Mengenal Katsura Hashino dan Perannya di Balik Persona 5


58
58 points

Ini adalah Content Community. Gamebrott Community adalah wadah berbagi pengalaman, opini, dan hal lainnya dalam Industri Videogame. Content ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab creator bukan tanggung jawab Redaksi Gamebrott.

Kamu dapat membuat Content Community & dibayar ūüíĶ seperti yang Aru Akasa lakukan disini

Persona merupakan salah game yang cukup terkenal. Terutama dengan konsepnya yang seperti namanya mengangkat tema manifestasi jati diri manusia dalam sebuah peran atau disebut Persona. Istilah tersebut diambil dari istilah psikologis dan drama. Tidak heran konsepnya menarik peminat dari dunia game.

Mengenal Persona

Persona sendiri merupakan merek sampingan dari Shin Megami Tensei. Game yang mengangkat tema mesiah dan berbagai makhluk mitologi yang disebut demon. Ide game persona dikembangkan pertama kali melalui salah satu judul shin megami tensei if. Memperkuat sisi anak sma dalam game tersebut. Sehingga game persona kemudian dianggap mulai lebih terkenal dibanding Shin Megami Tensei.

Hal tersebut kemudian mempengaruhi Persona sendiri. Sejak  beberapa seri Persona menuai kesuksesan melebihi game smt. Terbukti dengan semakin banyaknya game persona diproduksi dari tahun ke tahun. Akibatnya saat mencapai Persona 5, mereka tidak menggunakan lagi merek Shin Megami Tensei sebagai nama dari Persona. Nama Persona 5 berdiri sendiri, tidak seperti pendahulunya yang masih menggunakan nama Shin Megami Tensei.

Munculnya Katsura Hoshino

Tak sampai disitu saja perubahan yang terjadi dalam Persona 5. Jika melihat jajaran penulis, maka anda akan melihat satu orang yang ditambahkan lagi sebagai penulis yaitu Katsura Hoshino. Mereka bertiga dengan Shinji Yamamoto dan Yuichiro Tanaka. Sebelumnya sendiri Katsura Hoshino juga turut membantu dalam beberapa seri yaitu Shin Megami Tensei Nocturne, Catherine, Persona 3, Persona 4 dan Persona 5. Namun, saat itu belum berperan sebagai penulis dan direktur.

Salah satu hal yang menarik adalah bagaimana Katsura Hoshino mengungkapkan beberapa bagian dalam pembuatan Persona 5. Salah satu wawancaranya yang cukup menarik adalah videonya pada channel Archipel di acara Toco-coco. Video yang mengungkap sisi lain di balik Katsura Hoshino dan pembuatan Persona 5.

 

Katsura Hoshino dan dibalik layar Persona 5

Video ini diawali dengan perkenalan diri oleh Katsura Hoshino (Namanya mirip dengan penulis manga D.grayman). Video tersebut mengambil latar belakang di Tokyo, di bagian Shibuya. Pertama ia menjelaskan karakter protagonist dalam game terinspirasi dari Arsene Lupin yang merupakan kisah fiksi dari Perancis tentang seorang pencuri jenius. Ia juga melihat banyaknya tempat di dunia nyata yang terhubung dengan Persona 5. Jika kita melihat baik-baik beberapa gambar disini, banyak elemen dari dunia nyata yang digunakan untuk game Persona 5.

Namun, tidak seperti Arsene Lupin yang mengambil setting kota kecil, Persona 5 mengambil sebuah kota besar sebagai pusat dari politik dan kebudayaan. Dimana, ia mengambil tokyo sebagai penggambaran utamanya. Terlihat dari beberapa adegan yang memang mengambil tempat di dunia nyata seperti saat protagonist berjalan di Tokyo.

 

Satu hal yang paling menarik adalah penggunaan bagian kota Yongenjaya. Dimana aslinya kota tersebut terinpirasi dari salah satu kota yang namanya hampir mirip di dalam Persona 5, yaitu Sangenjaya. Jika melihat baik-baik potongan kota tersebut. Pengambilan Sangenjaya sebagai setting kota juga karena daerah tersebut dekat dengan Atlus.

 

Kesan yang ingin ditimbulkan oleh Katsura Hoshino juga adalah dimana kota besar, dimana sang protagonist tak punya tempat untuk pulang. Sebagaimana kita ketahui protagonist di kota tersebut hanya menumpang. Hal ini juga menggambarkan para pengembang Persona 5 saat itu mengalami masa sulit dan saat itu mereka selalu berjalan  dan diskusi di sekitar jalanan, seolah tidak punya tempat untuk pergi. Namun, itu menjadi sumber story dan karakter.

 

Katsura Hashino juga terinspirasi dengan sebuah tempat di Sangenjaya yaitu Carrot Tower. Dimana,  ia sering membeli manga dan membacanya di sana. Tempat itu menjadi inspirasi penggunaan tokyo sebagai kota besar. Bagian atas Menara tersebut tempatnya membaca dan melihat Gedung-gedung tokyo yang sebuah kota besar. Karena itu, ia menggunakan pengambaran Gedung itu sebagai salah satu bagian dari game.

 

Tidak Ikut di Persona 6

Namun, ada hal yang cukup memberikan kekecewaan. Katsura Hoshino dikabarkan tidak akan lagi menjadi penanggung jawab di seri Persona 6. Ia akan fokus mengembangkan game baru dari Atlus yang sedang dalam proses pembuatan. Ia juga bekerja di studio terbaru milik Atlus yaitu Studio Zero dimana ia akan mengerjakan sebuah proyek baru.

Mungkin itu saja pemaparan singkat soal Katsuro Hoshino dan dibalik pengerjaan Persona 5. Semoga kisah ini dapat menghadirkan inspirasi dan banyak manfaat bagi para pembaca. Bagi para pembaca mungkin dapat merasakan bagaimana inspirasi ini dengan cara memainkan Persona 5 pada platform Playstation 4.


Like it? Share with your friends!

58
58 points

What's Your Reaction?

MARAH MARAH
0
MARAH
GEMES GEMES
0
GEMES
SEDIH SEDIH
0
SEDIH
WKWK WKWK
0
WKWK
Love Love
0
Love
OMG ! OMG !
0
OMG !
KEREN KEREN
0
KEREN
WTF ! WTF !
0
WTF !
Aru Akasa

Grand Master

Penulis amatir yang menjadikan Gamebrott sebagai tempatnya latihan menulis, Akhirnya ia memberanikan diri menulis blognya yang berjudul meongeden.com

0 Comments