Fans Jepang Curiga akan Review Sempurna Death Stranding dari Famitsu

in

Menjadi sebuah pencapaian yang luar biasa dan bisa dikatakan sangat jarang ketika sebuah game berhasil mendapatkan nilai review yang sempurna. Tentu penulis berbicara soal Death Stranding yang baru rilis akhir-akhir ini, dimana walau secara umum game terbaru garapan Hideo Kojima tersebut mendapatkan rata-rata skor yang positif, majalah Famitsu asal Jepang justru tak segan-segan memberikannya skor sempurna.

Namun ternyata, para fans dari Jepang justru bertanya-tanya dan mencurigai keputusan pemberian review sempurna dari redaksi Famitsu tersebut. Bukan karena gameplay atau story Death Stranding sendiri, melainkan karena hadirnya maskot karakter dan cameo dari mantan petinggi dari majalah Famitsu.

Hal ini dilansir dari forum diskusi 2ch (via Kotaku), dimana cameo yang dimaksud adalah Hirokazu Hamamura. Beliau merupakan mantan editor-in-chief majalah Famitsu, dan kini menjabat sebagai presiden dari Enterbrain yang merupakan pihak penerbit dari majalah tersebut.

Di dalam Death Stranding, Hamamura hadir dengan latar belakang seorang kolektor dan masuk ke dalam credit sebagai “Special Appearance”. Biografi di dalam gamenya sendiri juga menyebutkan bahwa ayahnya merupakan editor dari sebuah majalah video game sebelum musibah dalam Death Stranding terjadi.

Screenshot di atas yang diambil dari forum 2ch ini menampilkan dialog sang presiden yang sedang memuji sang karakter utama Death Stranding, Sam Porter Bridges. Kalimat pujian “kimi wa kakujitsu ni dendou iri da yo” jika diterjemahkan berbunyi “kamu pasti akan masuk ke dalam Hall of Fame“. Dan dalam majalah Famitsu, kata  “dendou iri” atau Hall of Fame merupakan tag atau predikat bagi game yang mereka beri nilai review yang tinggi.

Berbagai opini meramaikan diskusi di forum 2ch tersebut, namun secara garis besar banyak fans yang menganggap bahwa hal ini terkesan tidak etis dan justru mencurigakan; apakah review dari Famitsu tersebut benar-benar genuine sempurna dan bukan karena Hamamura yang muncul dalam gamenya.

Banyak yang berkomentar bahwa jika memang Hamamura ataupun sosok populer lainnya muncul dalam game, lebih baik tidak usah di-review agar tidak bias. Komentar lain juga menyatakan kehadiran Hamamura dalam game Death Stranding sendiri nampaknya tidak dijelaskan dalam review yang dikeluarkan Famitsu.

“Saya rasa tidak apa jika dirinya dimunculkan dalam permainan, namun harusnya hal ini diperjelas di dalam reviewnya.”

—Member 2CH

Sebagai informasi, ini bukanlah pertama kalinya Hamamura muncul sebagai cameo dalam video game. Sebelumnya beliau juga pernah muncul dalam game 428: Shibuya Scramble pada platform Wii, dimana game tersebut juga mendapatkan nilai review sempurna dari Famitsu. Begitu juga dengan Metal Gear Solid: Peace Walker, dimana Hamamura muncul dalam iklan gamenya, dan Famitsu juga memberikan nilai review sempurna untuk game yang juga digarap Kojima keluaran tahun 2010 tersebut.

Selain itu, tidak hanya Hamamura saja ternyata yang eksis di Death Stranding, maskot Famitsu yang bernama Necky the Fox sendiri juga bisa ditemukan di dalam gamenya.

Perlu diketahui juga bahwa Death Stranding memang menghadirkan beberapa cameo mulai dari artis papan atas bahkan influencer. Seperti Conan O’Brien, seorang pembawa acara talk show yang cukup nyentrik, dan Geoff Keighley selaku jurnalis video game dan produser eksekutif acarana tahunan The Game Awards.

Pihak Famitsu ataupun Kojima Productions sendiri belum memberikan respon akan ‘keresahan’ fans Jepang terkait hal ini. Namun mengingat Death Stranding adalah game pertama Kojima setelah keluar dari Konami, agaknya hal ini dapat berimbas kepada momen kembalinya Hideo Kojima dalam menghadirkan game-game berkualitas di waktu mendatang.

Death Stranding bisa kamu mainkan pada platform PS4. Versi PC akan menyusul di pertengahan tahun 2020 via Steam ataupun Epic Games Store.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait game Death Stranding atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto.

Andy Julianto

Written by Andy Julianto

Sesosok alien yang gemar berkelana menjelajahi segmentasi game-game RPG dan Indie. Cukup aktif dalam berpetualang di game MMO Guild Wars 2, dan saat ini masih berusaha menyelesaikan game Persona 5 ditengah-tengah kesibukan mengerjakan skripsi #Prioritas. You can contact me via [email protected]