Ekspansi Terbaru Destiny 2 – Shadowkeep Membutuhkan Ruang Hardisk 165 GB

in , , , ,

Salah satu game first person shooter dengan pendekatan MMO, yaitu Destiny 2 akan kedatangan ekspansi barunya. Ekspansi yang berjudul Shadowkeep ini kabarnya membutuhkan space yang begitu besar untuk bisa menikmatinya.

Hingga saat ini, Destiny 2 telah mendapatkan beberapa ekspansi, namun Shadowkeep merupakan ekspansi yang pertama diluncurkan oleh Bungie selaku pengembang tanpa campur tangan dari luar. Hak untuk IP Destiny sendiri telah kembali kepada Bungie dari tangan Activision yang merupakan rekan kerjasamanya sebagai publisher sejak tahun 2014 silam. Sejak itu juga Bungie telah mengumumkan bahwa Shadowkeep sebagai ekspansi terbesarnya untuk permainan tersebut.

Melalui laman PlayStation StoreBungie sendiri telah mengumumkan bahwa update besar-besaran untuk ekspansi Shadowkeep membutuhkan space hardisk yang luar biasa besar, yaitu 165 GB. Selain membutuhkan space hardisk yang besar, kecepatan internet yang kencang juga sangat dibutuhkan untuk mendownload ekspansi tersebut jika tak ingin berlama-lama. Besarnya ekspansi tersebut tak lepas dari konten yang beragam hingga season pass yang terdapat didalamnya.

Untuk mengurangi waktu menunggu saat bermain, bagi yang melakukan pre-order sudah bisa melakukan download ekspansi sejak transaksi pembelian dilakukan, sementara itu tanggal rilis pasti untuk ekspansi Shadowkeep jatuh pada 1 Oktober 2019 mendatang, tanggal tersebut mengalami penundaan setelah sebelumnya diumumkan akan meluncur pada 1 September 2019.  Destiny 2 sendiri bisa dimainkan melalui beberapa platform, seperti Xbox One, PlayStation 4 dan juga PC.


Mau baca artikel seputar Destiny 2 hingga informasi menarik lainnya segera kunjungi tulisan dari Happy

happy

Written by happy

Arif "happy" Budianto as a Esport enthusiast, mobile game enthusiast, tech enthusiast and Dota 2 pro wannabe. I love all about video game

Jika ada informasi dan konten menarik untuk kerja sama bisa hubungi e-mail [email protected] untuk segera diolah dan dipublikasi