Number One Online – Ch. 1 Part 7: Under World | King Skeleton


64
64 points

Ini adalah Content Community. Gamebrott Community adalah wadah berbagi pengalaman, opini, dan hal lainnya dalam Industri Videogame. Content ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab creator bukan tanggung jawab Redaksi Gamebrott.

Kamu dapat membuat Content Community & dibayar 💵 seperti yang prasetyopeuru lakukan disini

Setibanya di Markas Organisasi Serikat Misi, Zetokrenz dan Hiola segera memberikan bukti surat quest yang telah mereka selesaikan. Termasuk 100 item tulang monster Dogruz level 9 yang kemudian diberikan kepada NPC Pemberi Misi bernama Ferguso.

Surat Quest adalah item yang diterima player yang berfungsi untuk menyimpan data misi yang berhasil diselesaikan oleh para petualang.

Zetokrenz dan Hiola akhirnya mendapat hadiah quest dari 2 quest party yang mereka selesaikan bersama.

Berikut hadiah quest party yang didapat dari mengumpulkan 100 tulang monster Dogruz level 9:

[20 Potion HP, 20 Potion MP, 50 RP, 1 Potion EXP Lv.1]

Dan ini hadiah quest party dari membunuh 100 monster Goblin level 15:

[50 Potion HP, 20 Potion MP. 80 RP, 3 Potion EXP Lv.1]

Setelah mendapat hadiah quest, Zetokrenz dan Hiola memutuskan untuk offline.

Keesokan harinya, Zetokrenz kembali online dalam dunia game Number One Online. “Ready! Link Start.”

Setelah mencapai level 20, Zetokrenz mencari NPC yang bisa mengajarkan skill Berenang di kota Nuh.

Akhirnya Zetokrenz bisa menemukan NPC tersebut sesuai dari informasi di buku yang dibacanya di Perpustakaan Alpha.

NPC tersebut bernama Noah. Untuk mempelajari skill berenang, Zetokrenz harus membawakan NPC Noah 10 ikan Cakal level 2.

Untuk menangkap ikan Cakal, Zetokrenz harus membeli item alat Pancing seharga 50 RP dan mempelajari cara memancing dengan membayar sejumlah 20 RP pada NPC yang bernama Mania.

Zetokrenz mengecek jumlah uang miliknya.

RP: 1203 | Gold: 10 | Bitcoin: 1

Zetokrenz pun membeli item alat pancingnya dan mempelajari skill memancing dari NPC Mania.

Ternyata memancing itu tidak mudah, namun berkat skill Deteksi dan Skill Easy Learning, Zetokrenz bisa belajar memancing dengan cepat dan menangkap ikan dengan mudah. Zetokrenz pun berhasil menyelesaikan tugas dari NPC Noah dan mempelajari skill Berenang.

Setelah berhasil mempelajari skill berenang, Zetokrenz segera bergegas menuju daerah Eden untuk mendapatkan item weapon super rare Book Of Universe.

Zetokrenz akhirnya mencapai dasar danau Eden dan berjalan memasuki wilayah Under World. Setelah berjalan ke depan memasuki lorong masuk Under World selama beberapa menit, sama sekali tak ada monster yang menghadang. Sampai Zetokrenz mencapai ujung lorong dan kemudian membuka pintu di ujung lorong tersebut. Saat membuka pintu tersebut dan masuk beberapa langkah. Tampak cahaya mata dari Monster Boss King Skeleton yang bersinar berwarna merah. Monster boss tersebut siap untuk melawan Zetokrenz yang memasuki wilayahnya. Zetokrenz pun siap bertarung seorang diri melawan King Skeleton.

Saat sudah mau bertarung, muncul notif pesan masuk. Namun karena keadaan yang sudah genting. Zetokrenz membiarkannya dan menon-aktifkan fitur notif pesan agar bisa serius melawan monster boss King Skeleton. Zetokrenz sadar kalau pesan tersebut berasal dari Hiola, karena Hiola merupakan satu-satunya teman yang terdaftar dalam fitur friend listnya. Namun apa boleh buat, saat ini dia harus fokus melawan monster boss di depannya.

King Skeleton tersebut memakai Mahkota Emas di kepalanya, menggunakan baju zirah perak, Perisai Hitam besar yang terbuat dari besi hitam yang sangat keras dan Pedang besar panjang yang berwarna silver.

King Skeleton mengayunkan pedang besarnya yang memunculkan skill Tebasan Angin Petir Hitam ke arah Zetokrenz. Dengan cepat Zetokrenz segera menghindari serangan dashyat tersebut. Dan menyerang dengan energi sihir dari Item Weapon Stick Magic miliknya ke arah King Skeleton. Namun seperti biasa, sesuai pengalaman melawan Monster Boss sebelumnya Jenderal Goblin, Zetokrenz harus bersabar untuk menumbangkan King Skeleton yang memiliki bar HP yang tebal.

“[Arrow Lightning] Skill Activate!” Zetokrenz mengeluarkan skill pertamanya. Sayangnya skill tersebut ditangkis dengan Perisai Hitam milik King Skeleton yang diperkuat skill miliknya, Strength Shield.

Dengan sekali lihat, Zetokrenz sadar bahwa untuk mengaktifkan skill pertahanan sang monster boss, Strength Shield, dibutuhkan waktu cooldown beberapa detik. Dengan cepat Zetokrenz mengaktifkan skillnya.

“[Calling Skill: Stun] [Calling Skill: Vital Strike] [Calling Skill: Arrow Lightning] Skill Activate!” Zetokrenz mencoba menggabungkan tiga skill sekaligus diarahkan ke monster boss King Skeleton. Tepat sekali, serangan tersebut menghasilkan damage dan critical yang luar biasa.

Memanfaatkan efek stun yang dialami King Skeleton, Zetokrenz mencoba skill upgrade barunya.

 “[Calling Skill: Vital Strike] [Calling Skill: Multiple Arrow Lightning] Skill Activate!” Zetokrenz mengeluarkan skill sihir Panah Petir yang sangat banyak terarah menuju monster boss King Skeleton.

Serangan tersebut berhasil mengurangi beberapa persen darah sang monster boss King Skeleton. Setelah efek stun selesai, King Skeleton tampak marah dan mengeluarkan skill Bola Api Hitam yang besar diarahkan ke Zetokrenz.

Namun dengan tenang, Zetokrenz tampak tersenyum kecil. Serangan tersebut terarah padanya dan dia sama sekali tak bisa menghindar. Akibat serangan tersebut, terjadi ledakan besar dan kemudian diakhiri kabut asap ledakan yang mulai menghilang perlahan.

Zetokrenz terlihat tak terluka. Tampak seperti lingkaran barrier yang melindunginya dari serangan besar tersebut. Ternyata itu adalah skill baru Zetokrenz yang disebut Circle Barrier Heaven. Skill tersebut didapatnya di Perpustakaan Alpha dengan bantuan skill anugerah miliknya, skill Deteksi!

Mencoba skill tersebut untuk pertama kalinya, Zetokrenz sudah mengetahui bahwa tak ada satupun serangan jarak dekat maupun jarak jauh yang bisa menembus pertahanan skill ini. Sayangnya skill ini sama dengan skill Vital Strike yang mengurangi 20% Mana milik pengguna. Namun dengan jumlah potion HP dan potion MP yang cukup banyak, Zetokrenz yakin bisa mengalahkan monster boss King Skeleton seorang diri.

Dengan strateginya dan kecepatan medeteksi pola serangan dan bertahan lawan, Zetokrenz akhirnya bisa mendominasi pertarungan dan hampir menuju kemenangan. Dari buku yang telah dibacanya tentang cara bertarung melawan monster boss King Skeleton, dan pengalaman bertarung langsung meski hanya sesaat. Zetokrenz akhirnya menumbangkannya dengan skill terakhirnya, Tanaman Tali Pengikat Berduri yang dipelajari dari NPC Profesor Tanaman di kota pertama Ekuqaleni.

King Skeleton yang mencoba sekuat tenaga terlepas dari lilitan skill tersebut, malah membuat point HP-nya semakin berkurang dan akhirnya mati, setelah point HP-nya habis.

[Congratulation! You has killed Boss Monster King Skeleton!]

[You got Key of Under World Library !]

[You got 100 Gold] [You Got 100 RP] [You got King Skeleton Sword]

Zetokrenz kemudian mencoba menggunakan item weapon King Skeleton Sword, hanya saja karena jumlah status STR yang kurang, item tersebut tak bisa digunakan.

Zetokrenz pun mengecek fitur dan status karakternya.

Zetokrenz Lv. 21 | Pelajar | Ras Manusia |

Status, STR: 8 | AGI: 7 | VIT: 43 | INT: 70 (+5) | DEX: 8 | LUK: 30 | SEN: 7(+100) | WIS: 30 | REA: 8 (+100) | LEA: 80 <Point Status: 21>

Skill: Pukulan | Serangan Otomatis | Istirahat | Membaca | Vital Strike | *Deteksi | Stun | Eagle Eyes | Arrow Lightning | Multiple Arrow Lightning | Circle Barrier Heaven | Tanaman Tali Pengikat Beruri | Memancing | Berenang

RP: 1233 | Gold: 110 | Bitcoin: 1

Weapon: Stick Magic | Helmet: Topi Pelajar | Armor: Baju Pelajar | Gloves: Sarung Tangan Pelajar | Boots: Sepatu Pelajar | Accecory: Kalung Tulang Dogruz

Setelah mengalahkan monster boss King Skeleton dan mendapat Kunci Perpustakaan Under World, Zetokrenz pun segera menggunakan kunci tersebut dan membuka pintu Perpustakaan Under World.

To Be Continued


Like it? Share with your friends!

64
64 points

What's Your Reaction?

MARAH MARAH
0
MARAH
GEMES GEMES
0
GEMES
SEDIH SEDIH
0
SEDIH
WKWK WKWK
0
WKWK
Love Love
0
Love
OMG ! OMG !
0
OMG !
KEREN KEREN
0
KEREN
WTF ! WTF !
0
WTF !
prasetyopeuru

Elite

Prasetyo Peuru Henry Putra adalah anak kedua dari pasangan Suami Isteri, Ir. Henry John Ch. Peuru dan Cendra Henny Kawung. Bernamakan Prasetyo yang merupakan nama Jawa, dia bukanlah seorang keturunan Jawa, melainkan dari suku Mori dari Ayahnya dan Minahasa dari Ibunya. Alasan diberikan nama tersebut agar bisa Nasionalis. Dia dilahirkan di Luwuk, Sulawesi Tengah, 28 Agustus 1994.

Akhir tahun 2009, Tyo mengalami sakit depresi yang kemudian diketahui adalah Schizophrenia. Alasan dia terkena sakit tersebut karena masalah yang dihadapi Ayahnya yang merupakan Wartawan Senior sekaligus seorang Aktivis, yang ditangkap Polisi oleh alasan yang tidak benar karena yang dilawan merupakan orang yang berkuasa.

Karena hal tersebut , Tyo akhirnya mesti menjalani pengobatan rutin dengan bertemu seorang Psikiater yang melakukan konsultasi dan pemberian obat untuk diminum agar bisa sembuh. Karena dalam beberapa tahun, dia pernah stop mengkonsumsi obat, pada akhirnya penyakit Schizophrenia tersebut kembali mengganggu kondisi kejiwaannya. Hingga akhirnya Tyo divonis oleh dokter harus mengonsumsi obat seumur hidup.

Meski begitu, setelah lulus dari  bangku SMA. Sebelum kuliah Tyo bekerja di beberapa tempat dan tanpa terkendala oleh masalah penyakit yang dihadapinya. Dia pernah bekerja di sebuah Homeschooling sebagai Guru Pengganti dan Guru Online, padahal awalnya dia melamar di homeschooling tersebut sebagai staff IT, karena dia sebelumnya berbackground jurusan MultiMedia di SMK Nusantara, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Sampai pada kelas 3 SMK dia pindah ke Sulawesi Tengah dan lulus mengikuti Paket C. Pada homeschooling tersebut, Tyo mengajar kelas 4, 5, 6 SD dan 1, 2, 3 SMP semua mata pelajaran. Untungnya saat sekolah dia merupakan murid berprestasi, jadi materi untuk anak sekolah yang di ajar di Homeschooling tersebut bisa dengan lancar diajarkan olehnya. Setelah itu usai kerja di Homeschooling dan meminta resign, Tyo bekerja di sebuah tempat percetakan dan fotokopi sebagai Operator Graphic Design. Terakhir Tyo bekerja sebagai Business Consultant di sebuah perusahaan pialang di Jakarta Pusat. Setelah berhenti dari Perusahaan Pialang sebagi Business Consultant, dia pindah ke Sulawesi Tengah untuk memulai usaha baru pribadi. Di sana Tyo akhirnya memulai untuk masuk kuliah dengan memilih jurusan Manajemen Informatika di AMIK Nurmal Luwuk Banggai.

0 Comments