Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > Berita > Epic Games Store Dituntut dan Dikenakan Denda Sebesar $520 Juta Atas Pelanggaran Privasi

Epic Games Store Dituntut dan Dikenakan Denda Sebesar $520 Juta Atas Pelanggaran Privasi

by Ananda Pratama
20 Desember 2022
in Berita
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Epic Games Store Dituntut
0
SHARES
248
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Epic Games Store Dituntut – Epic Games lagi-lagi harus menghadapi ranah hukum setelah dituntut untuk membayar denda sebesar $520 juta atas pelanggaran privasi anak-anak. Apa yang sebenarnya terjadi? Yuk, kita cari tahu bersama!

Alasan Epic Games Store Dituntut

Epic Games Store Dituntut
Fortnite yang Menjadi Andalan Epic Games

Tuntutan ini dilayangkan oleh Federal Trade Commission (FTC), lembaga perlindungan hak konsumen di Amerika Serikat yang juga tengah melakukan investigasi terhadap akuisisi Activision Blizzard yang dilakukan Microsoft.

Epic Games sendiri menjadi melejit namanya setelah merilis game battle royale Fortnite yang sangat digandrungi kalangan anak-anak dan remaja khususnya di Amerika Serikat. Dikerenakan gamenya free-to-play, untuk menghasilkan keuntungan tentunya Fortnite sendiri tak lepas dari namanya microtransaction seperti penjualan skin, battle pass, hingga loot box. Isu praktik microtransaction di kalangan anak-anak dan remaja masih jadi topik hangat kerena adanya aspek judi yang sudah ditanamkan ke anak-anak dan remaja.

Dilansir dari GameRant, Kali ini bukan elemen judi yang jadi fokus dari FTC, melainkan fitur chat global yang menempatkan privasi anak-anak dan remaja menjadi sangat rentan diketahui. Samuel Levine, Direktur perlindungan hak konsumen FTC berpendapat hal tersebut diperburuk dengan microtransaction yang mengharuskan anak-anak dan remaja memasukkan data pribadi mereka, serta fitur chat yang menjadikan dinding privasi mereka sangat tipis.

Epic Games Store Dituntut
Epic Games Dituntut 520 Juta dolar Akibat Microtransactions

Atas tuduhan tersebut, FTC menuntut Epic Games Membayar denda sebesar $520 juta atau sekitar Rp.7,5 trilliun. Denda tersebut dibagi $245 juta sebagai ganti rugi konsumen, dan $275 juta atas pelanggaran hukum privasi Amerika Serikat.

Epic Games sendiri menanggapi tuntutan tersebut dengan memberikan sedikit update pada gamenya. Pada menu shop, nantinya akan ada tombol “Hold to Buy” sebagai fitur verifikasi dua tahap dalam membeli item-item microtransaction. Tidak hanya itu, Fortnite juga akan melakukan verifikasi apakah player masih berumur dibawah 18 tahun. Apabila masih dibawah umur, maka nickname dari player tersebut akan di ganti dengan nama “Nobody” pada kolom chat yang akan semakin melindungi privasi anak-anak dan remaja.

Epic Games dan Fortnite Juga Berhadapan Dengan Hukum di Quebec, Kanada

Epic Games Juga Dituntut Di Quebec Kanada
Epic Games Juga Dituntut di Quebec, Kanada

Tidak hanya di Amerika Serikat, Epic Games kini juga sedang menghadap meja hijau di Quebec, Kananda. Tuntutan ini dilayangkan oleh sekolompok orang tua yang beranggapan bahwa game Fornite telah membuat anak-anak mereka kecanduan. Bahkan beberapa orang tua mengaku anaknya bermain game selama 8 jam tanpa henti selama 2 tahun terakhir.

orangtua tersebut mengklaim bahwa Epic Games mendesain game tersebut agar dapat dimainkan oleh siapapun hingga membuat kalangan muda, khususnya anak – anak menjadi candu. Menanggapi tuntutan tersebut, Epic Games telah memberi klarifikasi bahwa Fortnite mempunyai fitur Parental Control di settings, di mana orangtua dapat mengontrol waktu bermain anak agar tidak kecanduan game.

Menurutmu apakah sistem privasi untuk anak-anak dibawah umur perlu diterapkan juga oleh developer game lainnya?


Baca berita terupdate Gamebrott terkait Fortnite, Epic Games dan informasi seputar gaming menarik lainnya dari saya Ananda Pratama. For any further collaboration, Contact me at author@gamebrott.com.

Tags: Epic GamesFortnite
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

High on Life Gunakan Teknologi AI untuk Artwork dan Voice Acting

Next Post

Tidak Bisa Membaca Tulisan Dokter? Google sedang Membuat Aplikasi untuk Membantunya!

Ananda Pratama

Ananda Pratama

Penggiat Rainbow Six: SIege meskipun rank stuck di gold, 2 tahun terakhir keracunan game gacha berkedok open world kayak yang punya Nintendo

Related Posts

Fortnite

Fortnite Akhirnya Kembali ke App Store Secara Global

by Andi
4 hari ago
0

Saatnya mabar

Epic Ungkap AI Tak Bisa Gantikan Pekerjaan, Namun Bisa Tingkatkan Efisiensi

Epic Ungkap AI Tak Bisa Gantikan Pekerjaan, Namun Bisa Tingkatkan Efisiensi

by Sofie Diana
2 minggu ago
0

Produksi video game merupakan sebuah proses yang besar dan mahal yang biasanya membutuhkan tenaga banyak orang. Maka, tak heran apabila...

Fortnite Kosmetik D4vd

Fortnite Tawarkan Refund Kosmetik D4vd, Ada apa?

by Javier Ferdano
4 minggu ago
0

Diketahui bahwa Fortnite kini telah menawarkan refund kepada pemain yang memiliki kosmetik yang berhubungan dengan D4vd.

Epic Games Disney

[RUMOR] Epic Games Kembangkan Game Extraction Shooter dengan Karakter Disney

by Javier Ferdano
1 bulan ago
0

eredar rumor mengenai Epic Games yang dikabarkan akan mengembangkan game mirip Extraction Shooter dengan karakter Disney.

Load More
Please login to join discussion

Gamebrott Latest

Call Of Duty Modern Warfare Baru

Call of Duty Modern Warfare Baru Tengah Diproduksi Infinity Ward

by Nadia Haudina
4 jam ago
0

CEO Bunny Garden 2

CEO Bunny Garden 2 Sebut Karakter ‘Papan’ Lebih Berisiko dari ‘Plot Besar’ di Gamenya

by Muhammad Faisal
9 jam ago
0

Harga GTA VI CEO Take-Two

Harga GTA VI Masih Enggan Diumumkan oleh CEO Take-Two

by Muhammad Faisal
13 jam ago
0

State Of Play Juni 2026

PlayStation State of Play Juni 2026 Kemungkinan Berdurasi 90 Menit

by Javier Ferdano
13 jam ago
0

Film Super Mario Baru

Film Super Mario Baru Kemungkinan Meluncur di Tahun 2029

by Nadia Haudina
14 jam ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Bahasa Indonesia Bulan Mei 2026

by Muhammad Faisal
3 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
5 bulan ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
5 bulan ago
0

cover 39 low end games gamebrott

120 Game PC Ringan Terbaik di Dunia yang Takkan Buat Laptop dan PC Kentang Kalian Meleleh

by Muhammad Maulana
1 tahun ago
33

Game PS2 Ukuran Kecil Terbaik di Dunia

100 Game PS2 Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Paling Seru dan Tidak Cepat Bosan 2023

by Muhammad Faisal
3 tahun ago
0

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2026 Gamebrott Limited

No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2026 Gamebrott Limited