Ezio Auditore Assassin’s Creed — Waralaba Assassin’s Creed telah hadir lebih dari 19 tahun yang lalu. Diperkenalkan perdana di tahun 2007, game Ubisoft ini dianggap berhasil bawa hal baru, unik, dan fresh berkat elemen parkour dan gabungan cerita fiksi dan sejarah khas di dalamnya.
Kepopuleran game juga suguhkan protagonis-protagonis ikonik seperti Altair Ibn-La’Ahad, Ezio Auditore de Firenze, keluarga Kenway, dan banyak lagi. Ezio adalah salah satu protagonis utama terkenal akan trilogi gamenya yang melekat oleh penggemar hingga kini.
Kali ini, Gamebrott bakal bagiin 6 fakta menarik seputar Ezio lewat perannya dalam Assassin’s Creed. Penasaran? Check it out~
Daftar isi
Fakta Menarik Ezio Auditore da Firenze

Berikut ini adalah beberapa fakta menarik Ezio Auditore dalam game Assassin’s Creed:
1. Latar Belakang

Ezio lahir di Florensia, Italia pada 24 Juni 1459. Ia adalah anak tengah atau kedua dari Giovanni dan Maria Auditore, dan juga seorang anak bankir yang sangat kaya di kota Florensia..
Menikmati hidup hingga usia 17 tahun, Ezio hidup makmur dan bergelimang kemewahan sebagai bangsawan Florensia bersama Kakak lelakinya Federico, adik perempuan Claudia, dan si bungsu lelaki Petruccio.
Singkat cerita, sang ayah Giovanni ternyata adalah Assassin di Italia. Hal itu Ezio ketahui saat Templar menerobos masuk ke rumahnya dan membunuh seluruh keluarganya. Ayah dan dua saudara lelakinya, Federico dan Petruccio ditangkap dan dihukum mati, dan Ezio kabur bersama Ibu dan adik perempuannya.
Sejak kejadian itu, Ezio dan keluarganya pindah dan bersembunyi di Villa Auditore di kota Monteriggioni, Toskana bersama Pamannya Mario Auditore. Kehidupan Ezio pun berubah drastis, dan kisahnya sebagai Assassin pun dimulai lewat trilogi Assassin’s Creed.
2. Leluhur Beberapa Keturunan Assassin Modern

Sama seperti Altair, Ezio adalah leluhur atau kakek moyang dari orang-orang penting dalam dunia Assassin modern. Mereka adalah Clay Kaczmarek, Ayah-anak William dan Desmond Miles, dan terbaru Noa Kim di Assassin’s Creed: Forgotten Temple.
Clay Kaczmarek adalah keturunan Assassin yang diculik Abstergo Industries sebagai ‘Subjek 16’ yang dipaksa masuk ke dalam Animus untuk mengulik kembali ingatan leluhurnya, salah satunya Ezio. Namun, Bleeding Effect yang ia dapat membuat mentalnya tidak stabil dan berakhir mengakhiri hidupnya.
Setelah Clay meninggal, Desmond diculik Abstergo Industries dan dipaksa jadi subjek ke-17 Animus di Roma demi menghidupkan kembali memorinya sebagai keturunan Assassin. Ia meninggal setelah mengorbankan diri untuk selamatkan dunia, menjadi ‘The Reader‘ di dunia virtual digital bernama Grey.
Dalam Forgotten Temple, Noa Kim bertemu dengan Ezio saat menggunakan Animus untuk mengeksplorasi ingatan Edward Kenway dalam pencarian Piece of Eden di Asia Tenggara.
3. Perjalanan Menjadi Assassin

Kematian ayah dan dua saudara lelakinya membuat Ezio terpukul dan berniat balas dendam. Setelah tak sengaja menemukan atribut Assassin ayahnya, sang Paman Mario akhirnya mengajari, melatih, dan mengubah Ezio hingga menjadi seorang Assassin.
Telah dianggap mahir menguasai teknik-teknik bertarung hingga penggunaan Hidden Blade, Ezio pun melancarkan aksinya menaklukkan petinggi Templar yang telah membunuh ayahnya, Rodrigo Borgia.
Lewat perjalanannya, Ezio berhasil menemukan sesuatu kalau Templar memang ingin menguasai Italia sepenuhnya. Pencarian ini ia dapatkan dari Assassin terdahulu, Altair Ibn-La’Ahad lewat Codex-codex kuno yang tersebar di beberapa titik Italia, dan keinginannya menundukkan Rodrigo semakin kuat karena itu.
Seiring waktu berjalan, Ezio tanpa sadar melakukan kesalahan. Ia membiarkan Rodrigo kabur setelah berhasil mengejarnya, dan beberapa kemudian Rodrigo bersama anaknya Cesare Borgia menyerang balik tepat ke Villa Auditore.
Villa mereka hancur, Ezio terluka parah, Mario tewas, bahkan ibu dan adik perempuannya menghilang. Ini adalah titik terendah seorang Ezio dalam kehidupannya.
Tidak ada siapapun yang membantu, Ezio berusaha keras sendirian dalam menghancurkan pemerintahan Borgia. Pada akhirnya, Ezio berhasil selamatkan Italia dan negara tersebut kembali mendapat kebebasannya.
4. Suksesor Brotherhood di Italia

Setelah dan berhasil menaklukkan Templar di Italia, Ezio kembali membangun Brotherhood di Roma. Menjadi Master Assassin dan Mentor, Brotherhood di Italia jadi lebih terstruktur dan kuat dari sebelumnya.
Tak hanya itu, organisasi ini juga sukses beroperasi di seluruh Eropa dan Asia, bahkan berhasil mendirikan guild pertama di New World. Di bawah kepemimpinan Ezio dari tahun 1503 hingga 1513, para Assassin Italia mencapai puncak kejayaannya.
5. Akhir Kisah Ezio Auditore

Setelah menjalani kehidupan di Italia, kita diajak melihat Ezio di usia tua yang memulai perjalanannya ke Turki, dengan tujuan mencari jejak peninggalan Altair dan jejak Assassin sebelum dirinya.
Singkat cerita, Ezio akhirnya menemukan perpustakaan milik Altair. Saat masuk ke dalam, ia menemukan rahasia besar di mana jasad Altair duduk sendirian memegang Masyaf Key. Petualangan panjang ini jadi akhir dari cerita Ezio Auditore da Firenze.
Setelah kembali dari Turki, Ezio pun pensiun sebagai Assassin dan tinggal di Villa Toskana bersama istrinya, Sofia Sartor dan dua anaknya Flavia dan Marcello. Ia tutup usia di 65 tahun akibat serangan jantung di kota kelahirannya, Florensia.
6. Kemunculannya di Seri Game Assassin’s Creed

Seperti judulnya sendiri, kontribusi Ezio dalam game Assassin’s Creed tergabung dalam trilogi yang dikenal hingga kini. Di antaranya sebagai berikut:
- Assassin’s Creed II: Kakek moyang dari Desmond Miles. Lewat Animus, Desmond mengulik memori Ezio dari anak berandalan menjadi Assassin handal.
- Assassin’s Creed Brotherhood: Memperlihatkan titik kebangkitan Ezio setelah kehilangan keluarganya dalam menaklukkan Rodrigo Borgia.
- Assassin’s Creed Revelations: Mengikuti petualangan Ezio mengulik peninggalan Altair dan Assassin sebelum dirinya.
Itulah ke-5 fakta menarik Ezio Auditore da Firenze, protagonis ikonik Assassin yang berperan penting lewat triloginya di Assassin’s Creed. Tertarikkah kamu dengan karakter satu ini? Atau kamu punya fakta menarik Ezio versi sendiri? Berikan komentarmu ya, Brott!
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Assassin’s Creed atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.




![[Rumor] Pengumuman Assassin's Creed Black Flag Remake Diduga akan Diungkap Bulan April 2026 19 Assassin's Creed Black Flag Remake April 2026](https://gamebrott.com/wp-content/uploads/2026/02/large-350x250.jpg)











