Dev. Limbo dan Inside: Kami Lelah Membuat Game 2D

in ,

Setelah sukses dengan Limbo dan Inside yang dimana keduanya adalah game misterius yang dapat diintrepretasikan dalam berbagai kemungkinan, Playdead kini tengah kerjakan game ketiga mereka. Game ketiga ini akan pertahankan kesan ambiguitas yang dimiliki dua game sebelumnya tetapi beberapa ide baru tengah dikembangkan khusus untuk game ini.

Arnt Jensen, co-founder dari Playdead inginkan game ketiga ini lebih terbuka dan luas dari dua game sebelumnya yang miliki progresi linear. Karena alasan tersebut, mereka akan beralih dari style 2D seperti biasanya ke perspektif 3D,

“[Game ketiga] ini akan sedikit lebih besar dari kedua game sebelumnya. Game akan menjadi lebih terbuka dan akan menjadi 3rd-person dengan area lebih besar dibandingkan dua game Playdead sebelumnya – kami akan beralih dari style 2D yang menjadi ciri khas dari Playdead.”

Jensen juga ekspresikan apabila dia telah merasa lelah mengembangkan game dengan perspektif 2 dimensi, terlalu banyak limitasi yang halangi visi dan ambisi mereka ketika terpaksa untuk membuat game dengan style demikian. Perspektif 3D tak hanya memungkinkan mereka membuat area yang lebih luas untuk dieksplor, tetapi juga membuka ratusan potensi baru.

“Saya lelah dengan limitasi game 2D. Kami telah menghadapinya selama bertahun-tahun. Saya senang ketika ada ruang dimana kamu bisa duduk dan berpikir di waktu yang sama, maka kamu tidak dijelaskan semuanya apa yang terjadi. Di game kami, ada banyak hal yang dapat membuat pemain merasa emosional dan membuat mereka dapat memutuskan kesimpulan mereka sendiri.”

Game masih dalam fase “pengembangan ide”, maka game ketiga dari Playdead ini mungkin akan memakan waktu lama untuk dirilis. Inside sendiri memakan waktu 5 tahun lebih untuk dikembangkan, maka bisa dipastikan apabila kita takkan dapatkan info lain dari game ini dalam waktu dekat.

Source: PCgamer

Muhammad Maulana

Written by Muhammad Maulana

Seseorang yang menghabiskan waktunya mengamati Video Game dan Film.