• Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
  • Android
  • iOS
  • PC
  • PS4
  • PS5
  • Switch
  • XBOX One
  • Xbox Series X
  • Genshin Impact
  • GTA
  • GB Live!
Gamebrott.com
  • Berita
  • TECH
  • G | LIST
  • Review
  • Tutorial
  • OPINI
  • Video
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • TopupNEW
No Result
View All Result
Gamebrott.com
No Result
View All Result

Gamebrott > Berita > Game ‘Edukasi’ Bertema Perbudakan ini Menuai Kecaman

Game ‘Edukasi’ Bertema Perbudakan ini Menuai Kecaman

by Galih Kresnawan
4 September 2015
in Berita
Reading Time: 1 min read
A A
0
maxresdefault1
0
SHARES
46
VIEWS
Bagikan ke FacebookShare on Twitter

Tetris adalah game menyusun bentuk yang pertama kali dibuat oleh Alexey Pajitnov di Rusia. Sejak pertama kali dipublish di Amerika oleh Spectrum Holobyte pada 6 Juni 1984, game ini pun menjadi terkenal dan dimainkan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Game pun juga menjadi inspirasi bagi para developer untuk menciptakan game serupa.

Baru-baru ini, sebuah developer menciptakan game yang mengharuskan gamer untuk menyusun budak kulit hitam ke dalam ruang kapal yang sempit, seperti tetris.

Dikutip dari Kotaku, Playing History 2: Slave Trade adalah game yang dibuat oleh Serious Games, dengan tujuan “memberi pengalaman cerita yang menarik dan lebih personal bertempat pada sejarah dunia tertentu yang menyenangkan,”. Slave Trade adalah seri ketiga Serious Games, setelah Vikings dan Plague.

Di dalam game ini gamer akan berperan sebagai kapten kapal, dan game ini mencoba untuk memaparkan betapa kecilnya kapal yang dipakai untuk memuat para budak. Dan sebuah mini-game anda akan menyusun para budak itu ke dalam kapan dengan berbagai posisi yang bisa dibilang “disturbing”.

Keberadaan minigame tersebut pun menuai kecaman dari berbagai kalangan netizen di jejaring sosial. Sang developer pun terpaksa menghapus minigame kontroversial tersebut.

Does history ‘educational’ games has gone too far?

Sumber: Kotaku

Tags: kontroversi
SummarizeShareTweetSend
Previous Post

Game Legendaris Mega Man Akan Diangkat Ke Layar Lebar ?

Next Post

Fallout 4 Akan Hadir Tanpa Three Dog

Galih Kresnawan

Galih Kresnawan

Chief Editor. Senior Content Writer. Noob at almost every games. Certified Memes Maker | Work HARD, Play HARDER!! | Contact me at galihka@gamebrott.com

Related Posts

Kontroversi Gaming Terbesar Tahun 2022

10 Kontroversi Gaming Terbesar Sepanjang Tahun 2022

by Muhammad Maulana
3 tahun ago
0

Tahun baru, drama baru. Itulah yang selalu saya ucapkan di setiap pengujung tahun. Banyak yang terjadi selama 12 bulan terakhir...

Game Indie Serukan Pesan Lepas Masker

Ada Game Indie Serukan Pesan Lepas Masker untuk Gaet Cewek, Langsung Dihujani Review Bomb

by Ido Limando
4 tahun ago
0

Segala permasalahan genting yang sedang terjadi di dunia memang ada baiknya tidak disepelekan begitu saja. Terlepas dari apa pun posisi...

Esrb

7 Adegan Video Game Paling Kontroversial yang Bikin ESRB Ketar-Ketir

by Lauda Ifram
4 tahun ago
0

Demi menyajikan sesuatu yang unik dan berbeda, developer game tentunya harus berusaha memberikan sesuatu yang dapat menarik banyak perhatian. Entah...

Cod Vanguard

Dihujani Kritik, Activision Cabut Tulisan Lafaz Al-Qur’an yang Muncul di Call of Duty Vanguard

by Lauda Ifram
4 tahun ago
0

Seri Call of Duty sepertinya merupakan salah satu game yang banyak menuai kontroversi. Semenjak meraih kepopulerannya, game yang dipublish oleh...

Load More
Please login to join discussion
Blue Protocol Star Resonance Rectangle Banner

Gamebrott Latest

Umamusume Pretty Derby Game Terlaris Steam 2025

Umamusume Pretty Derby dan Wuthering Waves Masuk Salah Satu Game Terlaris Steam 2025

by Muhammad Faisal
7 menit ago
0

Mantan Director Assassin's Creed

Mantan Director Assassin’s Creed Ungkap Game Butuh Tim yang Lebih Kecil

by Javier Ferdano
28 menit ago
0

Apex Legends Diretas

Apex Legends Diretas, Hacker Bisa Kendalikan Pemain di Game

by Nadia Haudina
28 menit ago
0

End of Abyss

End of Abyss, Game Baru Mantan Developer Little Nightmares

by Sofie Diana
30 menit ago
0

gpu rdna 5

[Rumor] AMD Bakal Rilis GPU RDNA 5 di Tahun 2027, Setelah Kubu Hijau?

by Andi
59 menit ago
0

Gamebrott Live

Gamebrott Trending

Cheat GTA

200+ Cheat GTA Paling Lengkap Januari 2026 di PS2, PS3, PS4, PS5, PC dan Android

by Muhammad Faisal
2 minggu ago
0

Nama Squad Mobile Legends

2000+ Nama Squad Mobile Legends (ML) Keren dan Artinya yang Berkualitas

by Jeri Utama
2 minggu ago
0

Nickname Keren

1000+ Nickname Keren yang Bisa Kalian Pakai di Game Favoritmu 2026!

by Jendra
2 minggu ago
0

Download Game PPSSPP Ukuran Kecil

120+ Game PPSSPP Ukuran Kecil Terbaik di Dunia yang Seru dan Tidak Cepat Bosan Tahun 2025

by Muhammad Faisal
1 tahun ago
0

Cheat The Sims 4

Kumpulan Cheat The Sims 4 Terlengkap Bahasa Indonesia Untuk PC, PS4, Xbox One 2026

by Ernard Anky
2 minggu ago
0

© Gamebrott.com Ltd. 
Untuk say hello, kerjasama, Press Release, dan kolaborasi lainnya silahkan hubungi;
Career
: hrd@gamebrott.com
Partnership: info@gamebrott.com
Press Release: pr@gamebrott.com
Phone/Whatsapp: (+62)-852-7134-8676

POWERED BY

Visit our GMA team:
Vietnam – EXP GG VN
Taiwan HK – EXP GG TW
Thailand – GamingDose

  • About Us
  • Contact Us
  • advertising
  • SITEMAP

© 2024 Gamebrott Limited

Share

Facebook

X

LinkedIn

WhatsApp

Copy Link
×
No Result
View All Result
  • Berita
  • Review
  • G | LIST
  • PLATFORM
    • Android
    • iOS
    • PC
    • PS4
    • PS5
    • Switch
  • TECH
  • Tutorial
  • Popular Games
    • Mobile Legends
    • Free Fire
    • PUBG Mobile
    • GTA
    • Genshin Impact
  • Videos
    • TikTok
    • YouTube
    • Facebook
  • GB Live!
  • Freebies
    • Free Games
    • Giveaway
  • Topup

© 2024 Gamebrott Limited