[First Impression] Sekiro: Shadows Die Twice – Tetap Tanpa Ampun!

in , , ,

Sepak terjang From Software dalam ranah industri game memang tak perlu diragukan lagi, inovasinya yang begitu revolusioner mampu menciptakan genre pertarungan tanpa ampun yang kini kita kenal sebagai souls-like. Berawal dari Demon’s Souls, game tersebut akhirnya jadi cikal bakal ketiga seri Dark Souls plus sebuah judul Bloodborne, yang kini telah punya tempat tersendiri dihati para penikmat franchise Soulsborne.

Setelah absen 3 tahun tanpa siksaan kematian dari game racikannya, akhirnya From Software kembali dengan kekuatan penuh melalui game terbarbunya – Sekiro: Shadows Die Twice. Keluar dari seri Soulsborne dan tampilkan mekanisme yang terlihat berbeda, Sekiro: Shadows Die Twice mampu memancing rasa penasaran para fans diawal pengumumannya. Dan kini, akhirnya rasa penasaran tersebut terbayarkan, Sekiro: Shadows Die Twice telah berada dalam genggaman dan siap memberikan siksaan tanpa henti.

Familiar namun terasa berbeda, itulah yang kami rasakan selama 9 jam pertama permainan, Sekiro Shadows Die Twice terasa bagaikan peraduan Dark Souls & Tenchu. Namun dilain sisi ia juga terasa punya beragam keunikannya yang membangun identitasnya sendiri, beragam keunikan yang mendorong genre souls like ke level yang lebih tinggi. Membawa tema era keemasan Sengoku Jepang, Sekiro: Shadows Die Twice tentunya menampilkan tema & area baru yang terlihat tak kalah indah dengan latar medieval Dark Souls maupun latar bertema victorian dari Bloodborne.

Punya pergerakan yang jauh lebih lincah, peralatan Shinobi yang mempuni, lengan prosthetic untuk menunjang pertarungan, grapping hook untuk berpindah area secara cepat, hingga fitur hidup kembali, kesemuanya tak membuat game ini terasa lebih bersahabat. Kalian akan tetap dihadapkan pada pertarungan tanpa ampun yang siap untuk membuat kalian tak hanya “mati dua kali”, tapi lagi, lagi, dan lagi.

Merasa sudah tangguh dalam kelima seri Soulsborne? hal tersebut tak menjamin kalian dalam mengatasi game ini dengan mudah. Ragam mekanisme pertarungan baru yang disuntikan From Software mendorong kalian melalui skema pertarungan yang berbeda, sebuah skema pertarungan cepat yang tak mengenal kata ampun dan tentunya tak pernah ada sebelumnya.

Rindu akan siksaan tanpa henti? Sekiro: Shadows Die Twice masih punya sebuah elemen pokok dengan kelima judul Soulsborne, yaitu tetap “tak mengenal kata ampun”. Mempelajari patern musuh, melakukan parry, dodge, & counter attack merupakan kunci untuk bertahan hidup, salah sedikit dengan 2-3 tebasan dari boss/mini boss cukup untuk membuat kalian berhadapan dengan kematian.

Masih ada banyak hal yang membuat Sekiro: Shadows Die Twice terasa sebagai sebuah inovasi souls-like yang tak pernah ada sebelumnya. Namun tentunya kesemuanya tersebut akan kami ulas lebih detail melalui review lengkap, yang semoga saja dapat meluncur “secepat mungkin”, setelah kami mengalami rangkaian siksaan tanpa henti dalam dunia Sengoku yang brutal tersebut.


Baca juga berita atau artikel menarik lainnya dari Author.

Contact: [email protected]

Ernard Anky

Written by Ernard Anky