Elon Musk Mencari Sukarelawan untuk Eksperimen Implan Neuralink

Elon Musk Mencari Sukarelawan

Saat ini, Elon Musk mencari sukarelawan untuk eksperimen yang sempat mengundang kontroversi di dunia kesehatan, yaitu implan Neuralink. Konon, eksperimen tersebut dikatakan menuntut sejumlah syarat yang tidak sembarang orang bisa mengajukan diri jadi sukarelawan.

Demi Kemajuan Eksperimen Neuralink, Elon Musk Mencari Sukarelawan

Elon Musk Neuralink

Salah satu perusahaan milik Elon Musk bernama Neuralink dikabarkan tengah mencari relawan untuk penelitian terbarunya. Di mana perusahaan tersebut akan bereksperimen dengan menanamkan chip ke otak manusia yang mau menjadi sukarelawan penelitian tersebut.

Melansir informasi dari TheVerge, Neuralink membeberkan sejumlah syarat untuk kalian yang sekiranya tertarik untuk mengikuti eksperimen tersebut. Benar saja, Elon Musk mencari sukarelawan dengan syarat mereka yang menderita penyakit Quadriplegia karena cedera tulang vertikal (ALS) dan berusia 22 tahun ke atas.

Tidak hanya berhenti sampai di situ, mereka yang ingin menjadi sukarelawan juga diwajibkan untuk memiliki pengasuh yang bisa diandalkan untuk dapat menjadi bagian dari eksperimen tersebut.

Bakal ditanamkan chip ini di otaknya

Walau mungkin akan sulit, namun upaya Elon Musk mencari sukarelawan ini demi memajukan eksperimen Neuralink yang bila sukses akan memungkinkan mereka yang ditanamkan chip akan dengan mudah terhubung dan mengoperasikan komputer, termasuk smartphone lalui pikiran mereka.

Bahkan, di masa mendatang Elon berharap teknologi Neuralink mampu memulihkan bermacam fungsi tubuh kita yang rusak, mulai dari fungsi penglihatan, motorik, dan bermacam masalah kesehatan lainnya.

Membutuhkan Waktu yang Cukup Lama

Gambaran eksperimen Neuralink

Kesulitan Elon Musk mencari sukarelawan untuk eksperimen implan Neuralink ini semakin terukir mengingat eksperimen yang diberi codename “PRIME Study” ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Jadi, sukarelawan yang tertarik untuk berpartisipasi dalam eksperimen ini harus rela chip tersebut tertanam di otaknya selama kurang lebih lima tahun.

Ambisi Elon dalam mengembangkan Neuralink miliknya

Pada 18 bulan pertama, sukarelawan akan dikunjungi secara berkala oleh para peneliti untuk setelahnya mereka harus meluangkan waktu dua jam per minggu untuk melatih otak mereka dan diselesaikan dengan kunjungan secara berkala kurang lebih 20 kali dalam kurun lima tahun.

Belum jelas apakah sukarelawan akan mendapat kompensasi untuk penelitian yang membutuhkan waktu cukup lama ini, namun berbicara Elon Musk, kemungkinan mereka akan mendapatkan beberapa insentif.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Exit mobile version