Dianggap Propoganda, Call of Duty: Modern Warfare Reboot Dibanjiri Review Negatif oleh Gamer Rusia

in

Call of Duty: Modern Warfare telah dirilis 5 hari yang lalu dan saat ini menerima respon positif dari para kritikus, akan tetapi hal yang berbeda terjadi ketika kita bicara dari sisi gamer khususnya dari Rusia. Menurut media dan gamer disana, seri terbaru Call of Duty ini telah memutar balikan sejarah dari tragedi yang terjadi di dunia nyata serta menyebar luaskan propoganda anti-Rusia terhadap konsumen merekan.

Misi yang menuai kontroversi tersebut ialah Highway of Death. Pada misi ini, kamu bermain sebagai Alex, agen CIA yang diperintahkan untuk melakukan operasi sniping di sebuah jalan yang dipenuhi oleh mobil terbakar. Game menjelaskan bahwa sejarah dibalik nama jalan tersebut datang dari aksi bombardir tentara Rusia saat misi penyerbuannya, mereka menghabisi ratusan orang yang mencoba melarikan diri dari area tersebut. Meskipun game diklaim mengambil latar fiksi, kritikus dan gamer Rusia mulai menyadari kemiripan antara latar misi tersebut dengan Highway of Death yang memang ada di dunia nyata.

Dikenal juga sebagai Highway 80, jalan antara Kuwait dan Iraq ini merupakan lokasi terjadinya penyerangan pasukan Amerika Serikat saat Gulf War (Perang Teluk). Koalisi Amerika Serikat, Kanada, Prancis dan Inggris menyerang pasukan Iraq yang mencoba mundur dari Kuwait usai aksi gencat senjata. Peristiwa ini kemudian dilaporkan sebagai aksi kejahatan perang.

https://twitter.com/andrewrstine/status/1188496155346227200?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1188496155346227200&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.eurogamer.net%2Farticles%2F2019-10-28-call-of-duty-modern-warfare-accused-of-rewriting-history-to-blame-russia-for-controversial-us-attacks

Kritikus dan Gamer Rusia beranggapan bahwa Activision maupun Infinity Ward takut presentasikan apa yang memang terjadi dan justru mengubah sejarah dan mengantagoniskan Rusia untuk aksi yang mereka tak ikut campur. Karena hal tersebut, game dipandang sebagai propoganda Amerika. Alhasil, skor user game di Metacritic seketika jatuh menjadi 3.4 dari awal rilis. Ratusan review dengan poin nol bertaburan bukan karena game yang dirilis buruk, tetapi karena representasi Rusia di dalam game.

Akibat misi yang dianggap ofensif ini, game dilaporkan telah ditarik peredarannya secara digital di PS Store region Rusia. Tak hanya itu, beberapa media TV di Rusia juga telah melaporkan kontroversi dibalik misi ini (via BBC).


Baca pula informasi lain terkait Call of Duty: Modern Warfare, beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana.

Muhammad Maulana

Written by Muhammad Maulana

Seseorang yang menghabiskan waktunya mengamati Video Game dan Film.