Epic Games Leaker Fortnite – Kolaborasi yang dilakukan Fortnite dengan IP lain sudah bertahun-tahun kerap bocor terlebih dahulu sebelum diumumkan secara resmi. Salah satu Leaker yang populer di komunitas bernama AdiraFN.
Dan baru-baru ini pihak Epic Games tuuntut salah satu karyawannya yang diduga adalah Leaker Fortnite AdiraFN dimana dalam beberapa waktu terakhir, diketahui akunnya mendadak hilang dari X/Twitter bak ditelan Bumi.
Kronologi Epic Games Tuntut Mantan Karyawan yang Diduga Adalah Leaker Fortnite

Tak lama ini, Epic Games mengumumkan bahwa sosok dibalik akun AdiraFN adalah Hayden Cohen. Namanya dicantumkan dalam gugatan yang mereka ajukan di pengadilan federal North Carolina pada 5 Maret kemarin.
Dalam dokumen gugatan tersebut, Cohen disebut sebagai mantan kontraktor yang diduga memanfaatkan akses internal untuk membocorkan beragam rencana kolaborasi Fortnite lewat akun AdiraFN dan AdiraFNInfo. Epic juga menuduh Cohen tidak hanya membocorkan informasi rahasia lewat X/Twitter, tapi juga melalui Discord.

Dalam gugatannya, Epic menyebut Cohen sempat terlibat di sejumlah proyek Epic sebagai Associate Producer melalui perusahaan penyalur tenaga kerja (pihak ketiga). Karena posisinya, ia perlu mengakses informasi internal yang belum dipublikasikan. Epic mengklaim akses itu baru diberikan setelah Cohen menyelesaikan pelatihan keamanan.
Epic juga menyatakan Cohen menandatangani perjanjian kerahasiaan (NDA) pada 11 September 2025, yang isinya melarangnya membocorkan informasi rahasia apa pun yang ia ketahui dari pekerjaannya sehari-hari. Namun menurut Epic, hanya dalam hitungan minggu setelah itu, Cohen diduga mulai menyebarkan bocoran soal berbagai kolaborasi Fortnite. Rangkaian kejadian itulah yang dijadikan dasar Epic untuk melayangkan gugatan.
Kalian bisa lihat tweet resmi dari Epic di bawah ini.
Merugikan Pihak Epic

Lewat gugatan itu, Epic menilai kebocoran tersebut menimbulkan kerugian nyata, terutama karena bisa merusak hubungan mereka dengan para rekan pemilik IP yang karyanya muncul di Fortnite. Perusahaan juga berargumen bahwa bocoran tersebut mengacaukan strategi pengumuman yang sudah diatur waktunya dengan cermat untuk memaksimalkan antusiasme dan keterlibatan pemain terhadap konten baru.
Epic mengklaim mereka sudah mengirim surat cease-and-desist kepada Cohen, yang pada intinya meminta ia berhenti menyebarkan informasi rahasia dan menyerahkan semua perangkat yang pernah digunakan untuk mengakses sistem Epic selama ia bekerja sebagai kontraktor.
Selain itu, Epic juga meminta ganti rugi berdasarkan Defend Trade Secrets Act, meminta biaya pengacara dan juga memohon perintah pengadilan supaya Cohen tidak lagi membocorkan atau menyebarkan informasi rahasia terkait Fortnite.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Epic Games atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.


![[RUMOR] Kolaborasi Fortnite x The Office Bisa Terjadi, Hadirkan Dwight? 9 Kolaborasi Fortnite x The Office](https://gamebrott.com/wp-content/uploads/2026/01/Kolaborasi-Fortnite-x-The-Office-350x250.webp)












