Number One Online – Ch. 1 Part 4: Vital Strike | Skill Deteksi


63
63 points

Ini adalah Content Community. Gamebrott Community adalah wadah berbagi pengalaman, opini, dan hal lainnya dalam Industri Videogame. Content ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab creator bukan tanggung jawab Redaksi Gamebrott.

Kamu dapat membuat Content Community & dibayar 💵 seperti yang prasetyopeuru lakukan disini

Kini Zetokrenz berada di lokasi dekat Perpustakaan Alpha arah Utara Barat Laut, di daerah ini ada 2 tipe monster level 5 dan level 7. Yakni, Krokes lv. 5 dan Piron Lv. 7.

“Pertama, akan kucoba melawan monster Krokes itu!”

Karena aku belum mempunyai item senjata, berarti skill Vital Strike ini akan kugunakan dengan pukulan tangan! Akan kucoba..

“Vital Strike!” Seru Zetokrenz mengeluarkan skillnya dengan tinju kepalan tangannya terarah tepat pada titik lemah monster Krokes. Health Point(HP) monster Krokes berkurang 54%. Mana Point(MP) Zetokrenz berkurang 20%. Untuk menggunakan skill Vital Strike ini, maka jumlah MP player akan berkurang 20% dari total MP untuk setiap kali penggunaan.

Zetokrenz pun mencoba menggunakan skill Vital Strike sekali lagi dan langsung naik level, efek dari membaca buku sebelumnya exp-nya sudah 84% dan efek dari membunuh monster Krokes mendapat exp 32%. Saat ini Zetokrenz lv. 6 dengan experience 16%.

“Hmm.. Sebaiknya skill Vital Strike ini jangan terlalu sering kugunakan. Karena dengan menggunakannya saja sudah menguras 20% Mana-ku secara keseluruhan. Baru menggunakan 2 kali skill Vital Strike saja, Mana-ku sekarang tersisa 60%. Regenerasi Mana-ku saja 1 menit hanya 5%.”

“Untuk Stamina Point(SP)-ku tak ada masalah, karena dalam membaca maupun menyerang monster tidak begitu menguras Stamina yang banyak. Saat ini Stamina-ku masih 82%. Sip!”

Zetokrenz pun terus bertarung sampai level 10. Dan skill Deteksi-nya akhirnya terbuka dan bisa digunakan. Sebelum mengambil job, Zetokrenz berniat bertemu dengan Hiola. Status Hiola masih online. Zetokrenz mengirim pesan kepada Hiola yang berisi bahwa Zetokrenz sudah level 10 dan siap memilih job awal. Sayangnya Hiola belum membaca pesan tersebut dan belum membalas pesan dari Zetorkrenz.

Zetokrenzpun bergegas menuju Perpustakaan Alpha untuk menemui Hiola.

Setibanya di sana, di dalam Perpustakaan Aplha.

“Hiola!” Zetokrenz menepuk punggung gadis yang sedang membaca buku di perpustakaan tersebut.

“Ahh~ Kamu siapa?” Seru sang gadis yang kaget ditepuk dari belakang oleh Zetokrenz.

“Ahh maaf kupikir kamu kenalanku. Maaf ya..” Balas Zetokrenz yang salah mengira bahwa gadis tersebut dikiranya adalah Hiola.

“Ohh… Oke oke, ku kira apa.. Bikin kaget saja!” seru sang gadis.

Zetokrenz pun pergi dan mencoba mencari di ruangan lain, tapi pas dicek sekali lagi, Hiola sudah offline.

Di dalam Perpustakaan Alpha, Zetokrenz mencoba membaca buku yang sebelumnya ingin dibaca namun tak bisa dengan menggunakan skill Deteksi. Saat mengaktifkan skill Deteksi, Zetokrenz menerima buff SEN: +100 dan REA: +100.

Zetokrenz kemudian mengecek fitur dan status karakternya.

Zetokrenz Lv. 10 | Pemula | Ras Manusia |

Status, STR: 47 | AGI: 7 | VIT: 7 | INT: 10 | DEX: 8 | LUK: 9 | SEN: 7 (+100) | WIS: 9 | REA: 23 (+100) | LEA: 9

Skill: Pukulan | Serangan Otomatis | Istirahat | Membaca | Vital Strike | *Deteksi

RP: 245 | Gold: 0 | Bitcoin: 0

Weapon: – | Helmet: – | Armor: Novice Clothes | Gloves: – | Boots: Novice Boots | Accecory: –

“Gila! Status Sense sama Read gua nambah plus 100!!” Seru Zetokrenz kaget dengan buff yang diterima dari Skill Anugerah Deteksi miliknya.

“Oke mari kita coba baca buku ini!” Zetokrenz memegang buku yang sebelumnya tak bisa dibaca olehnya. “Judul buku ini, ‘Item Skill Book of Universe’. Tulisan yang sebelumnya tak terbaca, berubah menjadi bahasa Indonesia. Keren.. Thank God for my skill Detection!”.

Zetokrenz pun membaca buku tersebut secara detail. “Hmm.. ternyata buku ini berisi tentang Item Langkah Buku Semesta yang bisa menyimpan banyak skill ke dalam Item Weapon Buku tersebut, dan bisa digunakan dalam pertarungan. Untuk mendapatkan Item Super Rare ini, aku harus masuk ke Perpustakaan Under World ke lantai yang paling dasar. Sayangnya untuk masuk ke dalam perpustakaan itu, aku harus mengalahkan boss Level 20 King Skeleton. Untuk bisa masuk ke area boss tersebut, minimal aku juga harus level 20. Dan letak area Perpustakaan Under World berada di dalam danau tengah Map Eden. Untuk bisa memasuki daerah perairan tersebut, player harus mempelajari skill berenang dari NPC Perenang di Map Nuh. Hmm.. berarti untuk saat ini aku belum bisa mendapatkan Item Skill langkah tersebut. Oke oke.. Baiklah, kalau begitu sekarang sebaiknya aku pergi ke Academy untuk mengambil job Pelajar. Setelah job awal terbuka, maka Papan Board Number One akan terbuka, dan kita bisa melihat siapa player nomor satu di game Number One Online saat ini! Menarik…”.

To Be Continued


Like it? Share with your friends!

63
63 points

What's Your Reaction?

MARAH MARAH
0
MARAH
GEMES GEMES
0
GEMES
SEDIH SEDIH
0
SEDIH
WKWK WKWK
0
WKWK
Love Love
0
Love
OMG ! OMG !
0
OMG !
KEREN KEREN
0
KEREN
WTF ! WTF !
0
WTF !
prasetyopeuru

Elite

Prasetyo Peuru Henry Putra adalah anak kedua dari pasangan Suami Isteri, Ir. Henry John Ch. Peuru dan Cendra Henny Kawung. Bernamakan Prasetyo yang merupakan nama Jawa, dia bukanlah seorang keturunan Jawa, melainkan dari suku Mori dari Ayahnya dan Minahasa dari Ibunya. Alasan diberikan nama tersebut agar bisa Nasionalis. Dia dilahirkan di Luwuk, Sulawesi Tengah, 28 Agustus 1994.

Akhir tahun 2009, Tyo mengalami sakit depresi yang kemudian diketahui adalah Schizophrenia. Alasan dia terkena sakit tersebut karena masalah yang dihadapi Ayahnya yang merupakan Wartawan Senior sekaligus seorang Aktivis, yang ditangkap Polisi oleh alasan yang tidak benar karena yang dilawan merupakan orang yang berkuasa.

Karena hal tersebut , Tyo akhirnya mesti menjalani pengobatan rutin dengan bertemu seorang Psikiater yang melakukan konsultasi dan pemberian obat untuk diminum agar bisa sembuh. Karena dalam beberapa tahun, dia pernah stop mengkonsumsi obat, pada akhirnya penyakit Schizophrenia tersebut kembali mengganggu kondisi kejiwaannya. Hingga akhirnya Tyo divonis oleh dokter harus mengonsumsi obat seumur hidup.

Meski begitu, setelah lulus dari  bangku SMA. Sebelum kuliah Tyo bekerja di beberapa tempat dan tanpa terkendala oleh masalah penyakit yang dihadapinya. Dia pernah bekerja di sebuah Homeschooling sebagai Guru Pengganti dan Guru Online, padahal awalnya dia melamar di homeschooling tersebut sebagai staff IT, karena dia sebelumnya berbackground jurusan MultiMedia di SMK Nusantara, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Sampai pada kelas 3 SMK dia pindah ke Sulawesi Tengah dan lulus mengikuti Paket C. Pada homeschooling tersebut, Tyo mengajar kelas 4, 5, 6 SD dan 1, 2, 3 SMP semua mata pelajaran. Untungnya saat sekolah dia merupakan murid berprestasi, jadi materi untuk anak sekolah yang di ajar di Homeschooling tersebut bisa dengan lancar diajarkan olehnya. Setelah itu usai kerja di Homeschooling dan meminta resign, Tyo bekerja di sebuah tempat percetakan dan fotokopi sebagai Operator Graphic Design. Terakhir Tyo bekerja sebagai Business Consultant di sebuah perusahaan pialang di Jakarta Pusat. Setelah berhenti dari Perusahaan Pialang sebagi Business Consultant, dia pindah ke Sulawesi Tengah untuk memulai usaha baru pribadi. Di sana Tyo akhirnya memulai untuk masuk kuliah dengan memilih jurusan Manajemen Informatika di AMIK Nurmal Luwuk Banggai.

0 Comments