka sendiri dengan mekanik, cerita, gameplay yang pada umumnya inovatif. Publisher tidak mempengaruhi ide yang sudah dimiliki developer sehingga game tersebut memang sepenuhnya hasil dari para studio ini. Berbeda dengan triple a, game triple a memiliki budget yang terbilang sangat besar dalam mengembangkan tersebut. Developer triple a juga biasanya dimiliki oleh para publisher gede pula seperti Electronic Arts, Ubisoft, Square Enix, Activision, Sony Worldwide Studios, Take Two, dll. Tujuan yang mereka bikin juga bisa dikatakan berbeda. Jika game indie menghadirkan game yang mereka sukai terlebih dahulu, sedangkan game triple a biasanya mencari segmen pasar yang luas dan tujuan lainnya adalah mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin.

Kualitas atau Kuantitas?

Celeste dev reveals the ways their tough game secretly helps the ...

Pengembangan game Indie telah ada terutama seiring dengan munculnya komputer pribadi pada 1980-an dan 1990-an melalui shareware dan metode distribusi file sharing lainnya. Game Indie memiliki popularitas utama di tahun 2000-an karena metode distribusi online baru seperti Humble Indie Bundle dan alat pengembangan game yang tersedia secara luas. Kenaikan juga didorong oleh beberapa game yang bisa dikatakan iconic yang dirilis selama 2010-an, seperti Super Meat Boy, Fez, Braid, Minecraft, Shovel Knight, Undertale, dan juga Cuphead. Bisa dikatakan tidak semua orang memandang baik terhadap game indie. Umumnya mereka menganggap bahwa dengan budget yang kecil, game yang dihasilkan tidak memiliki kualitas yang baik. Faktanya studio indie masih sangat bisa bersaing dengan studio besar lainnya. Sebagai contoh Untitled Goose Game dengan inovasi gameplaynya, HouseHouse selaku developer mampu memenangkan game tersebut dalam dua acara penghargaan sekaligus. Popularitasnya juga kian naik, seperti yang kita tahu banyak beredar meme mengenai game ini. 

Memang sangat terasa belakangan ini game indie semakin beredar luas, kita sering sekali menemukan beberapa game indie yang menarik. Karena keunikan dari gamenya sendiri, banyak publisher yang mencari studio-studio ini untuk mereka luncurkan. PlayStation sendiri memiliki divisi khusus yang ditugaskan mencari game indie terbaik, Nintendo juga memiliki sesi khusus yang membahas mengenai game indie yang akan dirilis untuk platformnya sendiri, yaitu Indie World. Microsoft juga tengah banyak sekali membeli studio indie untuk hadir dalam Xbox Game Studios seperti developer dari Cuphead, Hellblade, dan lainnya lagi. 

Sebagai acuan data, berikut hasil penjualan dari beberapa game indie:

  1. Limbo : 3,2 juta kopi
  2. Rocket League: 10,5 juta kopi
  3. Castle Crasher: 2-5 juta kopi
  4. Minecraft: 144 juta kopi
  5. Terraria: 25 Juta kopi

Coba Saja Dulu

Coffee Talk

Angka yang begitu fantastis bukan? Tidak hanya dari luar saja, Indonesia, negara kita sendiri memiliki begitu banyak studio yang membuat game indie berkualitas. Sebut saja Toge Production, Agate, Digital Happiness dan banyak lagi. Jika pada awalnya game indie memang dipandang sebelah mata, kini mereka bisa bersaing bahkan menjadi sorotan dari para gamer serta media mengenai game mereka yang begitu inovatif. Jadi kesimpulannya tidak perlu gengsi untuk mencoba game ini, jangan menentukan bagus atau tidaknya game berdasarkan budget dan jangan melihat sebuah game dari nama developer besar atau tidak, coba saja memainkan gamenya terlebih dahulu dan kalian akan terkejut karena mekanismenya yang berbeda dari game lain pada umumnya.


Like it? Share with your friends!

51
51 points

What's Your Reaction?

MARAH MARAH
0
MARAH
GEMES GEMES
0
GEMES
SEDIH SEDIH
0
SEDIH
WKWK WKWK
0
WKWK
Love Love
0
Love
OMG ! OMG !
0
OMG !
KEREN KEREN
0
KEREN
WTF ! WTF !
0
WTF !
cloudman

Grand Master

-

0 Comments