Hasil Survey Ungkap Banyak Developer Khawatir Terhadap Keberlangsungan Game Live Service

Developer Game Live Service

Developer Game Live ServiceGame Live Service sudah menjadi hal yang umum dilakukan oleh para industri video game. Layanan game tersebut memberikan dukungan penuh secara online oleh developer untuk para Gamer setiap harinya.

Ternyata tidak sedikit developer khawatir terhadap game dengan layanan live service, tidak hanya dari Gamer saja.

Ternyata Developer Khawatir Terhadap Keberlangsungan Game Live Service

Seberapa banyak developer yang merasa khawatir terhadap game dengan layanan Live Service?

Menurut sebuah hasil survey dari Game Developer Collective, ternyata ada sekitar 70% developer khawatir dengan keberlangsungan Game Live Service.

Survey tersebut diambil dari 600 developer game yang di interview pada bulan Februari dan Maret dimana mereka diberikan beberapa pertanyaan mengenai bisnis model dan monetisasi dalam video game, yaitu layanan Live Service.

Perlu kalian ketahui, dalam survey tersebut maksud dari Live Service didefinisikan sebagai game yang memberikan layanan konten yang secara rutin diberikan setelah gamenya rilis, seperti Battle Pass. Hal ini bertujuan untuk memastikan Player akan terus bermain gamenya dan membeli beberapa layanan lewat fitur Microtransaction ataupun Subscription.

Hasil Survey dari Game Developer Collective

Seperti apa hasil survey-nya?

Dari Game Developer Collective, ada sekitar 39% dari developer merasa “agak khawatir” dan 31% dari mereka mengatakan “sangat khawatir” dengan kondisi keberlangsungan game yang menggunakan layanan Live Service.

Kemudian berdasarkan data dari mereka yang menjawab merasa khawatir, 2/3 dari mereka menunjukkan rasa kekawatiran mereka terhadap Player yang kehilangan rasa tertarik terhadap game dengan layanan Live Service ataupun fitur kompetisi dari game lain dengan layanan yang sama dapat mempengaruhi mereka.

Berdasarkan data yang didapatkan, ada 44% dari mereka memiliki pandapat campur aduk terhadap game dengan layanan Live Service yang dapat mempengaruhi industri. Sementara itu ada 45% memiliki pendapat negatif terhadap layanan tersebut.

Setidaknya ada 63% developer merasa khawatir Player kehilangan rasa tertarik terhadap game yang memiliki layanan Live Service. Dan 57% dari mereka mengakui kalau menjalankan game seperti itu memiliki tantangan yang sulit harus mereka jalankan dalam jangka waktu lama.

Kalian bisa lihat hasil survey dari Game Developer Collective di bawah ini.

Hasil survey yang didapatkan oleh Game Developer Collective
Survey mengenai pendapat developer dalam monetisasi video game

Itulah informasi mengenai ada banyak developer yang merasa khawatir dengan keberlangsungan game dengan layanan Live Service. Bagaimana menurut kalian dengan hasil survey ini?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Game Live Service atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.

Exit mobile version