Masa Depan Cloud Gaming, Apakah Console Akan Punah?


52
52 points

Ini adalah Content Community. Gamebrott Community adalah wadah berbagi pengalaman, opini, dan hal lainnya dalam Industri Videogame. Content ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab creatorĀ bukan tanggung jawab Redaksi Gamebrott.

Kamu dapat membuat Content Community & dibayar šŸ’µ seperti yang cloudman lakukan disini

  • Baru-baru ini saja Google telah mengumumkan produk terbaru mereka di GDC 2019 yaitu Google Stadia, Stadia ini adalah sebuah console berbasis Cloud Streaming Game. apakah itu? cloud gaming atau cloud streaming adalah sebuah service dimana kita dapat memainkan game berbasis streaming dengan platform yang kita miliki, contohnya kita dapat memainkan game berat seperti Assassins Creed Oddsey hanya menggunakan Smarthphone kita hanya dengan menggunakan koneksi internet yang stabil.Ā contohnya seperti youtube, kita dpt menonton ribuan video streaming via internet, sama seperti cloud gaming cuma yang membedakan adalah kita memainkan game.

Image result for google stadia

Balik lagi ke Stadia, di dalam event GDC tersebut Google mendemo kan Stadia tersebut dengan memainkan game Assassins Creed Oddsey, awal mula mereka memainkan game tersebut via laptop dengan menggunakan browser Chrome, lalu mereka pindah ke platform pc Desktop, lalu mereka pindah lagi ke platform mobile smartphone, dan semuanya di lakukan dengan begitu cepat tanpa ada loading antar perpindahan platform. Fitur lain dari Stadia ini adalah support resolusi 4K 60FPS dan kabarnya akan dikembangkan mencapai 8K 120FPS. stadia juga memiliki console fisik, consolenya sendiri berada di data center Google, sistemnya kita hanya membayar langganan perbulan untuk mencicipi game di stadia tersebut. untuk spesifikasi, Google berani membandingkan sendiri dengan spesifikasi PS4 Pro dan Xbox One X, dan hasilnya adalah Stadia dapat mengalahkan kedua console tersebut dengan memiliki hingga 10.7 Teraflops. Google juga mengumumkan Developer first party mereka, controller khusus untuk stadia yang memiliki fitur Google Assistant. untuk informasi lebih lanjut Google akan mengumumkannya pada bulan juni, apakah akan ada di E3? kita lihat saja.

Image result for google stadia spec

Nah, sebenarnya sistem Cloud Gaming ini sudah ada sejak stadia ini di umumkan, sebagai contoh di Indonesia sendiri sudah ada bernama Emago (berubah nama menjadi GameQoo), Skyegrid, dan lainnya cuma mereka tidak menyediakan Trial untuk service mereka sehingga user tidak dapat mengetest terlebih dahulu koneksi mereka apakah kuat atau tidak. berbicara tentang koneksi internet, Google Stadia mengklaim bahwa untuk menjalankan streaming game mereka dengan lancar hanya membutuhkan 30Mbps di resolusi 1080p 60fps dan 15 Mbps di 720p di 30fps, ingat untuk menjalankan Cloud Gaming dengan lancar kita juga perlu upload speed yang cepat karena inputan data kita akan di kirimkan ke server.

Apakah mungkin platform Cloud Gaming dapat mengalahkan console? mari kita bahas hal yang mungkin dan tidak mungkin terutama di Indonesia.

Pertama koneksi internet, menurutĀ https://www.atlasandboots.com/Ā rata-rata kecepatan internet di Indonesia hanya 5.77Mbps pada tahun 2018 belum lagi provider internet kita menerapkan sistem FUP atau penggunaan data secara wajar. untuk menjalankan video berdurasi 1080p berdurasi 1 jam saja menghabiskan data sekitar lebih dari 2 GB, bayangkan jika 100ribu orang memainkan Cloud Gaming dengan perharinya berdurasi 2 jam, berapa banyak data yang di habiskan dalam sebulan?

Image result for google stadia countries list

Kedua banyak user console yang menikmati bermain game secara offline dengan menggunakan game fisik, balik lagi ke koneksi internet, mereka malas menunggu download data yang lama untuk menginstall game, belum lagi jika di rumah tersebut internet yang digunakan lebih dari 1 orang, mungkin sekeluarga? tentu saja speed internet tersebut akan terbagi bagi.

Image result for google stadia countries list

Menurut saya console tidak dapat digantikan dengan platform berbasis Cloud GamingĀ untuk saat ini karena masalah dari internet tadi dan tentunya dengan input lag yang cukup mengganggu, sebenarnya jika internet di Indonesia sudah stabil dan cepat, kehadiran Cloud Gaming ini juga menarik bagi saya karena kita tidak perlu membeli console atau pc yang mahal untuk memainkan game AAA. kita lihat saja nanti di bulan Juni perkembangan info Google Stadia, apakah Google dapat mengantisipasi masalah-masalah tersebut secara mereka adalah raksasa internet. oh iya Google Stadia akan dirilis pada tahun 2019 ini dan baru hanya terdapat di sebagian besar negara di Eropa, lalu di US, UK dan Canada.


Like it? Share with your friends!

52
52 points

What's Your Reaction?

MARAH MARAH
0
MARAH
GEMES GEMES
0
GEMES
SEDIH SEDIH
0
SEDIH
WKWK WKWK
0
WKWK
Love Love
0
Love
OMG ! OMG !
0
OMG !
KEREN KEREN
0
KEREN
WTF ! WTF !
0
WTF !
cloudman

Grand Master

-

0 Comments