Developer Gang of Dragon NetEase – Seri Yakuza sudah hampir 20 tahun memanjakan pemain dengan gameplay aksi beat ’em up yang intens dan cerita kriminal yang mendalam. Meski Toshihiro Nagoshi selaku kreator sekarang sudah tidak lagi terlibat dengan studio yang mengembangkan “karya” yang ia rintis tersebut, game barunya yaitu Gang of Dragon terlihat bakal membawa nuansa yang mirip.
Sayangnya, baru-baru ini muncul kekhawatiran bahwa Nagoshi Studio selaku tim developer Gang of Dragon mengalami masalah dimana pendanaan mereka dihentikan oleh NetEase dan terancam operasional mereka ditutup paling cepat sekitar bulan Mei mendatang karena masalah keuangan. Waduh, serius nih?!
Developer Gang of Dragon Dilaporkan Pendanaannya Dihentikan NetEase

Menurut laporan terbaru dari Bloomberg, NetEase dikabarkan sedang bersiap menghentikan dukungan pendanaan untuk Nagoshi Studio. Alasannya, Gang of Dragon masih membutuhkan tambahan biaya sekitar 7 Miliar Yen atau sekitar $44 Juta agar pengembangannya bisa selesai.
Padahal, selama ini suntikan dana dari NetEase menjadi sumber pemasukan utama bagi studio yang dipimpin oleh kreator Yakuza itu. Disebutkan juga bahwa Nagoshi sedang berusaha mencari sponsor atau investor lain, tetapi sejauh ini belum ada informasi yang menunjukkan jika mereka sudah berhasil mendapatkan pendanaan pengganti.

Jika Nagoshi Studio tidak berhasil mendapatkan sumber pemasukan lain sebelum gamenya benar-benar siap dirilis, kemungkinan besar mereka akan tutup dan game tersebut akan ikut dibatalkan. Situasi seperti itu tentu bakal jadi kabar mengecewakan bagi para pemain, apalagi banyak yang sangat tertarik sejak game itu pertama kali diumumkan di The Game Awards 2025.
Sempat Dialami juga oleh Developer Game Marvel Rivals

Ini bukan kali pertama penghematan biaya NetEase membuat masa depan game yang belum rilis jadi tidak pasti. Awal 2025 lalu, William Ding selaku CEO mendorong perusahaan asal Tiongkok itu untuk lebih fokus ke beberapa game tertentu saja. Akibatnya, anggaran pun dirombak dan membuat banyak studio waswas, terutama yang berbasis di luar Tiongkok.
Bahkan sempat muncul laporan bahwa salah satu game hero shooter tersukses saat ini yaitu Marvel Rivals hampir dibatalkan sebelum rampung. Alasannya, biaya lisensi untuk menggunakan karakter-karakter superhero dan villain Marvel tergolong mahal, sementara hak lisensinya sendiri saat ini dipegang Disney.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Gang of Dragon atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
















