Dampak Pandemi, Cuphead: The Delicious Last Course Ditunda Ke 2021

in , , , ,
2488603b

Dengan atmosfir menawan dan gaya visual yang terinspirasi dari kartun klasik, Cuphead menjadi salah satu game paling berbeda dalam beberapa tahun terakhir. Game bergenre run and gun tersebut bahkan kini tersedia di hampir semua platform seperti PS4, Xbox One, Nintendo Switch dan PC. Kesuksesan itu mendorong Studio MDHR selaku developer untuk mengembangkan DLC baru, yang sayangnya masih butuh waktu lama sebelum sampai ke tangan para player.

Melalui akun Twitter resmi mereka, Studio MDHR mengumumkan bahwa DLC terbaru Cuphead yaitu The Delicious Last Course, ditunda ke 2021. Sebelumnya, DLC tersebut direncanakan untuk dirilis pada tahun 2019, sebelum akhirnya diundur ke musim panas 2020. Namun kini, episode final dari Cuphead itu harus kembali menunggu hingga tahun depan. Studio MDHR secara terang-terangan menyebut bahwa pandemi COVID-19 menjadi alasan utama penundaan itu.

Founder Studio MDHR – Chad dan Jared Moldenhauer menyebut bahwa tim pengembang berusaha untuk membuat The Delicious Last Course sebagai karya terbaik mereka. Dan untuk mencapai standar yang tinggi itu, sangatlah sulit dan menantang terutama di tengah pandemi yang sedang berlangsung seperti saat ini.

Tim pengembang menjelaskan bahwa demi bisa memberikan kualitas terbaik ke DLC tersebut, Studio MDHR dengan berat hati terpaksa untuk membuat keputusan sulit. Langkah penundaan perilisan akhirnya diambil dan The Delicious Last Course baru akan dirilis sampai Studio MDHR yakin bahwa DLC itu dapat sesuai dengan ekspektasi player.

The Delicious Last Course sendiri akan menambahkan pulau baru untuk dieksplorasi, tantangan serta bos baru untuk dilawan dan karakter baru bernama Ms. Chalice.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Cuphead atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Arif Gunawan

Written by Arif Gunawan

kreator tulisan yang jarang bermain game namun tertarik dengan perkembangan industri game itu sendiri