Dev. Fornite Ingin Saingi Steam dengan Epic Games Store

epicgamesstore2

Tak puas dengan sistem bagi untung dari Steam, beberapa publisher baru-baru ini merilis game PC mereka lewat platform distribusi sendiri. Game raksasa seperti Destiny, Call of Duty: Black Ops 4, dan Fallout 76 tidak dirilis di Steam sama sekali dan hanya dapat dimainkan lewat program DRM masing-masing.

Tak cukup sampai disitu, Steam nantinya akan dihadapi oleh pesaing baru lagi yaitu Epic Games Store – platform distribusi game yang dibuka oleh developer Fortnite. Untuk menyaingi platform store milik Valve yang telah dominasi PC gaming selama bertahun-tahun, Epic Games tawarkan sistem bagi hasil yang lebih besar untuk para developer. Epic Games Store tawarkan 88% penghasilan diberikan kepada developer, cukup lebih besar dari Steam. Steam sebelumnya hanya memberikan 70% pendapatan kepada developer sebelum mereka merubahnya beberapa hari yang lalu menjadi 75% untuk pendapatan dibawah $10 juta dan 80% apabila pendapatan melebihi $50 juta.

Selain dari sistem bagi untung yang terdengar menggiurkan untuk para developer ini, mereka juga memberikan godaan besar untuk para developer yang menggunakan Unreal Engine pada game mereka. Game dengan engine tersebut tidak perlu khawatir soal royalti karena royalti karena telah termasuk dalam 12% penghasilan yang masuk ke kantong mereka. Ini berarti developer dengan Unreal Engine sepenuhnya dapatkan 88% dari pendapatan yang dihasilkan dari game yang mereka jual. Sedangkan untuk developer dengan engine lain, mereka tetap harus berurusan dengan royalti engine dari hasil yang mereka dapatkan.

Epic Games Store akan dirilis sesegera mungkin oleh developer Fortnite ini dan game saingan mereka PlayerUnknown’s Battlegrounds bisa saja masuk dalam salah satu game pertama untuk platform tersebut. Tim Sweeney, bos dari Epic Games ungkap mereka telah mengirim email terbuka untuk mengajak game battle-royale tersebut meski pernah ada sedikit perdebatan diantara kedua game.

Apakah Epic games Store ini dapat bersaing melawan tak hanya Steam tetapi juga GOG, Origin milik EA, Uplay milik Ubisoft, dan Battle.net milik Activision Blizzard? Kita tunggu saja nanti.


Source: Eurogamer

Baca juga berita lainnya tentang Epic Games atau Fortnite serta artikel lainnya dari Muhammad Maulana.

Exit mobile version