Eksklusifkan Game di Tahun-Tahun Pertama, EGS Sudah Rugi Rp 1,8 Triliun

Eksklusifkan Game di Tahun-Tahun Pertama, EGS Sudah Rugi Rp 1,8 Triliun

Eksklusifkan Game di Tahun-Tahun Pertama, EGS Sudah Rugi Rp 1,8 Triliun

Meskipun kasus gugatan Epic vs Apple telah selesai beberapa bulan lalu, banyak informasi baru yang kita dapatkan dari dokumen pengadilan yang dapat diakses secara umum. Salah satunya adalah tentang pengeluaran EGS (Epic Games Store) untuk mengamankan game eksklusif platform tersebut bahkan hingga rugi jutaan dolar.

Seperti yang kita ketahui, Epic menghabiskan uang sebesar 444 juta dolar atau setara dengan 6.5 triiliun rupiah untuk mengamankan game eksklusif dari pihak publisher. Biaya tersebut sudah termasuk biaya jaminan semisal game yang dieksklusifkan tidak laku di Epic Games Store. Akan tetapi, kita belum tahu berapa banyakkah keuntungan yang didapat dari game eksklusif ini.

Baru-baru ini, informasi tersebut dibagikan oleh Simon Carless dari GameDisccoverCo. Melalui akun Twitternya, Simon menunjukkan dokumen yang berisikan berbagai game eksklusif yang dirilis di Epic Games Store pada tahun 2019 lengkap dengan biaya jaminan yang diberikan oleh Epic serta pendapatan yang didapat dari game tersebut.

Berdasarkan dokumen tersebut, Epic telah menghabiskan uang sebanyak 3.1 triliun rupiah dan hanya menghasilkan uang sebesar 1.2 triliun rupiah. Hal ini menandakan bahwa EGS mengalami rugi besar karena hanya berhasil mengembalikan sekitar 40% dari investasi yang mereka berikan.

Dilihat dari daftar game yang diberikan oleh akun Reddit MrBubbaJ, hanya dua game eksklusif yang menghasilkan keuntungan untuk pihak Epic yaitu Dauntless dan Satisfactory. Di sisi lain, game yang menyebabkan EGS rugi paling banyak adalah Metro Exodus dan The Division 2.


Baca lagi artikel menarik lainnya dari penulis kita Aldy Khalif, dan artikel lain seputaran Epic Games Store. Tertarik melakukan kerjasama? Kontak kita di Author@Gamebrott.com

Exit mobile version